Rabu, Desember 31, 2008

Persiapan Malam Tahun Baru

Kiki senyum-senyum menghampiriku, “Aku dan teman mau belanja buat persiapan malam tahun baru. Anterin ya Ap ..”
Anterin ? maksudnya pasti bayarin .. Aku sudah hapal karakter gadis2ku
Kalau istriku mau belanja bulanan ke supermarket, maka keduanya akan ikut, atau setidaknya salah satu. Karena mereka juga mau belanja bulanan, yang dibayarin ibunya ..

Hari terakhir tahun 2008, supermarket penuh. Kelihatannya tujuannya sama, mempersiapkan malam tahun baru. Karena punya tujuan yang berbeda, aku membiarkan anakku dan temannya berputar-putar di dalam supermarket.

HP ku bergetar. “Ap aku sudah selesai. Ap dimana ?”, tanya Kiki.
Kulihat dia mengantri di counter pembayaran. Seperti dugaanku, dia dan temannya sedang mendorong satu trolley yang penuh dengan aneka makanan dan persiapan bakaran. Dan momen yang paling kusuka adalah saat gadisku berhasil ‘menemukanku’, melihatku sedang melihat isi trolley, lalu tersenyum, “Peace Ap..”

Siang dan sore harinya, teman-teman gadisku mulai berdatangan ke rumah dan melakukan persiapan malam tahun baru. Ada rasa ingin tahu, apa yang sedang mereka persiapkan. Ternyata mereka mendirikan tenda di atap rumah, menyiapkan tempat bakaran ayam dan bakaran jagung. Mereka juga menarik kabel listrik ke atap untuk penerangan dan entertainment.

Boleh juga ide mereka..


5:114. Isa putra Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama".

.

Minggu, Desember 28, 2008

Mengembangkan Warnet

Awalnya berniat untuk menyediakan sebuah komputer dan internet untuk membantu anak-anak tidak mampu. Lalu berkembang menjadi warnet. Itulah sekarang aktivitas di rumah lamaku. Untuk tahun 2009 ada keinginan untuk memperbesar pendapatan dari warnet.

Hal pertama yang terpikir adalah menambah bilik internet. Lalu memberikan keragaman tawaran ngenet yang mendorong customer lebih lama dan datang bergerombol. Terakhir adalah menyediakan
menu pelengkap yang dibutuhkan warneter, baik yang berkaitan dengan IT maupun makanan dan minuman.

Perkembangan suburban membuat kami tak perlu ke ibukota untuk mencari barang elektronik yang lengkap dan murah.

Aku tidak ahli dalam hal ini. Tetapi adikku adalah ahlinya. Jadi kubantu untuk mengembangkan warnetnya.

Asyik juga…


24:37. laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang.

.

Berpikir Liar

Malam-malam akhir tahun ini aku melakukan semedi modern karena ditemani komputer dan internet. Pikiran menerawang untuk mencoba menyusun hipotesa bagaimana asal usul alam semesta. Walaupun bukan profesor doktor, tetapi aku tidak merasa ada hambatan atau minder. Bagiku modal dasar otak seluruh manusia adalah sama (kecuali yang ada cacat atau kerusakan otak), jadi tergantung kita menggunakannya.

Pertanyaan utamaku sama dengan para pakar kosmologis (ehm.. geer). Dari mana bahan2 ini peeertama kali ada?

Sebagai orang religius, aku yakin ada Tuhan Pencipta alam semesta. Tapi pertanyaan yang sama tetap muncul. Darimana Tuhan mendapatkan ‘bahan’ untuk alam semesta?

Dari tidak ada.
Lho ? bukankah pada awalnya hanya ‘ada’ Allah. Dan pada saat itu tidak ada “tidak ada”.

Mulailah pikiran liar dan nakalku menggelitik.
Berarti bahan alam semesta ini berasal dari satu-satunya yang ada, yaitu dari Allah.
Dan muncullah teoriku tentang ‘Ubah Wujud’
Sebuah interpretasi atas kalimat “Inna lillahi wa ina ilaihi rojiun”

Lama ku terdiam.
“Ya Allah ampuni keliaran pikiranku. Sesungguhnya pikiran adalah anugerahmu. Senantiasa bukakan fakta-fakta untuk ketenangan dan keyakinan batinku”


19:67. Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali?

.

Jumat, Desember 26, 2008

Semedi Akhir Tahun

Memang kurang nyaman menikmati akhir tahun yang tidak sesuai dengan rencana. Tiba-tiba rumah menjadi sunyi. Tapi kesunyian ini memberi ketenangan, dan ketenangan mendorong batinku untuk berpikir dan merenung. Ah.. ini kesempatanku untuk bersemedi.

Setelah menimbang-nimbang topik semedi, kuputuskan untuk menuntaskan tantangan memecahkan “unsolved mysteries” nya para kosmologis dunia.

Aku akan mencoba melahirkan teori QRK tentang penciptaan dan perjalanan alam semesta. Aku namakan QRK singkatan dari Quranic Rajendra Kartawiria, karena aku mendasarkan teoriku pada Al Quran. Tapi disisi lain aku tahu bahwa ini adalah interpretasiku, sehingga bila ada salah tafsir maka itu bukanlah kesalahan Quran tetapi kesalahanku yang menafsirkan.

Entah berapa lama aku mampu menyelesaikan. Bismillah ..


3:191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

.

Rabu, Desember 24, 2008

Keluarga Reformasi

Rencana liburan sedikit berantakan. Tadinya liburan akhir tahun akan dilakukan di kampung Mbak2, di Kuningan dan Banjarnegara.

“Ap, aku dan Nino dan Vika tahun baruan sama DD yaa ..” sibungsu minta izin untuk ke rumah Datuk-Datin (DD) di Jambi
“Kalo aku sih sudah janjian sama teman2 mau taun baruan di rumah ini” Kiki juga minta izin.
“Bun ngantar anak2 ke Jambi” sahut istriku minta izin. Alasannya adalah karena sudah tidak dapat tiket pesawat, sehingga perjalanan ke Jambi akan ditempuh dengan menggunakan bis.
Dyna bimbang, “aku ikut ke Jambi saja deh..”

Supaya adil, akhirnya aku tetap di rumah, menemani malam tahun baruan Kiki dan teman2nya.

Aku menghela napas, ternyata di era reformasi ini, keputusan sejati bukan di kepala keluarga. Bebas berpendapat dan berkehendak. Sulit menolak si bungsu ke Jambi karena sudah menelpon DD, dan DD terdengar gembira akan kedatangan cucu2nya. Sulit juga menolak rencana malam tahun baruan si gadis dan teman2nya, karena mereka sudah mempersiapkan acaranya.

Walaupun akhirnya aku menyetujui dan memutuskan rencana tahun baru keluarga, tetapi sebenarnya masing-masing sudah mengambil keputusan. Mungkin inilah era reformasi dalam rumah tangga


42:38. Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

.


Mengaji Ringan dan Mudah

Karena cuti, maka saat adzan magrib berkumandang, aku ada di rumah. Usai solat magrib, satu per satu anggota keluarga kuajak untuk mengaji bersama. Istriku semangat. Tetapi tidak dengan anak2, wajah mereka biasa2 saja.

“Kita membaca terjemahannya saja”, aku mengusulkan pola baru.
Anak2ku tersentak, “Emang boleh ?”

“Kita baca satu ‘ain minimal 10 ayat perhari”, aku coba sesuatu yang ringan dulu.
“KD gantian baca ayatnya, Ap nanti yang menjelaskan maknanya. Trus semua boleh bertanya”, kataku
“Bener nih, Ap mau jelaskan maknanya ?”. Aku mengangguk. “Oke dechh..” Gadis2ku mulai bersemangat.

Karena ini metode baru, maka kami mulai lagi dari awal, dari Al Fatihah.
Supaya menarik, aku berusaha menjelaskan makna setiap ayat dengan mengkaitkan kepada kenyataan hidup yang terjadi pada diri kami. Contoh2nya hidup; aku, istriku dan anak2ku.
Kulihat pengajian model begini membuat mereka khusyuk untuk memahami maknanya. Dan sesekali bertanya atas apa yang belum jelas.

Aku bertekad ini akan terus terjadi tidak hanya selama cuti. Dan dalam benakku pengajian bersama ini dapat terus berlangsung di malam hari. Kalau aku pulang terlalu larut dan mereka sudah tidur, maka akan dilakukan setelah solat subuh. Kalaupun setelah solat subuh tidak sempat, maka akan di rapel di hari sabtu atau minggu. Pokoknya targetnya adalah minimal sepuluh ayat perhari.

Target sepuluh ayat ini hanya untuk permulaan. Bayangkan dengan lebih dari 6600 ayat, kalau hanya 10 ayat perhari, berarti butuh 660 hari atau 2-3 tahun. Jadi aku berangan-angan, beberapa bulan lagi mudah-mudahan kami bisa mengaji 20-30 ayat perhari. Mungkin ngajinya selain malam juga subuh hari.

“Ap, aku suka ngaji kayak gini. rasanya enak dan gampang” kata Kiki yang di iyakan oleh Dyna
“Memang dari sononya Al Quran itu sederhana dan mudah dipahami. Al Quran itu disajikan untuk manusia, bukan untuk profesor-doktor”, aku menyimpulkan.


7:204. Dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.

.

Selasa, Desember 23, 2008

Bermotoria ke sekolah

Cuti memang mengasyikkan. Aku berkesempatan terlibat dalam aktifitas semua anggota keluarga di rumahku sehari-hari. Secara khusus aku coba membangun keakraban lebih dalam dengan anak2 gadisku.

“Waktu ke sekolah kemarin, kayaknya banyak temen2 KD yang pake motor?” tanyaku
“Iya tuh ..” lalu gadisku menceritakan semua temannya yang pake motor ke sekolah. Dan mereka juga menceritakan bagaimana mereka senang digonceng atau ditawarin gonceng sampai jalan raya.

“Kenapa KD nggak naik motor saja ke sekolah. Toh sudah bisa khan..” pancingku
“Masih takut kalo di jalan raya”.
Memang mereka baru menggunakan motor diseputar komplek. Itu karena mereka baru bisa pake motor. Mereka baru mau belajar motor beberapa bulan lalu, setelah dibelikan motor matic. Ringan dan pas buat cewek. Sementara motor bebek yang ada dianggap terlalu berat.

“Ya udah. Nanti coba isi bensin sendiri. Ap digonceng”, usulku.
Dan gadisku berlatih ke jalan raya mengisi bensin sambil menggonceng.

“Nanti KD gantian bawa motor ke gerbang sekolah. Ap ngikutin dari belakang”, usul keduaku.
Dan gadisku melalui jalan raya menuju gerbang sekolahnya, dengan motorku selalu ada dibelakangnya.

“Coba Kiki yang bawa sambil gonceng Dyna, ke sekolah. Nanti terus gantian”, usul ketigaku
“Enggak ah.. adek dulu yang bawa. Aku digonceng..” Kiki menawar giliran.
“Ayo aja..” Dyna menerima tantangan.

Setelah usai ‘latihan’, aku memberi beberapa masukan atas apa2 yang harus mereka perbaiki saat mengendarai motor di jalan raya.

“Assyiik.. ternyata gampang !!”. Maka mulailah mereka mengatur rencana untuk pake motor kesekolah.
Seperti biasa, yang satu lebih hati-hati untuk memulai, yang satunya menantang untuk membawa motor. Dan mereka sepakat untuk gantian menggonceng.

Si bungsu yang dari tadi memperhatikan, protes, “Khan kakak belum cukup umur, belum bisa dapat SIM. Jadi belum boleh bawa motor ke jalan raya. Nanti ditangkap polisi lho ..”


16:8. dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.

.

Senin, Desember 22, 2008

Cuti Panjaaang

Ahh.. Akhirnya aku cuti juga. Setelah sekian kali rencana cutiku tertunda, maka diakhir tahun ini aku mendapat kesempatan cuti panjang, 2 minggu hingga tahun baru.

Perjuangan untuk cuti ini cukup alot. Jatah cutiku adalah 18 hari per tahun. 10 hari diantaranya adalah wajib cuti dan diberi sangu ½ bulan gaji. Lalu sebagian dipaksa cuti bersama di libur kemerdekaan, lebaran, natal, de el el. Sebagian sudah kupake karena harus perpanjang SIM dan daftar anak masuk SMA.

Rencana cuti panjang sudah kuajukan untuk libur lebaran ke orangtuaku di Jambi. Eh ternyata orangtuaku memutuskan untuk berlebaran di Depok. Dan aku tidak jadi cuti panjang.

Lalu aku ajukan lagi di bulan November untuk meninjau dan berdiskusi dengan petani sawit yang sedang resah karena harga sawit anjlok. Eh ternyata bossku lagi butuh dan minta aku menunda cuti.

Akhirnya ku dapat cuti di akhir tahun. Pertama karena kalau tidak digunakan, maka sisa cuti akan hangus. Kedua boss telah mengizinkan, karena boss juga akan cuti akhir tahun ..

Banyak rencana ingin kulakukan di liburan cutiku. Mendekatkan diri kepada gadis2ku yang sudah SMU dan masih SD. Beromantis ria dengan istri. Mengutak atik kebun dengan mertua. Merenung untuk diri sendiri. Dan berlibur ke rumah Mbak2 di Kuningan dan Banjarnegara. Aassyyiikk….


18:62. Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Bawalah ke mari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini".

.

Senin, Desember 08, 2008

Qurban Tepat Sasaran

“Kambing Uwak yang mana?”, tanya ponakanku melihat segerombolan kambing yang diikat dan menunggu giliran di sembelih.

Pertanyaan ini tidak akan muncul dari anak2ku karena mereka sudah tahu bahwa sejak beberapa tahun terakhir kami tidak lagi berkurban di komplek. Kalau tidak di kampung, maka kami berkurban di daerah transmigrasi di Jambi, sumatera. Penduduk trans amat jarang menikmati daging.

Beberapa warga komplek yang rutin berqurban juga mulai membagi tempat berqurban ke kampung di sekeliling komplek. Meskipun demikian, jumlah qurban di komplek tiap tahun tetap banyak, dengan kambing diatas 50 ekor dan sapi sekitar 10 ekor. Padahal warga miskin dikomplek hanya puluhan.

Pembagian daging qurban di komplek dan kampung sangat tertib, karena data para penerima qurban telah diidentifikasi. Mereka tidak perlu mengantri di tempat penyembelihan. Para penguruslah yang akan membagi dan mengantar daging qurban kepada masing-masing keluarga.

Biasanya masih cukup banyak daging yang berlebih, sehingga dibagikan kepada warga komplek. Keluargaku termasuk yang mendapat tiga bungkus daging qurban. Menurutku sangat berlebihan dan ada rasa sungkan menerima bingkisan qurban.

Untuk tahun-tahun ke depan, kami mengusulkan untuk menghitung jumlah keluarga miskin dan jumlah daging qurban yang dibutuhkan untuk disalurkan. Perkiraanku sih sekitar 3 sapi dan 20 kambing. Setelah itu bagi yang berniat qurban dapat dibantu untuk disampaikan ke daerah-daerah lain yang membutuhkan.

Lembaga seperti Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat telah mempunyai peta daerah miskin yang mencakup seluruh Indonesia. Sehingga diharapkan qurban akan sampai kepada yang membutuhkan. Mereka juga punya pengalengan daging, sehingga daging qurban yang berlebih di hari raya qurban dapat disimpan dan dibagikan kepada yang membutuhkan di waktu-waktu lainnya, sepanjang tahun.

Belum tentu semua warga setuju. Tapi setidaknya aku berharap pola ini akan diterima warga dalam 5 tahun kedepan.


22:34. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),

.

Empati Kepada Qurban

“Ayo Wa, kita lihat pemotongan kurban”, ponakan2 menarik tanganku untuk menuju ke tempat pemotongan kurban. Aku memang berjanji, setelah shalat ied dan sarapan akan menemani mereka melihat kambing dan sapi dipotong.

Takbir bergema, sapi dan kambing dipotong sesuai nomor urut yang ditulis di badannya. Anak bungsuku dan sepupunya menyaksikan penyembelihan, pengulitan dan pemotongan daging. Mereka juga melihat isi tubuh dari sapi dan kambing, usus, paru-paru, jantung.

Anak-anak. Ada keceriaan dan keseriusan diraut mereka. Tapi saat kuperhatikan lebih jauh, ternyaka anak bungsuku menitikkan air mata!. Kuraih tangannya, kugendong dan kudekap erat.
“Ila kasian sama sapi dan kambingnya. Tadinya mereka masih hidup, terus sekarang mati. Ila jadi sedih”
“Ya sudah, kita pulang dulu ya..”.
Anakku mengangguk. Lalu aku berpesan kepada keponakan2 agar tidak kemana2 kecuali di area pemotongan kurban, sambil menelpon kakaknya untuk datang menemani dan menjaga mereka. Maklum usia ponakan masih 4 dan 8 tahun.

Diperjalanan menuju rumah, si bungsu bertanya “Koq orang pada berani melihat hewan disembelih?”
“ingat pelajaran biologi? Manusia termasuk makhluk pemakan apa?” aku mencoba menjelaskan melalui pertanyaan
“Omnivora, pemakan tumbuhan dan binatang” jawab anakku lantang. Si bungsu ini memang suka diberi pertanyaan yang bisa ia jawab.

“Nah, kalau mau makan binatang, binatangnya harus dibunuh dulu. Singa makan binatang dengan menerkam dan menggigit pundak atau leher mangsa hingga mati. Setelah itu baru dimakan. Manusia jaman dulu berburu binatang dengan tombak dan panah, setelah mati baru dimakan. Manusia sekarang sudah bisa beternak, jadi binatang ternaknya disembelih dulu baru dimakan.”

“Tapi kita khan tidak pernah menyembelih atau membunuh sapi” si bungsu menginterupsi
“Betul. Karena kita tidak punya sapid an hanya membeli daging sapi yang sudah dipotong-potong.”
“Tapi khan nggak tega” kata anakku.
“Memang kita nggak tega karena belum pernah menyembelih sendiri. Peternak sapipun ada yang nggak tega, dan sapi2nya dipotong oleh tukang potong hewan, namanya tukang jagal”

“Ap berani menyembelih sapi?” tanya anakku
“Dulu masih kecil, Ap suka menyembelih ayam”
“Masih kecil kayak Ila?”
“Nggak, sudah kelas 6 SD”, jawabku
“Trus waktu Ila lahir khan harus aqiqah. Artinya harus berkurban 1 kambing. Nah waktu itu Ap ikut menyembelih kambing”.

“Ila suka sosis?” tanyaku
“Iya, sosis sapi dan sosis ayam, dua-duanya Ila suka”, jawabnya ceria
“Nah sosis itu berasal dari daging sapi dan daging ayam. Dagingnya berasal dari sapi dan ayam yang tadinya hidup. Jadi karena kita adalah manusia, trus manusia adalah omnivore, makanya manusia harus berani membunuh hewan untuk dimakan.”

Si bungsu diam sejenak.
“Ap, yok kita lihat lagi kambing dan sapi yang disembelih”

Akhirnya si bungsu kembali bergabung dengan sepupu2nya menyaksikan penyembelihan sapi dan kambing.



6:142. Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu,


.

Sabtu, Desember 06, 2008

Pernah Muda

“Bilang papamu, berhenti urusin semua urusan kau dan aku
Bilang mamamu, tak perlu kuatir ataupun curiga kepadaku
Biarkanlah saja dulu, kita jalan berdua
Merekapun pernah muda, saatnya kau dan aku sekarang..”

Anak gadisku membantu menuliskan bait-bait lagu Pernah Muda yang dinyanyikan oleh BCL (Bunga Citra Lestari).

“Emangnya Ap suka lagu ini?”, Tanya anakku.
“Yap” jawabku sambil terus bersenandung menghapal lagu itu
“Jenis musiknya enak ya?”, anakku mencoba mencari tahu alasan aku menyukai lagu ini
“Yap”, jawabku
“Ap tahu lagu ini darimana ?”
“Dari radio, waktu berangkat dan pulang kantor”

“Tapi kayaknya Ap menghayati banget deh ..?” selidik anakku
“He he he ..” aku tersenyum,
“KD sudah pada gede-gede. Sebagian temen2 KD sudah punya pacar. Saat ini Ap belum rela KD pacaran, tapi dalam 1,2,3 tahun lagi pasti ada laki-laki yang disukai dan menyukai KD. Jadi Ap harus bersiap-siap merelakan. Ap harus sadar bahwa Ap dan Bun dulu juga pernah muda dan pdkt”

“Oo.. tenang aja Ap. Sekarang belum kepikiran. Lagunya dinyanyiin nanti aja, pas aku dan adek punya pacar”

“Beli CD BCL saja Ap, lagunya bagus2. Trus ada teksnya lagi..” saran anakku


40:67. Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes, air mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya).

.

Rabu, Desember 03, 2008

Matanya Tersenyum

“di Bukan Empat Mata !!”.. Tukul tampil kembali setelah program Empat Mata – nya dilarang tayang karena vulgar menampilkan Sumanto makan hewan hidup.

Tukul memang menarik. Tetapi yang lebih menarik malam itu adalah bintang tamunya Sandra Dewi anak Belitong.

“Matanya tersenyum”, ucapku.
“Seperti Adli Fairuz pemain di Cinta Fitri, matanya tersenyum terus”, istriku mengiyakan sambil menyebut selebritis yang punya mata tersenyum

Lalu kami saling menatap mata.. dan saling tersenyum

Seharusnya senyum kita juga terbawa ke mata.

Konon kita bisa melihat senyum asli dan senyum palsu dari mata seseorang.


40:19. Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.

.

Selasa, Desember 02, 2008

Memberi Saat Marah

Istriku senang menontong acara kuliah subuh “Mamah dan Aa”. Dan sambil masing-masing keluyuran mempersiapkan kegiatan harian, kami; aku, anak2 dan mbak; turut mendengarkan acara tersebut.

3:134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Mamah Dede mengutip ayat ini untuk menjawab pertanyaan seorang istri yang kesal dengan perilaku suaminya, dan mengajak untuk menahan marah dan memaafkan, dan tetap berbuat baik.

“Itu sih kayak Ap. Kalau kesel sama kita malah ngasih uang..”, celetuk anak gadisku.
Kami semua memandangnya.
“Iya tuh, kemarin khan aku bikin kesel karena lola (loading lama), bikin acara keluarga berantakan. Aku tau ApBun kesel. Trus Ap nyamperin. Kirain aku bakal diomelin, eh nggak taunya malah ngasi duit goban”, anakku menceritakan kisah tentangku yang mengesankannya.

Aku cuma tersenyum ge-er.

“Memang Ap dari dulu begitu. Waktu pacaran sama Bun malah bikin puisi begini :
Kalau aku marah, aku akan diam
Kalau aku diam, belum tentu aku marah,
Mungkin aku sedang terkagum akan dirimu ..
Bla bla bla….”, istriku menimpali

Aku tersenyum lagi. Geer lagi.

Setiap aku marah pada seseorang, aku berusaha melihat kebaikan yang telah dilakukan orang itu kepadaku. Dan aku akan memaafkan atau malah memberi sesuatu. Setidaknya ulah yang bikin kesel itu pasti ada pelajaran.

“Tapi bukan berarti kalau Ap kasih hadiah, Ap sedang marah lho. Dan kalo mau minta duit, jangan bikin Ap marah dulu”, aku memperingatkan semua.
“ha ha ha … tau aja Ap..” sahut anakku.

.

Kamis, November 27, 2008

Minta Petunjuk dibalik Musibah

Saat melintas rutin ke kantor di jalan BSD, seorang pengendara motor memberitahu bahwa ban kami kempes. Lalu kami menepi dan bermaksud mengganti dengan ban cadangan.
“Biar saya saja Pak yang ganti ban, Pak Roy jagain laptop saja” kata Pak Agus sang supir.

Baru berjalan sepuluh menit, seorang pengendara motor kembali memberitahu lagi bahwa ban kami kempes. Aku melihat keluar dan ternyata benar, ban kiri belakang kempes lagi.
Nah lu, sudah tidak ada ban cadangan, terpaksa mencari tambal ban. Tak berapa lama memang di depan ada tambal ban.

Tukang tambal bannya bereaksi lambat. Disisi lain kami penasaran kenapa bannya koq bisa kempes, padahal berjalan diatas aspal yang mulus. Sesaat setelah melihat letak kempes ban, Pak Agus berlari ke depan dan tiba-tiba berteriak, “Laptopnya hilang!!”

Aku tersentak kaget. Rupanya sesaat kami bersamaan melihat ban disebelah kiri, dalam hitungan detik si pencuri membuka pintu depan yang tidak terkunci dan mengambil laptop dikursi belakang. Tanpa kami sadari.

Tak ada yang bisa kami lakukan. Kami meneruskan perjalanan ke kantorku. Dengan sejuta kedongkolan dibalut dengan keikhlasan. Karena ini laptop kantor, maka kami melapor polisi dan menyampaikan laporan kehilangan ke kantor.

Aku kesal karena seluruh file kerjaku ada dilaptop, bahkan semua berkas emailku juga ada disana. Tadinya aku merasa tenang karena aku mempunyai back up di flash disc 4 GB. Tetapi ternyata flashdisc nya ada di tas laptop dan terbawa serta.

Beberapa dokumen GMF dan charger blackberry. Dan yang lebih mengesalkan adalah hari itu aku membawa Silver Queen di tas laptop. Ohh coklat ku …

(Baru dua minggu aku kehilangan HP, sekarang harus kehilangan Notebook. Di curi, dengan modus operandi standar.)

Bagaimanapun, semoga ada petunjuk2 hidup yang baru dibalik 'musibah' ini.

64:11. Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

.

Minggu, November 23, 2008

Pulang Malam

“Daah Apbun, aku main sama temen dulu ya… ke Margo”, anak gadisku pamit.
“have a fun, dan jangan pulang terlalu malam, jam 10 sudah di rumah ya ..” nasehat kami padanya.

Malam minggu ini adalah malam pertama kami memberi izin anak kami untuk jalan malam bersama teman-temannya. Semua temannya cewek, beberapa temannya sudah punya pacar, dan akan bertemu/menjemput di Margo.

Waktu berjalan, dan menjelang jam 10 malam kami SMS si gadis.
“Masih di Margo, lagi nonton band” SMS balasan dari anakku.

Waduh.. sesaat hatiku resah. Kami menelepon, meminta dia untuk segera pulang. Terdengar suara kepatuhan si gadis, dengan nada sedikit kecewa.

Setengah sebelas, dan gadisku belum tiba di rumah.
Sebelas kurang seperempat, dan gadisku belum juga tiba di rumah
Jam Sebelas, belum ada tanda-tanda gadisku tiba di rumah
Jam sebelas seperempat, akhirnya gadisku tiba dirumah.
Legaa..

Aku ingin menegurnya, tetapi melihat wajahnya ceria, kusambut juga dengan ceria dan menanyakan keasyikan yang dinikmati bersama teman2nya. Dengan semangat si gadis menunjukkan foto-foto di HP nya, Foto narsis bersama malam itu. Benar-benar keceriaan gadis remaja. Malam ini kami tutup dengan keceriaannya.

Besoknya, saat makan bersama, aku sampaikan saran, kalo bikin acara keluar dengan teman2, yang kira-kira bisa selesai dan tiba di rumah sebelum jam 10.

Namanya juga kepala rumah tangga … berhak menetapkan aturan … he he …

66:6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

.

Senin, November 17, 2008

Recharging Love

Ketika melihat tayangan kebahagiaan keluarga Tora Sudiro beberapa tahun lalu, maka ideallah sosok sang selebritis. Wajah tampan, humoris, ramah, tubuh atletis dan kekar, memberi kesan melindungi.
"Dia akan jadi idola wanita. Dan benar-benar akan menjadi cobaan berat baginya. Mudah2an dia mampu melaluinya", ujarku
"Kenapa?" tanya istriku
"Karena istrinya terlihat 'sederhana', sedangkan dia akan dikelilingi oleh wanita-wanita yang mempunyai berbagai 'kelebihan' dibandingkan istrinya. Dan wanita-wanita itu bersikap mengidolakannya"
Istrikupun berharap Tora dapat bertahan, sehingga ia benar-benar menjadi idola sejati

Tahun berlalu, minggu kemarin berita gugatan cerai dari istri Tora tersiar. Sikap Tora yang menghindar wartawan, justru menjadikan komentar media terhadap gugatan cerai itu semakin memojokkan dirinya.

Saat ngobrol2 dengan teman2 sesama lelaki, topik masalah wanita pasti tak terlewatkan, termasuk tentang Tora. Walaupun bukan idola, kasus serupa dapat terjadi pada diri masing-masing. Betapa tidak, berinteraksi dengan istri mungkin hanya terjadi beberapa jam dalam sehari. Selebihnya, selama meninggalkan rumah untuk bekerja, berinteraksi dengan banyak wanita. Tanpa sadar, ada penilaian terhadap para wanita, dan tanpa sadar mulai membandingkan istri dengan wanita-wanita lain. Membandingkan fisik, materi, sikap dan pemikiran. Kemudian akan mulai tampak 'kekurangan-kekurangan' istri.

Memang tidak fair, istri dikeroyok. Masalah fisik, istri kalah bila dibandingkan dengan si A, masalah materi dan profesi kalah sama si B, masalah sikap dan kecerdasan emosi kalah sama si C, masalah pola pikir dan pengambilan keputusan kalah sama si D.

Mungkin tidak terjadi selingkuh, tapi tingkat 'kepuasan' terhadap istri bisa berkurang. Dan kalau tingkat kepuasan berkurang, maka akan lebih mudah complaint, protes, atau menyalahkan istri. Semua kekurangan rumah tangga menjadi beban kesalahan istri. Naudzubillahi min dzalik.

Aku tak ingin berlaku seperti itu terhadap istri. Walaupun aku juga tidak mungkin menghindari berinteraksi wanita-wanita lain dalam keseharianku.
Bermesraan secara fisik memang mudah dilakukan, termasuk peluk cium menjelang pergi dan disaat pulang kantor. Tetapi aku merasakan, bermesraan yang nikmat adalah dengan penuh keikhlasan. Dan itu bisa terjadi bila telah memaafkan kesalahan dan memaklumi kekurangan istri, juga telah mengakui dan mensykuri manfaat dan nikmat yang telah diberikan istri.

Oleh karena itu aku merasakan perlu mencharge ulang baterai cintaku kepada istriku, agar selalu penuh. Itu aku lakukan dimalam hari, biasanya saat aku terbangun lebih dulu untuk shalat tahajud. Aku sempatkan untuk memandangi istri yang masih tidur, dan dengan nama Allah aku memaafkan dan mensyukuri keberadaan istri. Memang tidak tiap malam, tapi setidaknya seminggu sekali di malam week end.


30:21. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

.rk

Senin, November 10, 2008

Selamat Obama

Barrack Obama terpilih menjadi Presiden US. Selamat buat Obama dan selamat buat rakyat Amerika. Merupakan kemenangan rakyat Amerika untuk menghilangkan sentimen ras. Memilih presiden yang bukan Anglosaxon, bukan kulit putih, bapak dari Afrika (Kenya).

Sebenarnya bukan hanya kemenangan rakyat AS, karena masyarakat Eropa, Asia dan dunia juga 'memilih' Obama. Mudah-mudahan paradigma ini terus bergulir ke seluruh dunia, dan menghilangkan paradigma mayoritas-minoritas.

30:22. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.


Mungkin ini berkah dari krisis global.

.

Minggu, November 09, 2008

Amanah Mahal

Butuh waktu 5 hari untuk mendapat pengganti Blackberry yang hilang. Mencari dipusat HP Roxy malah membuat bingung, berputar-putar tapi akhirnya tidak ada. Aku harus mencari Blackberry yang persis sama dengan yang hilang, karena ini adalah fasilitas dari kantor. Akhirnya dapat di Mal Ambasador.

Ada sedikit kejadian unik saat membelinya. Di semua toko yang ditanya dan ditelpon dan disurvey, Blackberry yang kucari ditawarkan sekitar Rp 5.5 – 5.7 juta. Di toko itu ditawarkan seharga Rp 4.9 juta plus bonus memory 2 GB. Aku menanyakan apakah bisa turun, dijawab dengan senyum, tidak. Setelah mengucapkan terimakasih aku meninggalkan toko itu.

Baru saja keluar dari pintu toko, istriku menepuk, “4.9 juta koq ditinggalin?”
Aku terhenyak, ”Berapa? 4.9 juta? Astagfirullah, kirain 5.9 juta!”
Kami bergegas kembali ke toko dan mengkonfirmasikan harga. Setelah tiga kali dikonfirmasi, akhirnya terjadilah transaksi.

Usai membeli HP, kami mengkonsolidasi lagi rencana pengeluaran keluarga. Ini bentuk komitmen kami terhadap budaya disiplin anggaran. Sempat terbesit kesal karena memutuskan menunda beberapa agenda. Lalu munculah andai-andai. Andai boleh mengganti dengan jenis communicator lain yang lebih murah, andai perusahaan mau memaklumi dan menyediakan lagi, andai tidak hilang.

“Amanah itu mahal, kudu dijaga. Walau harus keluar ekstra uang dan ekstra tenaga”, ujarku
“Namun dengan menjaga amanah ini, insya Allah akan diberi kepercayaan lebih oleh perusahaan. Insya Allah akan menjaga dan meningkatkan pendapatan. Insya Allah bisa melanjutkan agenda keluarga yang tertunda”.
Mantaapp ...


8:27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.

.

Jumat, November 07, 2008

Bebas dari Perangkap Duniawi

Beberapa teman masih tidak sependapat melihat sikapku biasa-biasa saja saat kehilangan HP. Menurut mereka seharusnya aku merasa kehilangan, marah karena menjadi repot, lalu fight untuk mencari pelakunya. Dan kalau ketemu, pelakunya harus dihukum karena mencuri itu haram.

Kusampaikan bahwa aku juga setuju dengan pendapat mereka. Tetapi hidup adalah pilihan, dan aku telah memilih untuk memaafkan karena mungkin si pelaku sangat tergiur, atau belum sadar. Kalau kehilangan terjadi di meja restoran hotel, maka tentu si pelaku berpendidikan dan berkecukupan, jadi bukan mencuri untuk kebutuhan makan.

Yang paling penting, aku juga tidak ingin larut dengan rasa kehilangan karena masih banyak hal lain yang harus dilakukan dan dinikmati. Tak perlulah cinta mati kepada harta duniawi, yang penting adalah bagaimana menyikapi apa yang diberikan dan dititipkan kepada kita. Menyikapi dengan sabar dan syukur

28:60. Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?

2:155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,

2:152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.




Aku tidak setuju dengan tindakan mencuri, tapi saat ini aku lebih senang untuk menentang dan menolak kejahatan dengan cara berbuat baik.

13:22. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),


Sekali lagi, hidup adalah pilihan, dan aku memilih untuk terbebas dari tipuan, perangkap dan belenggu duniawi.

.

Kamis, November 06, 2008

Memaafkan ketika Marah

Kehilangan HP, menimbulkan empati dari teman-temanku. Bahkan ada yang menawarkan jasa untuk menemukan HP ku.

”Pak, saya bisa bawa orang pintar yang bisa menemukan HP dan membuat si pencuri pengkor tangannya. Dia sudah berkali-kali terbukti ampuh”

Aku tertawa dan tersenyum,
”Jangan gitu. Saya memang kesal dan marah, tapi saya berusaha memaafkan. Kalaupun saya tahu orangnya, dan bertemu, saya akan memaafkan dan tetap mencoba bersikap baik. Mungkin dia sangat tertarik dan sangat membutuhkan Blackberry. Mudah-mudahan Blackberrynya bermanfaat buat dia”

42:37. dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.

Ternyata banyak yang mendukung sikapku, tetap tenang, senyum-senyum, bersenandung, seperti biasanya.

Ada juga yang berkelakar
”Wah, kalau begitu, nanti kalau Pak Rajendra ketinggalan apa saja, terus saya temukan, nggak akan saya kembalikan. Soalnya saya malah didoakan semoga mendapat manfaat dari barangnya Pak Rajendra yang saya ambil. He, he”

”Insya Allah tetap saya doakan” jawabku
”Tapi saya tidak tanggungjawag, kalau gara-gara mencuri, ente tetap dapat dosa dan mungkin membersihkan (menanggung) sebagian dosa ane”

.

Rabu, November 05, 2008

Musibah adalah Anugerah

Ketika badan menjadi tidak seimbang karena tersandung lantai, secara reflek aku memegang saku baju, menjaga agar Handphone tidak jatuh. Alangkah kagetnya, karena tidak ada HP disaku baju.

Bergegas ku kembali ke Bogor Cafe di Hotel Borobudur, siapa tahu HP ku tertinggal disana. Pramusaji menyatakan bahwa belum ada yang menyentuh meja, dan memang benar, kulihat meja masih berantakan seperti saat kami meninggalkannya. Kusampaikan tempat rapatku di hotel itu, andai ada info mengenai keberadaan HP ku.

Dengan meminjam HP teman, kucoba menghubungi HP ku, eh ternyata sudah dimatikan. Akhirnya kusadari bahwa yang menemukan dan mengambil HP ku tidak berniat untuk mengembalikannya kepadaku. HP ku hilang !!
Inna lillahi wa ina ilaihi rojiun

2:156. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun"


”hari gene, blackberry ketinggalan, ya gak bakal balik ..”, kata temanku.
”terus gimana dong?” tanya teman yang lain
”Musibah adalah anugerah” sahutku.

Aku berharap dan berdoa semoga Allah melimpahkan banyak hikmah dan anugerah atas kehilangan HP ku

64:11. Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

.

Sabtu, November 01, 2008

Manajemen Rantai Makanan

”Tikusnya ditangkap saja ya”, istriku mohon izin untuk memasang lem tikus di rumah.
Ada dua tikus yang suka berkeliaran malam hari di dalam rumah. Dan saat subuh menjelang, para tikus mulai ngacir ke luar rumah. Begitulah setiap hari.

Mereka keluar masuk rumah dengan cara menggigit dan membolongi kasa nyamuk yang terpasang di ventilasi rumah. Untuk mencegah mereka masuk, kami telah mengganti kasa nyamuk dari kain dengan kasa besi. Tapi ternyata gigi tikus lebih kuat dan dia berhasil melubangi kasa besi untuk dijadikan jalan masuk-keluar.

Sebenarnya di rumah kami ada kucing. Ketika muda, si kucing makan tikus sehingga menjaga keseimbangan jumlah tikus, dan membuat tikus takut masuk rumah. Namun ketika si kucing semakin berumur, ia lebih memilih untuk mencari makan dari sisa makanan kami, atau apa yang terbuang di tempat sampah. Dan mencuekkan tikus yang lalu lalang di depannya.

Alhasil tikus mulai gemar berdiam di lemari, gigit sana gigit sini dan mulai menebar aroma pesing.

Sebenarnya aku lebih senang bila keseimbangan alam ini terjadi secara alami dan tidak suka membunuh binatang. Istri dan anak-anakku sudah hapal bahwa aku tidak akan membunuh nyamuk yang menggigitku atau menggigit anakku yang sedang tidur malam. Aku juga tidak akan membunuh semut yang beriringan di dinding dan lantai rumah. Juga tidak akan membunuh kecoa yang ada di kamar mandi, atau laba-laba di langit-langit.

Untuk mengurangi nyamuk, cukup memasang kawat nyamuk, menutup pintu dan jendela sebelum magrib dan membiarkan cicak memakan nyamuk. Apabila menjelang magrib, nyamuk sudah terlanjur masuk rumah, biasanya aku cari kain hitam atau peci hitam. Maka nyamuk akan bergerombol diatas peci hitam, atau bergerombol diatas rambut kita yang hitam. Kemudian secara perlahan aku pindahkan peci hitam itu keluar rumah.

Untuk mengusir semut, kecoa, laba-laba dan serangga lain dari rumah, kita hanya perlu menjaga setiap sudut rumah tetap bersih. Bersih dari sisa-sisa, remah dan sumber makanan. Untuk mengeluarkan semut yang keburu ada didalam rumah, pancinglah dengan menyediakan makanan di luar rumah atau dikebun. Tanam pohon buah-buahan buat makanan semut. Setelah itu biarkan rantai makanan alam berjalan. Akan datang pemangsa yang akan memakan atau mengurangi populasi.

27:18. Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";

27:19. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".


Kembali pada izin untuk menangkap tikus, karena keseimbangan rantai makanan terganggu, maka tugas kita adalah untuk mencoba ’menyeimbangkan’ lagi.
”Oke, kita tangkap tikus di dalam rumah”, sahutku.

Alhasil satu tikus tertangkap dan satunya selalu bisa menghindari jebakan.
Rupanya tikus juga belajar dari pengalaman tikus lain (yang tertangkap)

.

Jumat, Oktober 31, 2008

Berjuang di Sektor Real

”Gila, dollar nembus 11 ribu”, temanku tercengang, tapi juga tersenyum
”Untung gw beli dolar banyak kemarin”.
”Lu beli dollar juga dong. Kayaknya bisa naik lagi nih”, sarannya.
”Ogah”, jawabku, ”Aku hanya ingin berbisnis di sektor real. Yang memberi value added secara real.”

Didunia internasional dimana tiap Negara menggunakan mata uang masing-masing, maka kalau mau bisnis lintas negara akan terjadi kesepakatan penggunaan mata uang, dan kesepakatan nilai tukar antara mata uang. Jual-Beli dolar untuk hal ini masih termasuk sektor real.

Tetapi kalau beli atau menjual dolar untuk mendapatkan keuntungan dari selisih nilai tukar, ini termasuk sektor derivatif. Apalagi kalau berniat mempengaruhi naik turunnya nilai tukar. Kalau bagiku, bahasa jelasnya adalah judi.

Membeli saham untuk memiliki perusahaan sebagian, lalu ikut terlibat dalam RUPS, itu termasuk sektor real. Tetapi membeli dan menjual saham untuk mendapatkan gain dan memanipulasi naik turunnya harga saham, ini sih kejahatan, dan juga termasuk judi.

Future trading adalah real, tetapi spekulan, adalah derivative.

Meminjamkan modal untuk bagi hasil, itu real. Tetapi meminjamkan modal untuk mencekik, itu riba.
Membeli borongan untuk menjual ketengan adalah real, tetapi memborong untuk menimbun dan menyebabkan kelangkaan dan naiknya harga, itu serupa dengan riba.
Inflasi juga serupa dengan riba.

5:90. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

2:275. Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

61:10. Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?

Aku tak bisa berbuat banyak untuk menghilangkan inflasi maupun praktek perdagangan derivative lain yang saat ini menjadi tatanan ekonomi dunia. Tapi aku bisa menolak untuk tidak melakukan riba dan judi.
Tetap berjuang di sektor real.

-

Kamis, Oktober 30, 2008

Menikah itu bukan hanya seks

Dari raut wajah dan gaya bicaranya, aku tahu bahwa perasaan istriku sedang campur aduk antara empati, kasihan, geram dan berontak. Dia mengadukan tentang berita Syekh Puji yang berusia 43 tahun, telah mempunyai istri berusia 26 tahun, dan sekarang menikahi tiga anak2 perempuan berusia 12 tahun, 9 tahun dan 7 tahun.
Hah..! ini sih isu poligami plus pernikahan dibawah umur.
Aya aya wae...

Kalau ini benar, maka kejadian ini harus ditolak oleh masyarakat, dan syekh Puji harus diberi hukuman. Kalau Aa Gym dulu ’dihukum’ oleh berkurangnya jamaah yang mengunjungi pondok pesantren dan ceramahnya, maka syekh Puji harus dihukum sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku di Indonesia. Karena kalau tidak, ini akan menjadi preseden dibolehkannya menikahi anak-anak dibawah umur.

Anak perempuan usia 12 tahun mungkin sudah menstruasi, yang artinya secara fisik siap untuk menikah. Tetapi kalau melihat sikap dan polah mereka, bahkan remaja yang berusia 16 tahunpun secara mental terlihat belum siap menikah. Mereka masih mempunyai dunia sendiri, yang jauh dari lika liku membangun berkeluarga.

Anak-anak belum siap untuk menikah. Karena pernikahan itu bukan semata-mata hubungan seksual. Ada banyak tanggungjawab yang membutuhkan kecerdasan dalam mengambil keputusan dan

4:6. Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. Dan janganlah kamu makan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya) sebelum mereka dewasa. Barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barang siapa miskin, maka bolehlah ia makan harta itu menurut yang patut. Kemudian apabila kamu menyerahkan harta kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi (tentang penyerahan itu) bagi mereka. Dan cukuplah Allah sebagai Pengawas (atas persaksian itu).

.

Senin, Oktober 27, 2008

Gundah Wanita

Dulu aku tidak menaruh perhatian tentang masalah poligami. Yang aku terima dari guru agama, menurut Al Quran laki-laki boleh berpoligami sampai 4 istri. Dan poligami merupakan sunah rasul.

Tetapi setelah menikah, dikaruniai tiga anak perempuan, aku melihat ekspresi istriku yang gundah setiap mendengar kata poligami. Mulanya kupikir ini karena istriku belum yakin akan Al Quran. Tetapi kemudian aku melihat ekspresi gundah gulana yang sama pada rekan-rekan wanita, apabila membahas masalah poligami. Sementara para rekan pria tertawa terbahak-bahak.

Semakin lama, aku semakin merasakan keresahan yang hakiki dari para wanita mengenai poligami. Kalau begini, berarti selama ini ada yang salah dengan pemahaman umat tentang poligami.

Kuambil Al Quran. Kukatakan padanya bahwa tak seharusnya ia meresahkan para wanita. Membuat wanita ragu akan kebenarannya.

6:114. Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Qur'an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

10:37. Tidaklah mungkin Al Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.

.

Nikah Tidak Hanya Siap Fisik

Dari raut wajah dan gaya bicaranya, aku tahu bahwa perasaan istriku sedang campur aduk antara empati, kasihan, geram dan berontak. Dia mengadukan tentang berita Syekh Puji yang berusia 43 tahun, telah mempunyai istri berusia 26 tahun, dan sekarang menikahi tiga anak2 perempuan berusia 12 tahun, 9 tahun dan 7 tahun.
Hah..! ini sih isu poligami plus pernikahan dibawah umur.
Aya aya wae...

Kalau ini benar, maka kejadian ini harus ditolak oleh masyarakat, dan syekh Puji harus diberi hukuman. Kalau Aa Gym dulu ’dihukum’ oleh berkurangnya jamaah yang mengunjungi pondok pesantren dan ceramahnya, maka syekh Puji harus dihukum sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku di Indonesia. Karena kalau tidak, ini akan menjadi preseden dibolehkannya menikahi anak-anak dibawah umur.

Anak perempuan usia 12 tahun mungkin sudah menstruasi, yang artinya secara fisik siap untuk menikah. Tetapi kalau melihat sikap dan polah mereka, bahkan remaja yang berusia 16 tahunpun secara mental terlihat belum siap menikah. Mereka masih mempunyai dunia sendiri, yang jauh dari lika liku membangun berkeluarga.

Anak-anak belum siap untuk menikah. Karena pernikahan itu bukan semata-mata hubungan seksual. Ada banyak tanggungjawab yang membutuhkan kecerdasan, kearifan dan kebijaksanaan dalam mengarungi hidup berumahtangga.

Bersabarlah untuk menikahkan anak-anak kita. Tunggulah hingga mereka cukup umur.

4:6. Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. Dan janganlah kamu makan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya) sebelum mereka dewasa. Barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barang siapa miskin, maka bolehlah ia makan harta itu menurut yang patut. Kemudian apabila kamu menyerahkan harta kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi (tentang penyerahan itu) bagi mereka. Dan cukuplah Allah sebagai Pengawas (atas persaksian itu).

.

S O S dari Petani

’Mohon standby untuk ikut teleconference jam 05.10’, demikian SMS yang kuterima. Maka di hari Minggu subuh kemarin handphoneku berdering dan aku telah bergabung dengan enam peserta teleconference lainnya. Mereka adalah para petani sawit yang tersebar di propinsi Jambi, yang jarak antara satu lokasi kebun dengan lokasi kebun lainnya adalah puluhan hingga ratusan kilometer.

Topik pembicaraan adalah tentang dampak penurunan harga sawit. Satu persatu para petani melaporkan situasi dilapangan. Harga sawit di level petani telah melorot dari Rp 2000 per kg menjadi Rp 200-300 per kg, yang berarti petani harus nombokin karena tidak cukup untuk ongkos angkut ke pabrik.

Pemda telah meminta pabrik untuk membeli sawit dengan harga Rp 800, tetapi manajemen pabrik malah memilih untuk tidak membeli sawit dan menutup kegiatan pabriknya untuk sementara. Jadi praktis petani tidak berpenghasilan.

Petani sawit menjadi relatif tidak berpenghasilan. Sementara harga BBM tidak diturunkan oleh pemerintah. Jangan-jangan harga-harga lain, baik untuk kegiatan kebun sawit maupun untuk kehidupan sehari-hari malah naik, karena dolar naik.

Para peserta teleconference melaporkan bahwa semua petani di wilayahnya terancam oleh hutang baik kepada bank maupun tengkulak yang tidak mampu dibayar. Beberapa petani yang mempunyai banyak kapling terpaksa menjual sebagian kapling kebunnya untuk melunasi hutang. Sebagian mendatangi koperasi untuk minta tolong, yang ternyata juga sulit dipenuhi oleh koperasi. Dilaporkan juga ada petani yang bunuh diri akibat himpitan ekonomi ini. Secara umum saat ini para petani sawit kebingungan menjalani hidupnya.

Mereka bertanya bagaimana kondisi jakarta akibat krisis. Kujawab bahwa saat ini masih heboh di para pemain saham dan pemain valas. Di level bawah belum ada gejolak besar. Mudah-mudahan pemerintah bisa tetap tenang dan tepat melangkah, sehingga gelombang PHK tidak terjadi.

Mengikuti pengalamanku di manajemen perusahaan, maka aku memberikan saran langkah-langkah yang harus diambil para petani.

Pertama, Krisis global diperkirakan akan terjadi cukup lama, maka jangan berharap situasi segera pulih. Ini saatnya iman kita diuji.
Kedua, Jual barang-barang yang bersifat konsumtif yang tidak produktif, untuk mendapatkan cash yang berguna untuk menjalani hidup dimasa krisis ini
Ketiga, Secara bersama-sama petani mendatangi Bank untuk minta direstrukturisasi hutang, dari periode 3 tahun menjadi 10 atau 15 tahun. Kalau perlu minta garansi Pemda atau diambil alih oleh Bank Pemda.
Keempat, Konversi sebagian lahan menjadi tanaman musiman jangka pendek.
Kelima, Belanja harian hanya untuk kebutuhan pokok dan produksi, dan cari cara menghematnya
Keenam, Kalau masih punya rezeki berlebih, berilah tetangga yang paling lemah ’pelampung’ seadanya agar tidak ’tenggelam’
Ketujuh, Tetap melaksanakan ibadah, berdoa, dan upayakan agar tetap bersyukur karena masih banyak nikmat Allah lain yang kita terima.

Teleconference berlangsung hampir satu jam. Ada perubahan nada suara dari nuansa keluhan dan gelisah di awal telecon, menjadi suasana sabar dan harapan di akhir telecon.

Sesaat setelah selesai berkomunikasi, aku menarik napas dalam. Berulang ulang.
Ada rasa takut dan harapan di kalbuku.

Lirih ku berdoa “Ya Allah, lindungilah manusia dari bencana krisis global, dan selamatkanlah orang-orang beriman dan bertaqwa untuk dapat meneruskan kehidupan dibumi dan membangun sistem ekonomi global yang sesuai dengan fitrah manusia dan tuntunan syariah Mu. Sebagaimana telah Engkau selamatkan pengikut para Nabi dari aneka kezaliman yang melanda masyarakatnya pada saat itu”

41:18. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka adalah orang-orang yang bertakwa.

.

Jumat, Oktober 24, 2008

UU Pornografi

Terdorong rasa ingin tahu, kami serius menonton debat mengenai pengesahan UU Pornografi di TV. Namun penonton kecewa karena diakhir acara tidak ada kesimpulan apakah setuju atau tidak RUU Pornografi disahkan.

"Kalaupun disahkan, yang lebih penting adalah penerapannya. Belum tentu penegakkan hukumnya sesuai dengan isi Undang-undang", istriku ikut berdebat, tapi diluar TV. Ia memandangku untuk minta pendapat.

"Masih beriman pada Al Quran?".
Istriku mengangguk.
"Dengan atau tanpa UU Pornografi, UU yang berlaku untuk kita adalah Al Quran"


Pornografi itu UUZ = Uzung-Uzungnya Zina. kita khawatir zina merajalela dan menjadi budaya.

Oleh karena itu yang pertama kali harus disampaikan secara jelas dan gamblang adalah Dampak Negatif dari berzina. Zina itu menyebabkan penyakit untuk diri dan menular kepada orang lain. Zina juga menimbulkan ketidakstabilan emosi. Zina mempengaruhi kesehatan kandungan dan janin. Zina membuat ketidakjelasan garis keturunan, tanggung-jawab dan warisan.

17:32. ...; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.


Yang kedua, sampaikan ajakan untuk menghindari zina. Gampangnya, jangan terlalu sering berduaan dengan lawan jenis yang bukan muhrim ditempat sunyi.

17:32. Dan janganlah kamu mendekati zina; ...


Yang ketiga, nikahkan pasangan yang sudah siap dan mampu. Yang belum mampu suruh sabarr.

24:32. Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

24:33. Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri) nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. ...


Yang keempat, jaga diri sendiri, jangan menampilkan sikap yang membangkitkan syahwat. Disini termasuk menghindari pornografi.

24:30. Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".

24:31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

(ayat untuk perempuan lebih panjang larangannya, menunjukkan bahwa laki-laki sangat mudah tertarik pada penampilan perempuan)


Yang kelima, kalau ada yang terbukti berzina, dihukum. Lalu kawinkan mereka.

24:2. Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.

24:3. Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.


.

Kamis, Oktober 23, 2008

Upah Abadi

Kemarin aku ikut assesment yang diadakan oleh kantor. Salah satu pertanyaannya adalah "Apakah anda puas dengan posisi pekerjaan saat ini?"
"Banget" jawabku
"Bagaimana dengan imbalan yang diterima?"
"Banget" jawabku lagi.

Sejarahku masuk perusahaan ini adalah karena ajakan untuk melakukan transformasi, yang hasilnya bukan saja untuk kebaikan perusahaan, tetapi juga negara. Maklum BUMN. Oleh karena itu dalam bekerja aku tidak terfokus pada imbalan atau upah yang diterima. Tetapi aku fokus pada Tantangan dan Petualangan.

Mengambil tantangan yang lebih besar akan memberikan petualangan yang lebih matang. Petualangan yang lebih matang akan memberikan kemampuan untuk mengambil tantangan yang lebih besar lagi. dan seterusnya.

Sampai saat ini aku senang mencari tantangan baru, semata-mata untuk menikmati hidup. Memberi makna bagi hidup dan kehidupan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi diri dan lingkungan.

Belakangan baru aku sadari, ternyata tantangan yang lebih besar identik dengan tanggungjawab yang lebih besar dan identik dengan imbalan/upah yang lebih besar.

Namun aku masih ingin mendapat upah yang lebih besar lagi, yang tidak terbatas oleh angka. Upah yang tidak mengenal masa pensiun, yang tidak terbatas oleh waktu. Upah Abadi.


23:72. Atau kamu meminta upah kepada mereka?, maka upah dari Tuhanmu adalah lebih baik, dan Dia adalah Pemberi rezeki Yang Paling Baik.


Jadi kalau ditanya apakah sudah puas dengan imbalan saat ini. jawabku puas banget, tetapi belum puas untuk terus mendapat upah dari Tuhanku.

.

Ongkos Lupa

Kuacak-acak kertas yang ada dimejaku. Tetap Flashdisc ku tak ketemu. Aku nyerah. Dirumah tak ada, di tas tak ada, di ruang kerjapun tak ada. O flashdisc, dimanakah engkau?

Dalam waktu beberapa bulan terakhir, aku sudah kehilangan dua flashdisc. Untuk flashdisc yang ketiga ini, entah berapa kali aku merasa kehilangan. Petugas warnet sampai hapal kalau aku selalu ketinggalan flashdisc. Dua minggu lalu sempat hilang empat hari, sampai akhirnya aku bertemu teman yang menyampaikan bahwa flashdiscku masih nyantol di USB desktopnya. Tiga hari lalu sahabatku menelpon dan menyampaikan bahwa saat shalat dhuha ia menemukan flashdiscku di musholla. Hari ini aku berharap ada yang menemukan.

Hari selasa minggu lalu, kabel listrik notebookku ketinggalan saat Raker di Hotel Borobudur, dan atas kebaikan teman-teman di bagian Umum, akhirnya kembali setelah seminggu kemudian. Hari senin lalu, sekretaris titip berkas untuk ditandatangani dirut, eh berkasnya malah tertinggal begitu saja di meja Lobby, dan untung sekretaris kembali ke lobby dan melihat berkasnya ada dimeja. Aku juga kehilangan laser pointer karena bulan lalu, saat rapat direksi, aku meminjamkannya ke dirut, dan baru ingat beberapa hari kemudian bahwa aku belum mengambil kembali.

Di rumahpun, sifat lupaku tak kalah serunya. Kran air kolam yang lupa tidak dimatikan sehingga air meluap. Radio yang ditinggalkan menyala. Alat-alat rumah dan kebun yang tidak kembali ke tempatnya. Uang di saku celana yang ikut tercuci. Dan aktivitas printilan lain, yang sulit kuceritakan karena sekarang aku lupa..

Lupa ada ongkosnya dan menyebabkan biaya hidup tinggi. Aku sampai harus membeli flashdisc lagi. Aku sudah memutuskan untuk membeli kabel listrik notebook, tapi karena lupa, aku belum beli sampai akhirnya ditemukan. Aku memutuskan untuk tidak punya laser pointer, karena nanti takut lupa meletakkan dimana. Berkali-kali aku harus bulak-balik karena ada yang terlupa, sehingga menimbulkan ongkos tenaga, waktu dan biaya komunikasi-transport.

Aku mulai kurang percaya diri. Jangan-jangan aku memang sudah pelupa. Apakah lupa karena pikun, atau lupa karena setan ?


16:70. Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

12:42. Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat di antara mereka berdua: Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu." Maka setan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya.

18:63. Muridnya menjawab: "Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali setan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali."


Menyadari ada gejala-gejala mulai pelupa, aku coba melatih otak untuk mengingat-ingat. Salah satu kunci latihannya adalah; apa yang harus diingat selalu berusaha dikaitkan dengan Allah.

18:24. kecuali (dengan menyebut): "Insya-Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini".

Dan yang gampang, aku tulis di calender dan alarmku.
(mudah-mudahan aku tidak Lupa menulis dan memasang alarm)

.

Rabu, Oktober 22, 2008

Malam = Gelap

Saat kami tidur malam, maka kami memastikan hanya dua lampu yang menyala, yaitu satu lampu luar rumah dan satu lampu kamar mandi. Sebelas lampu di pekarangan dan duabelas lampu dalam rumah lainnya, dimatikan.
"Hemat listrik ya?", tanya tetanggaku.
"Ya tapi tidak", sahutku.

"Lho koq..", tetanggaku belum mengerti
"karena memang seharusnya malam itu gelap", jawabku.

Lalu kujelaskan bahwa manusia, tumbuhan, hewan dan semua makhluk membutuhkan gelap dimalam hari untuk istirahat dan recovery tubuh. Insya Allah badan sehat, hewan bugar dan tumbuhan berbunga dan berbuah dengan lebat. Makhluk malampun butuh gelap, biar tidak silau.

Dirumah dan pekaranganku, selain aku dan keluarga, ada banyak makhluk Tuhan lainnya yang membutuhkan gelapnya malam. Oleh karena itu kami matikan semua lampu, kecuali dua lampu tadi. Sekedar agar orang rumah dan yang ronda malam tidak nabrak-nabrak lalu benjol.

Apa yang kusampaikan persis seperti isi Family Kultum Ramadhan buat anak-anakku.


6:96. Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

10:67. Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.

25:47. Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.

27:86. Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

28:72. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?"

28:73. Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.

40:61. Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.

78:9. dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,

.

Manajemen Sampah Lingkungan

Aktivitas yang paling aku sukai setelah shalat subuh adalah jogging ringan dan stretching. Namun rasa malas membuat jadwal joging-subuhku hanya terjadi 2-3 hari perminggu. Yang pasti hari Senin & Kamis aku tidak jogging karena puasa. Pemandangan yang menemaniku saat stretching subuh adalah beberapa ibu-ibu tetangga yang 'berolahraga' menyapu jalan. Lalu mengumpulkan dan membuang sampah yang berserakan di jalan ke ... tempat sampah ku!

Lalu subuh itu kulihat beberapa ibu keluar dari rumahnya masing-masing, membawa bungkusan plastik berisi sampah. Berjalan menuju tempat sampahnya, namun hanya dilalui saja, dan terus berjalan ke arahku, lalu membuang plastik sampahnya ke ... tempat sampahku ! Maka penuhlah tempat sampahku.

Aku tersenyum dan bersyukur. Sekarang lingkungan kami memang bersih. Ini berkat inisiatif istriku untuk membuat beberapa tempat sampah di sepanjang jalan dekat rumahku. Sehingga anak-anak yang lalu lalang sambil makan atau minum, dapat membuang sampahnya ke tempat sampah terdekat.

Lalu istriku berinisiatif untuk berlangganan dua pengelola sampah yang mengambil sampah dari tempat sampah dirumah-rumah. Satu pengelola sampah untuk RT 06 yang secara rutin mengambil sampah setiap senin, rabu dan minggu. Satunya lagi pengelola sampah RT 04 yang jadwal mengambil sampahnya setiap hari selasa, kamis dan sabtu. Jadi klop, hampir setiap hari sampah kami terangkut. Nah, inilah yang menyebabkan tetangga, pada hari-hari tertentu membuang sampahnya di tempat sampahku.

Walaupun tukang sampah tidak protes karena melihat sampahku selalu penuh, karena kami kenal baik, maka istriku memberikan tip tambahan kepada mereka.

Selain sampah dapur dan pabrik, ada juga sampah dari daun-daun yang rontok. Khusus yang ini, sampahnya di recycle menjadi pupuk, baik dibiarkan membusuk maupun dibakar untuk diambil abunya.

Yang lebih penting dan yang sering aku tekankan kepada seisi rumah, adalah bahwa mengelola sampah yang paling efektif adalah dengan cara "tidak membuat sampah". Yang pertama adalah jangan sampai ada yang mubazir, baik makanan, minuman maupun yang lainnya. Yang kedua gunakan sesuai kapasitas dan kebutuhan. Yang ketiga rutin dibersihkan dan dirawat, biar awet.

.

Selasa, Oktober 21, 2008

Coklat oh Coklat

Memasuki area sekretaris Dirut memang asyik, disitu banyak toples berisi kue. Seperti biasa, sambil ngobrol-ngonrol masalah kerjaan, tanganku membuka toples dan mengambil kue didalamnya.
"Minta ya..", mohon izin pada sang sekretaris.
"Ambil aja. Yang itu enak lho, coklatnya terasa", sekretaris memberi penilaian terhadap kue yang kumakan.

Kembali keruangan, aku bertemu rekan kerja.
"Mas bagi coklatnya dong"
Aku ambilkan silver queen dimejaku dan kuberikan kepadanya

Karena coklatku habis, saat istirahat aku menuju koperasi untuk membeli coklat.
"Nah, ini pasti mau beli coklat", sapa rekan kerjaku yang lain saat berpapasan dijalan

Saat kembali ke ruangan, office boy mengantarkan kue coklat ke mejaku
"ada yang ulang tahun", katanya

Di sore hari, kembali office boy masuk mengantarkan segelas minuman, milo coklat.

Sebelum pulang kantor, aku ke toilet, menatap wajah dikaca dan berkata
"hari ini aku kebanyakan makan coklat. Mulai besok aku harus mengurangi coklat. Karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik".

7:31. Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.

Sambil berkaca, kurapikan bajuku.
Astaga, ternyata aku memakai baju warna coklat, celana warna coklat, kaos kaki warna coklat, sepatu warna coklat dan dasi bercorak coklat !!

.

Kamis, Oktober 16, 2008

Kebijakan Ekonomi Keluarga

12:46. "Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya."

12:47. Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan.


Sejak awal pernikahan, ayat ini menjadi acuan kebijakan ekonomi rumah tangga kami. Pendapatan dikelompokkan kedalam dua bagian besar, yaitu pendapatan yang Tetap (insya Allah) dan pendapatan yang kami anggap masih Berubah-ubah besarannya.

Saat bekerja dulu, istriku mempunyai pendapatan dari gaji yang nilainya tetap tiap bulan dan pendapatan yang berasal dari proyek yang diperoleh. Aku mempunyai pendapatan gaji tetap dan pendapatan yang terkait dengan fasilitas jabatan yang akan hilang bila tidak menjabat. Untuk kebun sawit dan usaha lain kita menetapkan harga dan produksi terendah sebagai pendapatan tetap, sedangkan selebihnya adalah pendapatan tidak tetap.

Sebelum digunakan, semua pendapatan harus sudah dibersihkan untuk zakat dan sedekah atau pajak. Pendapatan tetap kami gunakan untuk biaya operasional, belanja dan infaq/santunan bulanan. Sedangkan pendapatan tidak tetap kami gunakan untuk investasi, baik dalam bentuk investasi pendidikan anak, investasi hari tua, maupun investasi untuk pengembangan usaha.

Kebijakan ini kami rasakan sangat efektif dalam menghadapi gonjang-ganjing ekonomi. Istriku berhenti kerja, aku tidak menjabat, terjadi krisis moneter, harga minyak naik, harga sawit turun, biaya pendidikan naik, de el el. Sejauh ini, Alhamdulillah kami tetap bisa tetap bersyukur, walau menghadapi krisis ekonomi rumah tangga.

Namun kami tetap berdoa agar tidak diberi cobaan diluar kesanggupan kami.

2:286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

.

Petani Sawit vs Krisis Global

Aku mendapat telepon yang memberitakan gundah gulananya para petani sawit di sumatra. Para petani sawit mengeluh karena harga sawit turun. Harga sawit turun berarti pendapatan mereka menurun. Pendapatan menurun sangat tajam sedangkan kewajiban pengeluaran tetap tinggi. Mereka kebingungan untuk membayar hutang pinjaman ke bank.

Berawal dari subprime mortgage, lalu investor lari untuk invest di minyak, kombinasi dengan kurs dollar melemah, jadilah harga minyak melambung. Lalu harga minyak sawit terbawa melambung.

Disaat harga tinggi, petani sawit menikmati pendapatan yang tinggi. Analisa yang sampai kepada mereka adalah bahwa harga sawit akan tetap tinggi. Lalu mulailah mereka mengajukan pinjaman ke bank, baik untuk kendaraan, elektronik hingga kebutuhan pendidikan dan pernikahan anak. Pihak bank pun memberikan kredit karena petani sawit dinilai credible.

Ketika krisis bergerak ke arah lain, dengan berbagai analisa hukum sebab akibat, akhirnya harga minyak turun, dan harga sawit ikut turun. Diantara rantai ekonomi minyak sawit, maka pedagang, pabrik, dan pengumpul berusaha mempertahankan atau hanya sedikit mengurangi marjin. Sehingga yang tergencet tak berdaya adalah petani.

Kejadian-kejadian seperti ini harusnya menjadi pelajaran bagi petani. Atau kalaupun petani sulit mengambil pelajaran, maka para terdidik harus membagi ilmunya kepada petani.

Pelajaran yang paling penting adalah bahwa petani harus selalu siap terhadap penurunan harga jual, penurunan produksi, atau kenaikan harga pupuk. Petani harus bisa mengelola pendapatan dan belanja mereka.

12:46. "Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya."

12:47. Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan.

.

Kamis, Oktober 09, 2008

Krisis ekonomi vs keseimbangan

Menjelang lebaran kemarin, orang-orang miskin antri dan 'rebutan' untuk mendapat zakat yang ribuan atau puluhan ribu rupiah
Sekarang orang berduit antre untuk 'jual-rugi' saham hingga milyaran rupiah.

Kontras, Ironis, sekaligus menggelikan.

Memang hidup ini perlu keseimbangan.
Keseimbangan antara kapitalis dan sosialis
Keseimbangan antara ekonomi moneter & derivatif serta ekonomi real

Jadi dalam menghadapi resesi kapitalis dan turbulensi moneter, kita perjuangkan sosialis dan sektor real.

Pernahkah kita bayangkan mengapa air sumur terus terisi dan sungai terus mengalir.
Karena ada siklus air yang mengembalikan air ke hulu.
Siklus air normal, tidak kekurangan dan tidak berlebihan

Pernahkah kita telusuri mengapa konsumen kelas menengah-atas mampu membeli produk/jasa yang mahal.
Karena produk/jasa mereka yang murah dibeli oleh konsumen miskin.

Jadi mari kita buat ketahanan ekonomi kita seperti siklus air.
Mari berzakat, berinfak dan bersedekah kepada orang miskin, agar roda ekonomi tetap berputar


3:134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan

Takut lalai karena keasyikan berlebaran, kuingatkan istriku
"Apakah santunan bulanan sudah disampaikan kepada anak asuh dan anak santun?"

.

Jumat, Oktober 03, 2008

Open House

Lebaran kali ini berbeda dengan lebaran-lebaran sebelumnya. Hingga tahun lalu, aku yang berkunjung ke rumah-rumah tetangga dan keluarga, karena aku termasuk kelompok yunior. Kali ini aku mengadakan Open House, dan mulai lebaran hari pertama sampai ketiga, banyak tamu yang datang.

Banyaknya tamu bukan karena aku telah menjadi senior, tetapi karena sejak tiga bulan yang lalu anggota keluargaku bertambah satu. Ibu mertua pindah dari Pamulang dan tinggal dirumahku. Kebetulan Ibu Mertua ini adalah anak sulung, sehingga adik-adiknya yang tinggal di Jakarta beserta anak dan cucu-cucunya bersilaturahmi ke Mertuaku.

Ditambah kedatangan orangtuaku yang datang dari Jambi. Maka adik-adikku pun berlebaran di rumahku. Dan lebaran tahun ini rumahku benar-benar meriah. Termasuk meriah persiapannya dan hidangan makanan dan kue lebaran, dan angpau-angpau untuk keponakan-keponakan.

Dalam cakupan keluarga besar yang lebih luas lagi, dari jalur kakeknya ibu mertua, untuk wilayah Jabodetabek, Ibu Mertuaku juga termasuk yang dituakan. Jadi silaturahmipun akan dilakukan dirumahku. Namun karena cukup besar dan punya acara sendiri di hari-hari lebaran, maka halal bihalal akan dilakukan dalam beberapa minggu kedepan. Siap-siap open house lagi deh..

4:1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

Senin, September 29, 2008

Laskar Pelangi

”Kami bertiga mau nonton Laskar Pelangi, tapi kehabisan tiket”, ucap kakak iparku.
”Kami bertiga belas juga mau nonton Laskar Pelangi yang jam empat sore ini, dan aku sudah beli tiketnya tadi jam 11 siang”, sahutku.
Dua orangtuaku, lima anak dan mantunya serta enam cucu-cucunya akan nonton bersama Laskar Pelangi di Cinere 21.

Kursi bisokop terisi penuh, kami duduk dua baris, paling belakang.
”Sudah sekitar 20 tahunan Datuk tidak nonton di bioskop”, ujar Datuk saat mulai duduk.
Wajar saja, video, VCD, laserdisc, DVD, dan perangkat home theatre memang telah menggantikan peran bioskop. Belum lagi acara TV, parabola dan payTV telah menyajikan film-film bermutu.

Di dalam bioskop, kami menikmati film secara beragam. Cucu-cucu yang kecil bergerak lincah kesana kemari. Ada yang minta diantar ke toilet. Ada yang tertawa melihat kelucuan-kelucuan. Sedangkan yang dewasa lebih hanyut pada perasaan haru melihat potensi anak bangsa yang berusaha diangkat, namun tidak semua terangkat.

Salut buat Ibu guru Muslimah yang mendedikasikan dirinya agar si miskin pun punya hak untuk mendapatkan pendidikan. Pendidikan yang tetap berlandaskan pembangunan moral.

9:71. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.


Ternyata film ini berdurasi lebih dari 2 jam, sehingga ketika tiba waktu untuk berbuka puasa, kami masih di dalam bioskop. Akhirnya sebotol aqua yang terselip di tas anakku menjadi pembatal puasa bersama. Dan seperti yang sudah diduga, semua restoran penuh, sulit mendapat meja, apalagi untuk 13 kursi. Setelah berputar-putar di mal, akhirnya kami menemukan restoran yang bisa menampung. Itupun dengan menu yang sebagiannya sudah habis.

Menjelang pulang, kami bertemu kembali dengan kakak ipar. Kali ini bersama rombongan keluarga yang lebih besar.
”Kami bertujuh dapat tiket Laskar Pelangi yang jam 9 malam ini”, ujarnya.

Corat Coret Tembok

Hampir di semua rumah teman yang mempunyai balita, maka selalu ada coretan atau gambar ditemboknya. Rumah kamipun demikian, ada balita ada coretan ditembok. Setelah sibungsu berumur 7 tahun dan sudah tertib hanya menggambar dan mencoret-coret di kertas atau buku, maka tahun lalu kami mengecat ulang rumah.

Kemarin aku membawa spidol dan membuat garis kecil di tembok pagar. Anak-anakku memperhatikanku. Mungkin merasa aneh, karena aku melarang mencoret tembok, tapi aku sendiri yang melakukan. Lalu mereka menghampiriku.

“Aku dong, aku dong..” anak-anakku meminta spidol dan ingin ikut coret-coret ditembok. Ada dua spidol, warna hijau dan warna biru, dan kami berempat bergantian mencoret-coret tembok.

Beberapa jam kemudian kami memandangi hasil coretan ditembok. Bagian atas tembok pagar kami berbentuk gunungan. Ada 7 gunungan dan disetiap dasar gunungan kami coretkan tulisan. Tidak terlalu rapi tapi cukup indah, 7 kalimat yang berselang-seling warna hijau dan biru.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ALHAMDULILLAHI RABBIL ALAMIN
ARRAHMANIRRAHIM
MALIKI YAMIDDIN
IYAKA NA’BUDU WA IYAKA NASTA’IN
IHDINASSIRATAL MUSTAQIM
SIRATALLADZINA ANAMTA ALAIHIM GHAIRIL MAGDUBI ALAIHIM WALADDALIN

Ternyata kami menuliskan Al Fatihah di tembok pagar dalam.

Rencananya akan dilanjutkan dengan menuliskan terjemahan dan tafsir singkat dibagian bawah tembok pagar.
Mungkin nanti setelah lebaran.

.

Sabtu, September 27, 2008

Yang penting : Memahami

Untuk memahami Al Quran, yang penting adalah kita tahu isinya. Karena Al Quran dalam bahasa Arab, maka mau tidak mau kita harus tahu artinya. Kalau kita sulit memahami bahasa arab, jangan khawatir, karena saat ini begitu banyak terjemahan Al Quran ke dalam bahasa Indonesia, bahkan ada yang dilengkapi tafir dan penjelasannya.

Aku menyarankan kepada keluargaku untuk tidak terfokus pada bahasa arabnya tetapi pada memahami tuntunannya. Al Quran turun dalam bahasa arab, karena Nabi Muhammad orang Arab sehingga mudah dipahami oleh beliau.

12:2. Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

43:3. Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memahami (nya).


Al Quran diturunkan dalam bahasa Arab, juga karena ajaran Al Quran ini harus disampaikan Nabi kepada kaumnya yang tinggal di Mekah dan sekitarnya, yang memang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa ibu.

42:7. Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada umulqura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka.

Soalnya kalau Al Quran bukan bahasa Arab, misalnya bahasa Indonesia, maka kaum Nabi Muhammad akan protes; kenapa tidak diterjemahkan atau ditafsirkan dalam bahasa Arab.

41:44. Dan jika Kami jadikan Al Qur'an itu suatu bacaan dalam selain bahasa Arab tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?". Apakah (patut Al Qur'an) dalam bahasa asing, sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh".

Begitulah, Rasul diutus dan menyampaikan dengan bahasa kaumnya, biar nyambung dan jelas. Andai dulu ada rasul di Jawa, pasti kitab dan ajarannya menggunakan bahasa jawa kuno.
14:4. Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.


Dalam Al Quran disampaikan percakapan malaikat, iblis, binatang, nabi dan umat dari zaman dan bangsa yang berbeda. Tidak semua percakapan itu menggunakan bahasa Arab, namun dalam Al Quran diterjemahkan ke dalam bahasa Arab agar Nabi Muhammad dan kaumnya bisa memahami.

46:12. Dan sebelum Al Qur'an itu telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan ini (Al Qur'an) adalah kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab, untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang lalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

Meskipun kita bukan bangsa Arab, namun kita mencoba memahami tuntunan Al Quran. Kita berpikir dan sikap positif, bahwa Kitab Suci tentu berisi tuntunan langsung dari pencipta manusia dan alam semesta. Jadi isi dan tuntunan Kitab Suci pasti bersifat universal. Nah, ternyata Al Quran memberi garansi bahwa ia adalah untuk semesta alam.

38:87. Al Qur'an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.

81:27. Al Qur'an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,

Dengan demikian, Nabi yang membawakan, menyampaikan, menerapkan dan mencontohkannya merupakan rahmat bagi alam semesta.

21:107. Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.


Aku katakan bahwa ini adalah promosi Al Quran agar orang tertarik untuk membaca dan memahami. Aku tertarik atas promosi ini, aku merasakan manfaatnya, oleh karena itu aku mengajak keluargaku untuk menikmati manfaatnya. Pahami maknanya, terapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari.

.

Kitab yang mudah

“Tululut..tululut..” suara telpon itu membuyarkan mimpi indahku.
“Assalamu’alaikum”, sapaku
“Wa’alaikum salam. Pak sudah sahur?”
“Sudah”, jawabku
“O maaf kalau begitu. Dikirain pada belum sahur. Soalnya saya lihat dari tadi lampu dapur bapak belum menyala. Assalamu’alaikum”
“Wa’alaikum salam, terimakasih sudah dibangunin” ujarku.

