Menjelang lebaran kemarin, orang-orang miskin antri dan 'rebutan' untuk mendapat zakat yang ribuan atau puluhan ribu rupiah
Sekarang orang berduit antre untuk 'jual-rugi' saham hingga milyaran rupiah.
Kontras, Ironis, sekaligus menggelikan.
Memang hidup ini perlu keseimbangan.
Keseimbangan antara kapitalis dan sosialis
Keseimbangan antara ekonomi moneter & derivatif serta ekonomi real
Jadi dalam menghadapi resesi kapitalis dan turbulensi moneter, kita perjuangkan sosialis dan sektor real.
Pernahkah kita bayangkan mengapa air sumur terus terisi dan sungai terus mengalir.
Karena ada siklus air yang mengembalikan air ke hulu.
Siklus air normal, tidak kekurangan dan tidak berlebihan
Pernahkah kita telusuri mengapa konsumen kelas menengah-atas mampu membeli produk/jasa yang mahal.
Karena produk/jasa mereka yang murah dibeli oleh konsumen miskin.
Jadi mari kita buat ketahanan ekonomi kita seperti siklus air.
Mari berzakat, berinfak dan bersedekah kepada orang miskin, agar roda ekonomi tetap berputar
3:134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan
Takut lalai karena keasyikan berlebaran, kuingatkan istriku
"Apakah santunan bulanan sudah disampaikan kepada anak asuh dan anak santun?"
.
Kamis, Oktober 09, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar