Saat melintas rutin ke kantor di jalan BSD, seorang pengendara motor memberitahu bahwa ban kami kempes. Lalu kami menepi dan bermaksud mengganti dengan ban cadangan.
“Biar saya saja Pak yang ganti ban, Pak Roy jagain laptop saja” kata Pak Agus sang supir.
Baru berjalan sepuluh menit, seorang pengendara motor kembali memberitahu lagi bahwa ban kami kempes. Aku melihat keluar dan ternyata benar, ban kiri belakang kempes lagi.
Nah lu, sudah tidak ada ban cadangan, terpaksa mencari tambal ban. Tak berapa lama memang di depan ada tambal ban.
Tukang tambal bannya bereaksi lambat. Disisi lain kami penasaran kenapa bannya koq bisa kempes, padahal berjalan diatas aspal yang mulus. Sesaat setelah melihat letak kempes ban, Pak Agus berlari ke depan dan tiba-tiba berteriak, “Laptopnya hilang!!”
Aku tersentak kaget. Rupanya sesaat kami bersamaan melihat ban disebelah kiri, dalam hitungan detik si pencuri membuka pintu depan yang tidak terkunci dan mengambil laptop dikursi belakang. Tanpa kami sadari.
Tak ada yang bisa kami lakukan. Kami meneruskan perjalanan ke kantorku. Dengan sejuta kedongkolan dibalut dengan keikhlasan. Karena ini laptop kantor, maka kami melapor polisi dan menyampaikan laporan kehilangan ke kantor.
Aku kesal karena seluruh file kerjaku ada dilaptop, bahkan semua berkas emailku juga ada disana. Tadinya aku merasa tenang karena aku mempunyai back up di flash disc 4 GB. Tetapi ternyata flashdisc nya ada di tas laptop dan terbawa serta.
Beberapa dokumen GMF dan charger blackberry. Dan yang lebih mengesalkan adalah hari itu aku membawa Silver Queen di tas laptop. Ohh coklat ku …
(Baru dua minggu aku kehilangan HP, sekarang harus kehilangan Notebook. Di curi, dengan modus operandi standar.)
Bagaimanapun, semoga ada petunjuk2 hidup yang baru dibalik 'musibah' ini.
64:11. Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
.
Kamis, November 27, 2008
Minggu, November 23, 2008
Pulang Malam
“Daah Apbun, aku main sama temen dulu ya… ke Margo”, anak gadisku pamit.
“have a fun, dan jangan pulang terlalu malam, jam 10 sudah di rumah ya ..” nasehat kami padanya.
Malam minggu ini adalah malam pertama kami memberi izin anak kami untuk jalan malam bersama teman-temannya. Semua temannya cewek, beberapa temannya sudah punya pacar, dan akan bertemu/menjemput di Margo.
Waktu berjalan, dan menjelang jam 10 malam kami SMS si gadis.
“Masih di Margo, lagi nonton band” SMS balasan dari anakku.
Waduh.. sesaat hatiku resah. Kami menelepon, meminta dia untuk segera pulang. Terdengar suara kepatuhan si gadis, dengan nada sedikit kecewa.
Setengah sebelas, dan gadisku belum tiba di rumah.
Sebelas kurang seperempat, dan gadisku belum juga tiba di rumah
Jam Sebelas, belum ada tanda-tanda gadisku tiba di rumah
Jam sebelas seperempat, akhirnya gadisku tiba dirumah.
Legaa..
Aku ingin menegurnya, tetapi melihat wajahnya ceria, kusambut juga dengan ceria dan menanyakan keasyikan yang dinikmati bersama teman2nya. Dengan semangat si gadis menunjukkan foto-foto di HP nya, Foto narsis bersama malam itu. Benar-benar keceriaan gadis remaja. Malam ini kami tutup dengan keceriaannya.
Besoknya, saat makan bersama, aku sampaikan saran, kalo bikin acara keluar dengan teman2, yang kira-kira bisa selesai dan tiba di rumah sebelum jam 10.
Namanya juga kepala rumah tangga … berhak menetapkan aturan … he he …
66:6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
.
“have a fun, dan jangan pulang terlalu malam, jam 10 sudah di rumah ya ..” nasehat kami padanya.
Malam minggu ini adalah malam pertama kami memberi izin anak kami untuk jalan malam bersama teman-temannya. Semua temannya cewek, beberapa temannya sudah punya pacar, dan akan bertemu/menjemput di Margo.
Waktu berjalan, dan menjelang jam 10 malam kami SMS si gadis.
“Masih di Margo, lagi nonton band” SMS balasan dari anakku.
Waduh.. sesaat hatiku resah. Kami menelepon, meminta dia untuk segera pulang. Terdengar suara kepatuhan si gadis, dengan nada sedikit kecewa.
Setengah sebelas, dan gadisku belum tiba di rumah.
Sebelas kurang seperempat, dan gadisku belum juga tiba di rumah
Jam Sebelas, belum ada tanda-tanda gadisku tiba di rumah
Jam sebelas seperempat, akhirnya gadisku tiba dirumah.
Legaa..
Aku ingin menegurnya, tetapi melihat wajahnya ceria, kusambut juga dengan ceria dan menanyakan keasyikan yang dinikmati bersama teman2nya. Dengan semangat si gadis menunjukkan foto-foto di HP nya, Foto narsis bersama malam itu. Benar-benar keceriaan gadis remaja. Malam ini kami tutup dengan keceriaannya.
Besoknya, saat makan bersama, aku sampaikan saran, kalo bikin acara keluar dengan teman2, yang kira-kira bisa selesai dan tiba di rumah sebelum jam 10.
Namanya juga kepala rumah tangga … berhak menetapkan aturan … he he …
66:6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
.
Senin, November 17, 2008
Recharging Love
Ketika melihat tayangan kebahagiaan keluarga Tora Sudiro beberapa tahun lalu, maka ideallah sosok sang selebritis. Wajah tampan, humoris, ramah, tubuh atletis dan kekar, memberi kesan melindungi.
"Dia akan jadi idola wanita. Dan benar-benar akan menjadi cobaan berat baginya. Mudah2an dia mampu melaluinya", ujarku
"Kenapa?" tanya istriku
"Karena istrinya terlihat 'sederhana', sedangkan dia akan dikelilingi oleh wanita-wanita yang mempunyai berbagai 'kelebihan' dibandingkan istrinya. Dan wanita-wanita itu bersikap mengidolakannya"
Istrikupun berharap Tora dapat bertahan, sehingga ia benar-benar menjadi idola sejati
Tahun berlalu, minggu kemarin berita gugatan cerai dari istri Tora tersiar. Sikap Tora yang menghindar wartawan, justru menjadikan komentar media terhadap gugatan cerai itu semakin memojokkan dirinya.
Saat ngobrol2 dengan teman2 sesama lelaki, topik masalah wanita pasti tak terlewatkan, termasuk tentang Tora. Walaupun bukan idola, kasus serupa dapat terjadi pada diri masing-masing. Betapa tidak, berinteraksi dengan istri mungkin hanya terjadi beberapa jam dalam sehari. Selebihnya, selama meninggalkan rumah untuk bekerja, berinteraksi dengan banyak wanita. Tanpa sadar, ada penilaian terhadap para wanita, dan tanpa sadar mulai membandingkan istri dengan wanita-wanita lain. Membandingkan fisik, materi, sikap dan pemikiran. Kemudian akan mulai tampak 'kekurangan-kekurangan' istri.
Memang tidak fair, istri dikeroyok. Masalah fisik, istri kalah bila dibandingkan dengan si A, masalah materi dan profesi kalah sama si B, masalah sikap dan kecerdasan emosi kalah sama si C, masalah pola pikir dan pengambilan keputusan kalah sama si D.
Mungkin tidak terjadi selingkuh, tapi tingkat 'kepuasan' terhadap istri bisa berkurang. Dan kalau tingkat kepuasan berkurang, maka akan lebih mudah complaint, protes, atau menyalahkan istri. Semua kekurangan rumah tangga menjadi beban kesalahan istri. Naudzubillahi min dzalik.
Aku tak ingin berlaku seperti itu terhadap istri. Walaupun aku juga tidak mungkin menghindari berinteraksi wanita-wanita lain dalam keseharianku.
Bermesraan secara fisik memang mudah dilakukan, termasuk peluk cium menjelang pergi dan disaat pulang kantor. Tetapi aku merasakan, bermesraan yang nikmat adalah dengan penuh keikhlasan. Dan itu bisa terjadi bila telah memaafkan kesalahan dan memaklumi kekurangan istri, juga telah mengakui dan mensykuri manfaat dan nikmat yang telah diberikan istri.
Oleh karena itu aku merasakan perlu mencharge ulang baterai cintaku kepada istriku, agar selalu penuh. Itu aku lakukan dimalam hari, biasanya saat aku terbangun lebih dulu untuk shalat tahajud. Aku sempatkan untuk memandangi istri yang masih tidur, dan dengan nama Allah aku memaafkan dan mensyukuri keberadaan istri. Memang tidak tiap malam, tapi setidaknya seminggu sekali di malam week end.
30:21. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
.rk
"Dia akan jadi idola wanita. Dan benar-benar akan menjadi cobaan berat baginya. Mudah2an dia mampu melaluinya", ujarku
"Kenapa?" tanya istriku
"Karena istrinya terlihat 'sederhana', sedangkan dia akan dikelilingi oleh wanita-wanita yang mempunyai berbagai 'kelebihan' dibandingkan istrinya. Dan wanita-wanita itu bersikap mengidolakannya"
Istrikupun berharap Tora dapat bertahan, sehingga ia benar-benar menjadi idola sejati
Tahun berlalu, minggu kemarin berita gugatan cerai dari istri Tora tersiar. Sikap Tora yang menghindar wartawan, justru menjadikan komentar media terhadap gugatan cerai itu semakin memojokkan dirinya.
Saat ngobrol2 dengan teman2 sesama lelaki, topik masalah wanita pasti tak terlewatkan, termasuk tentang Tora. Walaupun bukan idola, kasus serupa dapat terjadi pada diri masing-masing. Betapa tidak, berinteraksi dengan istri mungkin hanya terjadi beberapa jam dalam sehari. Selebihnya, selama meninggalkan rumah untuk bekerja, berinteraksi dengan banyak wanita. Tanpa sadar, ada penilaian terhadap para wanita, dan tanpa sadar mulai membandingkan istri dengan wanita-wanita lain. Membandingkan fisik, materi, sikap dan pemikiran. Kemudian akan mulai tampak 'kekurangan-kekurangan' istri.
Memang tidak fair, istri dikeroyok. Masalah fisik, istri kalah bila dibandingkan dengan si A, masalah materi dan profesi kalah sama si B, masalah sikap dan kecerdasan emosi kalah sama si C, masalah pola pikir dan pengambilan keputusan kalah sama si D.
Mungkin tidak terjadi selingkuh, tapi tingkat 'kepuasan' terhadap istri bisa berkurang. Dan kalau tingkat kepuasan berkurang, maka akan lebih mudah complaint, protes, atau menyalahkan istri. Semua kekurangan rumah tangga menjadi beban kesalahan istri. Naudzubillahi min dzalik.
Aku tak ingin berlaku seperti itu terhadap istri. Walaupun aku juga tidak mungkin menghindari berinteraksi wanita-wanita lain dalam keseharianku.
Bermesraan secara fisik memang mudah dilakukan, termasuk peluk cium menjelang pergi dan disaat pulang kantor. Tetapi aku merasakan, bermesraan yang nikmat adalah dengan penuh keikhlasan. Dan itu bisa terjadi bila telah memaafkan kesalahan dan memaklumi kekurangan istri, juga telah mengakui dan mensykuri manfaat dan nikmat yang telah diberikan istri.
Oleh karena itu aku merasakan perlu mencharge ulang baterai cintaku kepada istriku, agar selalu penuh. Itu aku lakukan dimalam hari, biasanya saat aku terbangun lebih dulu untuk shalat tahajud. Aku sempatkan untuk memandangi istri yang masih tidur, dan dengan nama Allah aku memaafkan dan mensyukuri keberadaan istri. Memang tidak tiap malam, tapi setidaknya seminggu sekali di malam week end.
30:21. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
.rk
Senin, November 10, 2008
Selamat Obama
Barrack Obama terpilih menjadi Presiden US. Selamat buat Obama dan selamat buat rakyat Amerika. Merupakan kemenangan rakyat Amerika untuk menghilangkan sentimen ras. Memilih presiden yang bukan Anglosaxon, bukan kulit putih, bapak dari Afrika (Kenya).
Sebenarnya bukan hanya kemenangan rakyat AS, karena masyarakat Eropa, Asia dan dunia juga 'memilih' Obama. Mudah-mudahan paradigma ini terus bergulir ke seluruh dunia, dan menghilangkan paradigma mayoritas-minoritas.
30:22. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
Mungkin ini berkah dari krisis global.
.
Sebenarnya bukan hanya kemenangan rakyat AS, karena masyarakat Eropa, Asia dan dunia juga 'memilih' Obama. Mudah-mudahan paradigma ini terus bergulir ke seluruh dunia, dan menghilangkan paradigma mayoritas-minoritas.
30:22. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
Mungkin ini berkah dari krisis global.
.
Minggu, November 09, 2008
Amanah Mahal
Butuh waktu 5 hari untuk mendapat pengganti Blackberry yang hilang. Mencari dipusat HP Roxy malah membuat bingung, berputar-putar tapi akhirnya tidak ada. Aku harus mencari Blackberry yang persis sama dengan yang hilang, karena ini adalah fasilitas dari kantor. Akhirnya dapat di Mal Ambasador.
Ada sedikit kejadian unik saat membelinya. Di semua toko yang ditanya dan ditelpon dan disurvey, Blackberry yang kucari ditawarkan sekitar Rp 5.5 – 5.7 juta. Di toko itu ditawarkan seharga Rp 4.9 juta plus bonus memory 2 GB. Aku menanyakan apakah bisa turun, dijawab dengan senyum, tidak. Setelah mengucapkan terimakasih aku meninggalkan toko itu.
Baru saja keluar dari pintu toko, istriku menepuk, “4.9 juta koq ditinggalin?”
Aku terhenyak, ”Berapa? 4.9 juta? Astagfirullah, kirain 5.9 juta!”
Kami bergegas kembali ke toko dan mengkonfirmasikan harga. Setelah tiga kali dikonfirmasi, akhirnya terjadilah transaksi.
Usai membeli HP, kami mengkonsolidasi lagi rencana pengeluaran keluarga. Ini bentuk komitmen kami terhadap budaya disiplin anggaran. Sempat terbesit kesal karena memutuskan menunda beberapa agenda. Lalu munculah andai-andai. Andai boleh mengganti dengan jenis communicator lain yang lebih murah, andai perusahaan mau memaklumi dan menyediakan lagi, andai tidak hilang.
“Amanah itu mahal, kudu dijaga. Walau harus keluar ekstra uang dan ekstra tenaga”, ujarku
“Namun dengan menjaga amanah ini, insya Allah akan diberi kepercayaan lebih oleh perusahaan. Insya Allah akan menjaga dan meningkatkan pendapatan. Insya Allah bisa melanjutkan agenda keluarga yang tertunda”.
Mantaapp ...
8:27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.
.
Ada sedikit kejadian unik saat membelinya. Di semua toko yang ditanya dan ditelpon dan disurvey, Blackberry yang kucari ditawarkan sekitar Rp 5.5 – 5.7 juta. Di toko itu ditawarkan seharga Rp 4.9 juta plus bonus memory 2 GB. Aku menanyakan apakah bisa turun, dijawab dengan senyum, tidak. Setelah mengucapkan terimakasih aku meninggalkan toko itu.
Baru saja keluar dari pintu toko, istriku menepuk, “4.9 juta koq ditinggalin?”
Aku terhenyak, ”Berapa? 4.9 juta? Astagfirullah, kirain 5.9 juta!”
Kami bergegas kembali ke toko dan mengkonfirmasikan harga. Setelah tiga kali dikonfirmasi, akhirnya terjadilah transaksi.
Usai membeli HP, kami mengkonsolidasi lagi rencana pengeluaran keluarga. Ini bentuk komitmen kami terhadap budaya disiplin anggaran. Sempat terbesit kesal karena memutuskan menunda beberapa agenda. Lalu munculah andai-andai. Andai boleh mengganti dengan jenis communicator lain yang lebih murah, andai perusahaan mau memaklumi dan menyediakan lagi, andai tidak hilang.
“Amanah itu mahal, kudu dijaga. Walau harus keluar ekstra uang dan ekstra tenaga”, ujarku
“Namun dengan menjaga amanah ini, insya Allah akan diberi kepercayaan lebih oleh perusahaan. Insya Allah akan menjaga dan meningkatkan pendapatan. Insya Allah bisa melanjutkan agenda keluarga yang tertunda”.
Mantaapp ...
8:27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.
.
Jumat, November 07, 2008
Bebas dari Perangkap Duniawi
Beberapa teman masih tidak sependapat melihat sikapku biasa-biasa saja saat kehilangan HP. Menurut mereka seharusnya aku merasa kehilangan, marah karena menjadi repot, lalu fight untuk mencari pelakunya. Dan kalau ketemu, pelakunya harus dihukum karena mencuri itu haram.
Kusampaikan bahwa aku juga setuju dengan pendapat mereka. Tetapi hidup adalah pilihan, dan aku telah memilih untuk memaafkan karena mungkin si pelaku sangat tergiur, atau belum sadar. Kalau kehilangan terjadi di meja restoran hotel, maka tentu si pelaku berpendidikan dan berkecukupan, jadi bukan mencuri untuk kebutuhan makan.
Yang paling penting, aku juga tidak ingin larut dengan rasa kehilangan karena masih banyak hal lain yang harus dilakukan dan dinikmati. Tak perlulah cinta mati kepada harta duniawi, yang penting adalah bagaimana menyikapi apa yang diberikan dan dititipkan kepada kita. Menyikapi dengan sabar dan syukur
28:60. Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?
2:155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,
2:152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Aku tidak setuju dengan tindakan mencuri, tapi saat ini aku lebih senang untuk menentang dan menolak kejahatan dengan cara berbuat baik.
13:22. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),
Sekali lagi, hidup adalah pilihan, dan aku memilih untuk terbebas dari tipuan, perangkap dan belenggu duniawi.
.
Kusampaikan bahwa aku juga setuju dengan pendapat mereka. Tetapi hidup adalah pilihan, dan aku telah memilih untuk memaafkan karena mungkin si pelaku sangat tergiur, atau belum sadar. Kalau kehilangan terjadi di meja restoran hotel, maka tentu si pelaku berpendidikan dan berkecukupan, jadi bukan mencuri untuk kebutuhan makan.
Yang paling penting, aku juga tidak ingin larut dengan rasa kehilangan karena masih banyak hal lain yang harus dilakukan dan dinikmati. Tak perlulah cinta mati kepada harta duniawi, yang penting adalah bagaimana menyikapi apa yang diberikan dan dititipkan kepada kita. Menyikapi dengan sabar dan syukur
28:60. Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?
2:155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,
2:152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Aku tidak setuju dengan tindakan mencuri, tapi saat ini aku lebih senang untuk menentang dan menolak kejahatan dengan cara berbuat baik.
13:22. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),
Sekali lagi, hidup adalah pilihan, dan aku memilih untuk terbebas dari tipuan, perangkap dan belenggu duniawi.
.
Kamis, November 06, 2008
Memaafkan ketika Marah
Kehilangan HP, menimbulkan empati dari teman-temanku. Bahkan ada yang menawarkan jasa untuk menemukan HP ku.
”Pak, saya bisa bawa orang pintar yang bisa menemukan HP dan membuat si pencuri pengkor tangannya. Dia sudah berkali-kali terbukti ampuh”
Aku tertawa dan tersenyum,
”Jangan gitu. Saya memang kesal dan marah, tapi saya berusaha memaafkan. Kalaupun saya tahu orangnya, dan bertemu, saya akan memaafkan dan tetap mencoba bersikap baik. Mungkin dia sangat tertarik dan sangat membutuhkan Blackberry. Mudah-mudahan Blackberrynya bermanfaat buat dia”
42:37. dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.
Ternyata banyak yang mendukung sikapku, tetap tenang, senyum-senyum, bersenandung, seperti biasanya.
Ada juga yang berkelakar
”Wah, kalau begitu, nanti kalau Pak Rajendra ketinggalan apa saja, terus saya temukan, nggak akan saya kembalikan. Soalnya saya malah didoakan semoga mendapat manfaat dari barangnya Pak Rajendra yang saya ambil. He, he”
”Insya Allah tetap saya doakan” jawabku
”Tapi saya tidak tanggungjawag, kalau gara-gara mencuri, ente tetap dapat dosa dan mungkin membersihkan (menanggung) sebagian dosa ane”
.
”Pak, saya bisa bawa orang pintar yang bisa menemukan HP dan membuat si pencuri pengkor tangannya. Dia sudah berkali-kali terbukti ampuh”
Aku tertawa dan tersenyum,
”Jangan gitu. Saya memang kesal dan marah, tapi saya berusaha memaafkan. Kalaupun saya tahu orangnya, dan bertemu, saya akan memaafkan dan tetap mencoba bersikap baik. Mungkin dia sangat tertarik dan sangat membutuhkan Blackberry. Mudah-mudahan Blackberrynya bermanfaat buat dia”
42:37. dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.
Ternyata banyak yang mendukung sikapku, tetap tenang, senyum-senyum, bersenandung, seperti biasanya.
Ada juga yang berkelakar
”Wah, kalau begitu, nanti kalau Pak Rajendra ketinggalan apa saja, terus saya temukan, nggak akan saya kembalikan. Soalnya saya malah didoakan semoga mendapat manfaat dari barangnya Pak Rajendra yang saya ambil. He, he”
”Insya Allah tetap saya doakan” jawabku
”Tapi saya tidak tanggungjawag, kalau gara-gara mencuri, ente tetap dapat dosa dan mungkin membersihkan (menanggung) sebagian dosa ane”
.
Rabu, November 05, 2008
Musibah adalah Anugerah
Ketika badan menjadi tidak seimbang karena tersandung lantai, secara reflek aku memegang saku baju, menjaga agar Handphone tidak jatuh. Alangkah kagetnya, karena tidak ada HP disaku baju.
Bergegas ku kembali ke Bogor Cafe di Hotel Borobudur, siapa tahu HP ku tertinggal disana. Pramusaji menyatakan bahwa belum ada yang menyentuh meja, dan memang benar, kulihat meja masih berantakan seperti saat kami meninggalkannya. Kusampaikan tempat rapatku di hotel itu, andai ada info mengenai keberadaan HP ku.
Dengan meminjam HP teman, kucoba menghubungi HP ku, eh ternyata sudah dimatikan. Akhirnya kusadari bahwa yang menemukan dan mengambil HP ku tidak berniat untuk mengembalikannya kepadaku. HP ku hilang !!
Inna lillahi wa ina ilaihi rojiun
2:156. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun"
”hari gene, blackberry ketinggalan, ya gak bakal balik ..”, kata temanku.
”terus gimana dong?” tanya teman yang lain
”Musibah adalah anugerah” sahutku.
Aku berharap dan berdoa semoga Allah melimpahkan banyak hikmah dan anugerah atas kehilangan HP ku
64:11. Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
.
Bergegas ku kembali ke Bogor Cafe di Hotel Borobudur, siapa tahu HP ku tertinggal disana. Pramusaji menyatakan bahwa belum ada yang menyentuh meja, dan memang benar, kulihat meja masih berantakan seperti saat kami meninggalkannya. Kusampaikan tempat rapatku di hotel itu, andai ada info mengenai keberadaan HP ku.
Dengan meminjam HP teman, kucoba menghubungi HP ku, eh ternyata sudah dimatikan. Akhirnya kusadari bahwa yang menemukan dan mengambil HP ku tidak berniat untuk mengembalikannya kepadaku. HP ku hilang !!
Inna lillahi wa ina ilaihi rojiun
2:156. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun"
”hari gene, blackberry ketinggalan, ya gak bakal balik ..”, kata temanku.
”terus gimana dong?” tanya teman yang lain
”Musibah adalah anugerah” sahutku.
Aku berharap dan berdoa semoga Allah melimpahkan banyak hikmah dan anugerah atas kehilangan HP ku
64:11. Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
.
Sabtu, November 01, 2008
Manajemen Rantai Makanan
”Tikusnya ditangkap saja ya”, istriku mohon izin untuk memasang lem tikus di rumah.
Ada dua tikus yang suka berkeliaran malam hari di dalam rumah. Dan saat subuh menjelang, para tikus mulai ngacir ke luar rumah. Begitulah setiap hari.
Mereka keluar masuk rumah dengan cara menggigit dan membolongi kasa nyamuk yang terpasang di ventilasi rumah. Untuk mencegah mereka masuk, kami telah mengganti kasa nyamuk dari kain dengan kasa besi. Tapi ternyata gigi tikus lebih kuat dan dia berhasil melubangi kasa besi untuk dijadikan jalan masuk-keluar.
Sebenarnya di rumah kami ada kucing. Ketika muda, si kucing makan tikus sehingga menjaga keseimbangan jumlah tikus, dan membuat tikus takut masuk rumah. Namun ketika si kucing semakin berumur, ia lebih memilih untuk mencari makan dari sisa makanan kami, atau apa yang terbuang di tempat sampah. Dan mencuekkan tikus yang lalu lalang di depannya.
Alhasil tikus mulai gemar berdiam di lemari, gigit sana gigit sini dan mulai menebar aroma pesing.
Sebenarnya aku lebih senang bila keseimbangan alam ini terjadi secara alami dan tidak suka membunuh binatang. Istri dan anak-anakku sudah hapal bahwa aku tidak akan membunuh nyamuk yang menggigitku atau menggigit anakku yang sedang tidur malam. Aku juga tidak akan membunuh semut yang beriringan di dinding dan lantai rumah. Juga tidak akan membunuh kecoa yang ada di kamar mandi, atau laba-laba di langit-langit.
Untuk mengurangi nyamuk, cukup memasang kawat nyamuk, menutup pintu dan jendela sebelum magrib dan membiarkan cicak memakan nyamuk. Apabila menjelang magrib, nyamuk sudah terlanjur masuk rumah, biasanya aku cari kain hitam atau peci hitam. Maka nyamuk akan bergerombol diatas peci hitam, atau bergerombol diatas rambut kita yang hitam. Kemudian secara perlahan aku pindahkan peci hitam itu keluar rumah.
Untuk mengusir semut, kecoa, laba-laba dan serangga lain dari rumah, kita hanya perlu menjaga setiap sudut rumah tetap bersih. Bersih dari sisa-sisa, remah dan sumber makanan. Untuk mengeluarkan semut yang keburu ada didalam rumah, pancinglah dengan menyediakan makanan di luar rumah atau dikebun. Tanam pohon buah-buahan buat makanan semut. Setelah itu biarkan rantai makanan alam berjalan. Akan datang pemangsa yang akan memakan atau mengurangi populasi.
27:18. Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";
27:19. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
Kembali pada izin untuk menangkap tikus, karena keseimbangan rantai makanan terganggu, maka tugas kita adalah untuk mencoba ’menyeimbangkan’ lagi.
”Oke, kita tangkap tikus di dalam rumah”, sahutku.
Alhasil satu tikus tertangkap dan satunya selalu bisa menghindari jebakan.
Rupanya tikus juga belajar dari pengalaman tikus lain (yang tertangkap)
.
Ada dua tikus yang suka berkeliaran malam hari di dalam rumah. Dan saat subuh menjelang, para tikus mulai ngacir ke luar rumah. Begitulah setiap hari.
Mereka keluar masuk rumah dengan cara menggigit dan membolongi kasa nyamuk yang terpasang di ventilasi rumah. Untuk mencegah mereka masuk, kami telah mengganti kasa nyamuk dari kain dengan kasa besi. Tapi ternyata gigi tikus lebih kuat dan dia berhasil melubangi kasa besi untuk dijadikan jalan masuk-keluar.
Sebenarnya di rumah kami ada kucing. Ketika muda, si kucing makan tikus sehingga menjaga keseimbangan jumlah tikus, dan membuat tikus takut masuk rumah. Namun ketika si kucing semakin berumur, ia lebih memilih untuk mencari makan dari sisa makanan kami, atau apa yang terbuang di tempat sampah. Dan mencuekkan tikus yang lalu lalang di depannya.
Alhasil tikus mulai gemar berdiam di lemari, gigit sana gigit sini dan mulai menebar aroma pesing.
Sebenarnya aku lebih senang bila keseimbangan alam ini terjadi secara alami dan tidak suka membunuh binatang. Istri dan anak-anakku sudah hapal bahwa aku tidak akan membunuh nyamuk yang menggigitku atau menggigit anakku yang sedang tidur malam. Aku juga tidak akan membunuh semut yang beriringan di dinding dan lantai rumah. Juga tidak akan membunuh kecoa yang ada di kamar mandi, atau laba-laba di langit-langit.
Untuk mengurangi nyamuk, cukup memasang kawat nyamuk, menutup pintu dan jendela sebelum magrib dan membiarkan cicak memakan nyamuk. Apabila menjelang magrib, nyamuk sudah terlanjur masuk rumah, biasanya aku cari kain hitam atau peci hitam. Maka nyamuk akan bergerombol diatas peci hitam, atau bergerombol diatas rambut kita yang hitam. Kemudian secara perlahan aku pindahkan peci hitam itu keluar rumah.
Untuk mengusir semut, kecoa, laba-laba dan serangga lain dari rumah, kita hanya perlu menjaga setiap sudut rumah tetap bersih. Bersih dari sisa-sisa, remah dan sumber makanan. Untuk mengeluarkan semut yang keburu ada didalam rumah, pancinglah dengan menyediakan makanan di luar rumah atau dikebun. Tanam pohon buah-buahan buat makanan semut. Setelah itu biarkan rantai makanan alam berjalan. Akan datang pemangsa yang akan memakan atau mengurangi populasi.
27:18. Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";
27:19. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
Kembali pada izin untuk menangkap tikus, karena keseimbangan rantai makanan terganggu, maka tugas kita adalah untuk mencoba ’menyeimbangkan’ lagi.
”Oke, kita tangkap tikus di dalam rumah”, sahutku.
Alhasil satu tikus tertangkap dan satunya selalu bisa menghindari jebakan.
Rupanya tikus juga belajar dari pengalaman tikus lain (yang tertangkap)
.
Langganan:
Postingan (Atom)