Ternyata yang nelpon adalah ibu tetangga depan rumah. Saat itu sekitar 30 menit sebelum imsak, dan keluargaku belum ada yang bangun. Padahal hari ini masih 28 Ramadhan, dan besok masih puasa. Aku sendiri sebenarnya sudah sahur menjelang tidur, tadi sekitar jam 2 dinihari. Dan berencana untuk tidak ikut sahur keluarga. Namun keluargaku belum sahur, jadi bergegas ku bangunkan istri dan anak-anakku. Alhamdulillah kami masih sempat sahur mepet subuh.

Ini adalah sahur pertama kami tanpa mbak-mbak yang sudah pulang kampung kemarin. Sebenarnya istriku sudah memasang alarm untuk bangun jam 3, tetapi ternyata dia tidak melihat bahwa setting alarmnya ada pada posisi untuk hari senin sampai kamis. Lha sekarang khan hari minggu, makanya alarmnya tidak nyala.

Karena mepet, akhirnya kami tidak shalat subuh di mesjid, namun berjamaah di rumah. Istri dan anakku minta kultum. Maka kuberikanlah Kultumtumtumtumtum (tujuh menit kali lima).

Pada kultum ini aku sampaikan bagaimana untuk menjalani hidup yang penuh nikmat dan menikmati hidup, dengan benar, dan memanfaatkan tuntunan al kitab.

Memahami Al Quran itu mudah, karena ribuan ayat yang ada didalamnya ternyata mengerucut dan telah di intisarikan dalam surat pembuka Al Quran; yaitu tujuh ayat Al Fatihah. Artinya juga, bahwa semua ayat-ayat Al Quran itu merupakan penjelasan dari tujuh ayat itu. Dengan demikian alur ajaran Al Quran akan menjadi sangat mudah untuk dipahami.

15:87. Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Qur'an yang agung.

“semudah itukah”, tanya anak-anakku
“Yap. Semudah itu”, aku meyakinkan mereka

Aku beri beberapa contoh ayat atau surat-surat pendek. Dan ternyata memang Al Quran itu tidak jauh-jauh dari ke tujuh ayat Al Fatihah. Melihat kemudahan ini, terlihat ada optimisme di raut wajah mereka.

.

Old Soldiers Never Die

Keponakan-keponakan dan anak-anakku riang gembira. Tahun ini akan berlebaran di rumah Datuk Datin (Kakek Nenek) di Jambi. Mereka membayangkan akan bermain dikebun, menangkap ikan, de el el. Rencananya kami akan konvoi menyeberang selat sunda dan melintasi jalur lintas timur sumatra.

Namun kegembiraan itu tak berlangsung lama. Beberapa hari kemudian Datuk menginfokan bahwa mereka yang akan ke Depok. Ada dua hal kekhawatiranku atas keputusan ini. Pertama, keponakan dan anakku yang kecil-kecil akan kecewa.
“Haa.. DD (Datuk-Datin) akan kesini?.
Asyiiik …, DD khan banyak uang, nanti kita main di Jungle, terus main di Timezone, terus …, terus…, “ sorak mereka saat diberitahu perubahan rencana lebaran.
Dasar anak-anak.

Kekhawatiran kedua adalah, bahwa DD akan berangkat dari Jambi menuju Depok dengan menggunakan kendaraan sendiri dan nyopir sendiri. Jadi mereka hanya akan berduaan melintasi Sumatera menyeberang ke Jawa. Pasangan 67 dan 65 tahun akan berduaan menempuh jarak lebih dari 1000 km. Mereka tak mau naik pesawat, menolak tawaran anaknya untuk nyopirin.

Semangat DD memang tinggi, dan mereka tidak mau dianggap tak berdaya. Maklum dulunya mereka adalah anggota militer. Datuk mantan KKO (sekarang Marinir) dan Datin mantan Angkatan Darat, yang kemudian hijrah ke Angkatan Laut mengikuti suami. Old Soldiers never Die

Dan kemarin, kekhawatiran itu terbayar. DD telah tiba di Depok.

.

Jumat, September 26, 2008

Punya, tapi Tak Punya, tapi Punya Banget

Hari ini ulang tahunku.
Jam 00.15 istriku mengucapkan selamat dan menyampaikan doa untukku.
Dilangit bulan sudah sabit. Kumiringkan kepalaku, maka bulan sabit itu bagaikan sebuah senyuman.

Cipta kuheningkan, aku mengheningkan cipta.
Semua apa yang kumiliki pada hakekatnya tak ada bukanlah milikku
Aku punya harta yang berkecukupan, tetapi ternyata aku miskin
Aku punya segudang ilmu, tetapi ternyata aku bodoh
Aku punya kekuatan, tetapi ternyata aku lemah
Aku punya kekuasaan, tetapi ternyata aku hanyalah abdi
Aku ada, tetapi ternyata aku tiada

Dari ketiadaan ku menghamba dan mencintai Mu
Maka aku menikmati apa yang tidak ku miliki
Walau miskin, ku nikmati kekayaan alam semesta
Walau bodoh, ku kagumi kedetailan ilmu semesta
Walau lemah, ku rasakan kekuatan semesta
Walau abdi, ku miliki kepatuhan semesta

Ya Allah, aku takut kepada Mu, namun aku berharap kepada Mu
Hapuskanlah dosaku dengan kasih sayang Mu
Liputilah pikiran, sikap dan tindakan hidupku penuh dengan cinta kepada Mu
Tiada damba yang kudamba selain mendamba Cinta Mu

49:7. Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,

Kamis, September 25, 2008

Mencoba Larangan

Si bungsu yang masih kelas 3 SD, menangis kencang dan tidak mau melakukan apa-apa. Ketika kutanya mengapa menangis, ia menjawab karena privasinya dibuka. Si sulung yang kelas 1 SMA membuka-buka SMS si bungsu tanpa izin. Lalu apa isi SMS yang membuat si bungsu gusar?

Rupanya kakaknya melihat ada SMS langganan. “Itu lho, yang harus Ketik REG spasi … kirim ke ….”, si sulung menjelaskan. Terus?. “Adik aku tegur”

Aku tersenyum-senyum. Dulu kakaknya juga melakukan hal yang sama, lalu pulsanya tersedot terus. Konyolnya, ternyata tidak bisa di UNREG. Mereka panik, lalu mengganti nomor baru. Nah mulai saat itu, kami melarang untuk ikutan SMS yang pakai REG, kecuali untuk ringtone. Si bungsu juga tahu itu, cuma saat itu dia belum punya HP.

Kenaikan kelas kemarin, karena sibungsu juara satu, dia berhak untuk mendapat hadiah barang yang nilainya 200 ribu. Mulanya dia memilih mainan, termasuk helikopter remote control. Lalu tiba-tiba muncullah iklan Handphone yang dibawah 200 ribu, dan sibungsu menukar hadiah menjadi HP.

Namun akhirnya si bungsu mendapat HP yang lebih baik, lungsuran dari kakaknya. Karena kakak-kakaknya (sikembar) bersepakat untuk mengganti hadiah kelulusan SMP dan Nilai UN nya bisa masuk SMA Negeri, dari masing-masing dapat hadiah satu notebook, menjadi hanya satu notebook dan HP baru plus sisa uang.

Istriku dan aku memang membiasakan untuk selalu ada reward & punishment dalam keluarga ini. Baik untuk target jangka pendek maupun jangka panjang.

Kembali kepada si bungsu dan kasus REG, kepada semuanya aku mengingatkan bahwa di keluarga ini, privasi harus dijunjung tinggi. Tetapi bila ada masalah harus segera disampaikan sebelum masalah ini memberatkan diri maupun memberatkan keluarga. Karena lebih baik kami mendapat informasi masalah langsung dari anak-anak, daripada tahu dari orang lain.

Kepada si bungsu, aku sampaikan rasa bangga dan menghormati rasa ingin tahunya, karena SMS langganan yang di REG adalah tentang ilmu pengetahuan. Kemudian karena pulsanya cepat habis, maka penyelesaiannya aku serahkan kepada si bungsu. Tentu aku beri contoh penyelesaian yang dilakukan kakak-kakaknya beberapa tahun lalu. Akhirnya si bungsu memutuskan untuk mengganti nomor HP nya.

Ternyata, peringatan itu belum cukup. Rasa penasaran, rasa ingin tahu, membuat kita ingin mencoba apa yang dilarang. Begitulah anak cucu Adam.

2:35. Dan Kami berfirman: "Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim.

2:36. Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".

2:37. Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

2:38. Kami berfirman: "Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".

Katakan Keinginan

Magrib kemarin, hujan tiba-tiba turun dengan sangat lebat disertai geledek dan angin kencang. Anak-anakku masih disekolah karena ada acara sanlat dan buka puasa. Biasanya mereka pulang sendiri, tetapi melihat cuaca seperti ini, istriku dan aku memutuskan untuk menjemput mereka.

Bersama dalam mobil, ternyata meningkatkan keakraban diantara anggota keluarga. Karena didalamnya hanya ada kami, sehingga bisa bebas bicara. Dimulai dengan celoteh mereka tentang acara sanlat sampai reaksi teman-teman mereka menghadapi hujan petir malam itu.

Kemudian kami melanjutkan Family Kultum di dalam mobil, dengan membahas sikap dan tindakan sesuai Nanny 911. Ada sedikit ketegangan karena istriku dianggap oleh anak-anakku terlalu lebay (berlebihan) dan mengulang-ngulang sikap yang kurang tepat dari salah satu anak kami di pagi harinya.

Karena biasa sekolah siang, ketika harus berangkat sanlat pagi, anakku sulit dibangunkan. Saat dibangunkan oleh istriku (karena aku sudah ngantor) anakku mengucapkan kata, yang ternyata salah tangkap atau salah dimengerti oleh istriku. Lalu terjadilah silang pendapat di dalam mobil.

Untuk menerapkan aturan Nanny 911 yang kedua, aku menanyakan apa konsekuensinya. Lalu dimulailah pembahasan konsekuensi terhadap tindakannya. Sebagai orang tua, tentu kita punya peluru banyak dalam memberikan sangsi. Usulan istriku sangsinya adalah tidak baca buku di malam hari.

Aku memberi saran kepada anak-anakku, bahwa sebagai tanda bahwa tubuh kita patuh pada ketentuan Allah adalah kebutuhan tidur yang cukup. Bila kita sulit dibangunkan dipagi hari, berarti tidur belum cukup. Supaya bisa bangun pagi dengan tidur yang cukup, maka tinggal dihitung mundur, jam berapa kita harus mulai tidur. Saranku, paling lambat jam 9.30 malam mereka sudah mulai tidur.

Alhamdulillah, tadi malam mereka tidur cepat, sehingga pagi ini tidak sulit dibangunkan.



FAMILY KULTUM
25 Ramadhan 1429


KATAKAN APA YANG ANDA INGINKAN DAN BENAR-BENAR ANDA INGINKAN
Berpikir sebelum berbicara – atau rasakan akibatnya

Aku tawarkan kepada anak-anakku untuk menyampaikan apa yang benar-benar mereka inginkan.
Dan juga memberi contoh dalam keseharian kita akibat dari ucapan-ucapan kita.


3:14. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

3:15. Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?" Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.


22:52. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,

28:83. Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.