Kultum hari kelima sangat menarik. Mulai semester ini anak-anakku sekolah siang. Hal ini agak mengganggu ritme harian. Saat sekolah pagi, siang harinya mereka kursus bahasa dan seni. Dengan masuk siang, mau tidak mau jadwal kursusnya digeser.
Karena tidak bisa digeser pagi, maka semua kursus-kursus mereka digeser ke malam hari, sepulang sekolah. Alhasil mereka pulang malam, dan tidur agak malam. Lalu keesokan harinya berat solat subuh, dan meneruskan tidur hingga agak siang. Dan sejak bulan Juli lalu, ritme harian ini menjadi kebiasaan.
Diskusinya agak panjang, karena mereka sadar bahwa mereka sedikit makhluk siang dan sedikit makhluk malam. Mereka ingin tidur di malam hari dengan cukup, 8 jam. Kalau mau bangun subuh, berarti tidur harus jam 9 malam atau paling lambat 9.30. Padahal menurut mereka, waktu itu belum ngantuk, karena baru pulang dari kursus.
Lalu aku sarankan agar dicoba, tidur segera dan matikan lampu, biar gelap malam untuk istirahat menjadi optimum bagi tubuh.
Esoknya hari sabtu dan mereka masih sekolah siang. Ternyata mereka masih mengikuti kebiasaan, belum berhasil menjadi makhluk siang.
Karena gagal, maka materi Family Kultum berikutnya aku tunda. Karena ilmu itu, bukan hanya harus dipahami, tetapi juga harus diamalkan. Dan pengamalan itu satu tahap demi satu tahap.
Jadi aku akan mengulang materi-materi hari-hari sebelumnya sambil mereka coba mengamalkan.
.
Karena tidak bisa digeser pagi, maka semua kursus-kursus mereka digeser ke malam hari, sepulang sekolah. Alhasil mereka pulang malam, dan tidur agak malam. Lalu keesokan harinya berat solat subuh, dan meneruskan tidur hingga agak siang. Dan sejak bulan Juli lalu, ritme harian ini menjadi kebiasaan.
Diskusinya agak panjang, karena mereka sadar bahwa mereka sedikit makhluk siang dan sedikit makhluk malam. Mereka ingin tidur di malam hari dengan cukup, 8 jam. Kalau mau bangun subuh, berarti tidur harus jam 9 malam atau paling lambat 9.30. Padahal menurut mereka, waktu itu belum ngantuk, karena baru pulang dari kursus.
Lalu aku sarankan agar dicoba, tidur segera dan matikan lampu, biar gelap malam untuk istirahat menjadi optimum bagi tubuh.
Esoknya hari sabtu dan mereka masih sekolah siang. Ternyata mereka masih mengikuti kebiasaan, belum berhasil menjadi makhluk siang.
Karena gagal, maka materi Family Kultum berikutnya aku tunda. Karena ilmu itu, bukan hanya harus dipahami, tetapi juga harus diamalkan. Dan pengamalan itu satu tahap demi satu tahap.
Jadi aku akan mengulang materi-materi hari-hari sebelumnya sambil mereka coba mengamalkan.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar