Ternyata sulit juga memahami pemikiran orang lain. Aturan Nanny 911 yang pertama Bersikap Konsisten. Kelihatannya simpel tapi lumayan alot juga saat kami coba mencari contoh-contohnya di rumah.
”itu sih contoh menepati janji” anakku memprotes contoh dari istriku
”kalau yang ini sih contoh untuk rutinitas”, anakku memprotes contoh yang aku berikan.
Akhirnya kami sepakat bahwa aturan Nanny 911 ini adalah untuk sesuatu hal yang baru. Misalnya, saat anak-anakku meminta izin untuk melakukan sesuatu, orang tua membolehkan atau melarang, dan orang tua harus konsisten membolehkan atau melarang. Tidak boleh kadang boleh kadang tidak boleh.
Atau saat menemukan ada dampak buruk dari suatu kebiasaan, maka orangtua bisa bilang bahwa mulai saat ini kebiasaan itu jangan dilakukan. Tidak artinya tidak.
Anakku yang paling kecil protes, ”aku koq tidak boleh nonton TV sebelum matahari terbit, tapi kalau Bunda boleh nonton Mamah dan Aa, padahal matahari belum terbit”
Berbagai penjelasan disampaikan, mulai dari masalah kesehatan hingga isi dari acara TV tersebut. Namun tetap saja, bagi si kecil hal ini tidak fair.
Wah, ternyata nilai keadilan itu berbeda-beda, tergantung sudut pandangnya.
Walaupun masih banyak hal yang menggantung. Diskusi resmi ditutup. Tapi tetap terbuka untuk dibahas, sambil kita melaksanakannya. Learning by doing.
Untuk berikutnya, aku berikan bahan aturan Nanny 911 yang kedua.
FAMILY KULTUM
24 Ramadhan 1429
SETIAP TINDAKAN PUNYA KONSEKUENSI
Tingkah laku yang baik mendapat imbalan. Tingkah laku yang buruk mendapat hukuman.
99:6. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.
99:7. Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.
99:8. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.
Aku persilahkan semua untuk memikirkan contoh-contohnya di Rumahku Surgaku.
.
Rabu, September 24, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar