Hampir di semua rumah teman yang mempunyai balita, maka selalu ada coretan atau gambar ditemboknya. Rumah kamipun demikian, ada balita ada coretan ditembok. Setelah sibungsu berumur 7 tahun dan sudah tertib hanya menggambar dan mencoret-coret di kertas atau buku, maka tahun lalu kami mengecat ulang rumah.
Kemarin aku membawa spidol dan membuat garis kecil di tembok pagar. Anak-anakku memperhatikanku. Mungkin merasa aneh, karena aku melarang mencoret tembok, tapi aku sendiri yang melakukan. Lalu mereka menghampiriku.
“Aku dong, aku dong..” anak-anakku meminta spidol dan ingin ikut coret-coret ditembok. Ada dua spidol, warna hijau dan warna biru, dan kami berempat bergantian mencoret-coret tembok.
Beberapa jam kemudian kami memandangi hasil coretan ditembok. Bagian atas tembok pagar kami berbentuk gunungan. Ada 7 gunungan dan disetiap dasar gunungan kami coretkan tulisan. Tidak terlalu rapi tapi cukup indah, 7 kalimat yang berselang-seling warna hijau dan biru.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ALHAMDULILLAHI RABBIL ALAMIN
ARRAHMANIRRAHIM
MALIKI YAMIDDIN
IYAKA NA’BUDU WA IYAKA NASTA’IN
IHDINASSIRATAL MUSTAQIM
SIRATALLADZINA ANAMTA ALAIHIM GHAIRIL MAGDUBI ALAIHIM WALADDALIN
Ternyata kami menuliskan Al Fatihah di tembok pagar dalam.
Rencananya akan dilanjutkan dengan menuliskan terjemahan dan tafsir singkat dibagian bawah tembok pagar.
Mungkin nanti setelah lebaran.
.
Senin, September 29, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar