17 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tanggal ini juga merupakan hari ulang tahun ibuku, kakak iparku dan keponakanku. Biasanya, setelah upacara, kami makan-makan ultah. Namun 17 Agustus yang baru lalu sangat spesial. Kami ’merayakan’ kemerdekaan di Papua, di perbatasan RI dan Papua New Guinea.
Saat itu memang masih hangat masalah surat senat AS dan insiden Wamena, yang berkaitan dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Sehingga menghirup udara diperbatasan negara, di hari kemerdekaan, benar-benar memberi makna tersendiri bagi kami.
Anakku sempat terkagum karena menemui banyak orang-orang yang berkulit hitam disepanjang jalan, dan mendengar logat bahasa Indonesia yang agak asing di telinga. Namun kami menekankan, bagi bangsa ini, perbedaan bukanlah masalah. Sesuai semboyan pada pita yang dibawa-bawa burung Garuda : Bhinneka Tunggal Ika. Kami juga menekankan, bagi umat manusia di planet bumi ini, perbedaan warna kulit dan bahasa, seharusnya juga bukan masalah. Kita harus hidup merdeka dari kungkungan rasialisme.
30:22. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
49:13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Bagi kami, atmosfir Papua menyampaikan pesan bahwa Kemerdekaan dan Keutuhan NKRI bukan hanya keutuhan wilayah geografis. Tapi lebih jauh dari itu adalah bagaimana bangsa ini menghargai keanekaragaman sukubangsa. Dan menjadikan kebersamaan dalam keanekaragaman ini, sebagai kekuatan dan keunggulan yang membawa Indonesia sebagai salah satu bangsa besar di dunia.
Kemerdekaanpun akan bermakna bagi bangsa, apabila setiap individu rakyat, merasakan adanya saling menghargai dalam kebebasan memilih dan terbuka-lebarnya kesempatan untuk berkontribusi mewujudkan kesejahteraan bersama.
MERDEKA !!
Saat itu memang masih hangat masalah surat senat AS dan insiden Wamena, yang berkaitan dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Sehingga menghirup udara diperbatasan negara, di hari kemerdekaan, benar-benar memberi makna tersendiri bagi kami.
Anakku sempat terkagum karena menemui banyak orang-orang yang berkulit hitam disepanjang jalan, dan mendengar logat bahasa Indonesia yang agak asing di telinga. Namun kami menekankan, bagi bangsa ini, perbedaan bukanlah masalah. Sesuai semboyan pada pita yang dibawa-bawa burung Garuda : Bhinneka Tunggal Ika. Kami juga menekankan, bagi umat manusia di planet bumi ini, perbedaan warna kulit dan bahasa, seharusnya juga bukan masalah. Kita harus hidup merdeka dari kungkungan rasialisme.
30:22. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
49:13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Bagi kami, atmosfir Papua menyampaikan pesan bahwa Kemerdekaan dan Keutuhan NKRI bukan hanya keutuhan wilayah geografis. Tapi lebih jauh dari itu adalah bagaimana bangsa ini menghargai keanekaragaman sukubangsa. Dan menjadikan kebersamaan dalam keanekaragaman ini, sebagai kekuatan dan keunggulan yang membawa Indonesia sebagai salah satu bangsa besar di dunia.
Kemerdekaanpun akan bermakna bagi bangsa, apabila setiap individu rakyat, merasakan adanya saling menghargai dalam kebebasan memilih dan terbuka-lebarnya kesempatan untuk berkontribusi mewujudkan kesejahteraan bersama.
MERDEKA !!
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar