Beberapa teman masih tidak sependapat melihat sikapku biasa-biasa saja saat kehilangan HP. Menurut mereka seharusnya aku merasa kehilangan, marah karena menjadi repot, lalu fight untuk mencari pelakunya. Dan kalau ketemu, pelakunya harus dihukum karena mencuri itu haram.
Kusampaikan bahwa aku juga setuju dengan pendapat mereka. Tetapi hidup adalah pilihan, dan aku telah memilih untuk memaafkan karena mungkin si pelaku sangat tergiur, atau belum sadar. Kalau kehilangan terjadi di meja restoran hotel, maka tentu si pelaku berpendidikan dan berkecukupan, jadi bukan mencuri untuk kebutuhan makan.
Yang paling penting, aku juga tidak ingin larut dengan rasa kehilangan karena masih banyak hal lain yang harus dilakukan dan dinikmati. Tak perlulah cinta mati kepada harta duniawi, yang penting adalah bagaimana menyikapi apa yang diberikan dan dititipkan kepada kita. Menyikapi dengan sabar dan syukur
28:60. Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?
2:155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,
2:152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Aku tidak setuju dengan tindakan mencuri, tapi saat ini aku lebih senang untuk menentang dan menolak kejahatan dengan cara berbuat baik.
13:22. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),
Sekali lagi, hidup adalah pilihan, dan aku memilih untuk terbebas dari tipuan, perangkap dan belenggu duniawi.
.
Jumat, November 07, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar