Kamis, September 25, 2008

Katakan Keinginan

Magrib kemarin, hujan tiba-tiba turun dengan sangat lebat disertai geledek dan angin kencang. Anak-anakku masih disekolah karena ada acara sanlat dan buka puasa. Biasanya mereka pulang sendiri, tetapi melihat cuaca seperti ini, istriku dan aku memutuskan untuk menjemput mereka.

Bersama dalam mobil, ternyata meningkatkan keakraban diantara anggota keluarga. Karena didalamnya hanya ada kami, sehingga bisa bebas bicara. Dimulai dengan celoteh mereka tentang acara sanlat sampai reaksi teman-teman mereka menghadapi hujan petir malam itu.

Kemudian kami melanjutkan Family Kultum di dalam mobil, dengan membahas sikap dan tindakan sesuai Nanny 911. Ada sedikit ketegangan karena istriku dianggap oleh anak-anakku terlalu lebay (berlebihan) dan mengulang-ngulang sikap yang kurang tepat dari salah satu anak kami di pagi harinya.

Karena biasa sekolah siang, ketika harus berangkat sanlat pagi, anakku sulit dibangunkan. Saat dibangunkan oleh istriku (karena aku sudah ngantor) anakku mengucapkan kata, yang ternyata salah tangkap atau salah dimengerti oleh istriku. Lalu terjadilah silang pendapat di dalam mobil.

Untuk menerapkan aturan Nanny 911 yang kedua, aku menanyakan apa konsekuensinya. Lalu dimulailah pembahasan konsekuensi terhadap tindakannya. Sebagai orang tua, tentu kita punya peluru banyak dalam memberikan sangsi. Usulan istriku sangsinya adalah tidak baca buku di malam hari.

Aku memberi saran kepada anak-anakku, bahwa sebagai tanda bahwa tubuh kita patuh pada ketentuan Allah adalah kebutuhan tidur yang cukup. Bila kita sulit dibangunkan dipagi hari, berarti tidur belum cukup. Supaya bisa bangun pagi dengan tidur yang cukup, maka tinggal dihitung mundur, jam berapa kita harus mulai tidur. Saranku, paling lambat jam 9.30 malam mereka sudah mulai tidur.

Alhamdulillah, tadi malam mereka tidur cepat, sehingga pagi ini tidak sulit dibangunkan.



FAMILY KULTUM
25 Ramadhan 1429


KATAKAN APA YANG ANDA INGINKAN DAN BENAR-BENAR ANDA INGINKAN
Berpikir sebelum berbicara – atau rasakan akibatnya

Aku tawarkan kepada anak-anakku untuk menyampaikan apa yang benar-benar mereka inginkan.
Dan juga memberi contoh dalam keseharian kita akibat dari ucapan-ucapan kita.


3:14. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

3:15. Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?" Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.


22:52. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,

28:83. Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

Tidak ada komentar: