“Tululut..tululut..” suara telpon itu membuyarkan mimpi indahku.
“Assalamu’alaikum”, sapaku
“Wa’alaikum salam. Pak sudah sahur?”
“Sudah”, jawabku
“O maaf kalau begitu. Dikirain pada belum sahur. Soalnya saya lihat dari tadi lampu dapur bapak belum menyala. Assalamu’alaikum”
“Wa’alaikum salam, terimakasih sudah dibangunin” ujarku.
Ternyata yang nelpon adalah ibu tetangga depan rumah. Saat itu sekitar 30 menit sebelum imsak, dan keluargaku belum ada yang bangun. Padahal hari ini masih 28 Ramadhan, dan besok masih puasa. Aku sendiri sebenarnya sudah sahur menjelang tidur, tadi sekitar jam 2 dinihari. Dan berencana untuk tidak ikut sahur keluarga. Namun keluargaku belum sahur, jadi bergegas ku bangunkan istri dan anak-anakku. Alhamdulillah kami masih sempat sahur mepet subuh.
Ini adalah sahur pertama kami tanpa mbak-mbak yang sudah pulang kampung kemarin. Sebenarnya istriku sudah memasang alarm untuk bangun jam 3, tetapi ternyata dia tidak melihat bahwa setting alarmnya ada pada posisi untuk hari senin sampai kamis. Lha sekarang khan hari minggu, makanya alarmnya tidak nyala.
Karena mepet, akhirnya kami tidak shalat subuh di mesjid, namun berjamaah di rumah. Istri dan anakku minta kultum. Maka kuberikanlah Kultumtumtumtumtum (tujuh menit kali lima).
Pada kultum ini aku sampaikan bagaimana untuk menjalani hidup yang penuh nikmat dan menikmati hidup, dengan benar, dan memanfaatkan tuntunan al kitab.
Memahami Al Quran itu mudah, karena ribuan ayat yang ada didalamnya ternyata mengerucut dan telah di intisarikan dalam surat pembuka Al Quran; yaitu tujuh ayat Al Fatihah. Artinya juga, bahwa semua ayat-ayat Al Quran itu merupakan penjelasan dari tujuh ayat itu. Dengan demikian alur ajaran Al Quran akan menjadi sangat mudah untuk dipahami.
15:87. Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Qur'an yang agung.
“semudah itukah”, tanya anak-anakku
“Yap. Semudah itu”, aku meyakinkan mereka
Aku beri beberapa contoh ayat atau surat-surat pendek. Dan ternyata memang Al Quran itu tidak jauh-jauh dari ke tujuh ayat Al Fatihah. Melihat kemudahan ini, terlihat ada optimisme di raut wajah mereka.
.
Sabtu, September 27, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar