Hari ini adalah hari ulang tahun istriku.
Beberapa hari yang lalu terjadi musibah meninggalnya umat yang berniat mengambil zakat di Pasuruan.
Lalu apa hubungannya ?
Hubungannya adalah bahwa aku bangga pada istriku khususnya dalam membantu fakir miskin dan menafkahi yatim.
Limabelas tahun lalu, sesuai kebiasaan di lingkungan, kami ikut menyantuni dhuafa dan yatim 2 kali setahun, yaitu saat menjelang lebaran dan tanggal 10 Muharram. Istriku berpendapat bahwa kebutuhan mereka adalah sepanjang tahun, sehingga sebaiknya santunan diberikan lebih sering. Lalu dia memelopori memberi santunan setiap bulan. Karena memang penggerak utama urusan sosial adalah ibu-ibu, gerakan ini menjadi efektif. Lama-lama banyak yang ikut memberikan santunan setiap bulan dan sejak saat itu para dhuafa dan yatim mendapat santunan bulanan.
Ketika musim haji tiba, banyak orang komplek yang berkorban sapi atau kambing. Kemudian dibagikan kepada orang tidak mampu di komplek. Karena orang tidak mampu sedikit, maka sisa daging korban dibagikan kepada warga komplek. Istriku berpendapat bahwa sebaiknya semua daging korban dibagikan kepada orang tidak mampu, yang ternyata cukup banyak dijumpai diluar komplek. Akhirnya istriku mengalihkan pemotongan korbannya di luar komplek agar dinikmati oleh yang berhak. Tahun demi tahun, akhirnya saat ini pengelola qurban bekerjasama dengan lingkungan sekitar komplek, membagikan daging qurban kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan.
Istriku membuat terobosan lagi. Mengingat biaya sekolah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, maka dibuat santunan tambahan pada saat kenaikan kelas dan semester baru. Santunan terbesar diberikan kepada anak-anak yang masuk ke SMA dan SMP.
Lalu dia buat terobosan lagi. Melihat anak-anak dhuafa dan yatim jarang berwisata, maka tahun ini santunan diberikan dalam bentuk wisata. Akhirnya berangkatlah 3 bus berwisata. Peserta wisata bukan hanya anak-anak. Orang tua dari anak dhuafa dan yatim, pengurus dan anak-anak pengurus juga ikut.
Ramadhan ini dia buat terobosan lagi. Santunan diberikan dalam bentuk voucher untuk dibelanjakan di warung komplek. Brilian !. Ada faktor sosial, ada faktor ekonomi, ada faktor ukhuwah.
Selamat Ulang Tahun Istriku.
Semoga Allah semakin sayang padamu.
Dan tentu aku juga ..
107:1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
107:2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
107:3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
107:4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat,
107:5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya,
107:6. orang-orang yang berbuat ria.
107:7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
.
Kamis, September 18, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar