“Daah Apbun, aku main sama temen dulu ya… ke Margo”, anak gadisku pamit.
“have a fun, dan jangan pulang terlalu malam, jam 10 sudah di rumah ya ..” nasehat kami padanya.
Malam minggu ini adalah malam pertama kami memberi izin anak kami untuk jalan malam bersama teman-temannya. Semua temannya cewek, beberapa temannya sudah punya pacar, dan akan bertemu/menjemput di Margo.
Waktu berjalan, dan menjelang jam 10 malam kami SMS si gadis.
“Masih di Margo, lagi nonton band” SMS balasan dari anakku.
Waduh.. sesaat hatiku resah. Kami menelepon, meminta dia untuk segera pulang. Terdengar suara kepatuhan si gadis, dengan nada sedikit kecewa.
Setengah sebelas, dan gadisku belum tiba di rumah.
Sebelas kurang seperempat, dan gadisku belum juga tiba di rumah
Jam Sebelas, belum ada tanda-tanda gadisku tiba di rumah
Jam sebelas seperempat, akhirnya gadisku tiba dirumah.
Legaa..
Aku ingin menegurnya, tetapi melihat wajahnya ceria, kusambut juga dengan ceria dan menanyakan keasyikan yang dinikmati bersama teman2nya. Dengan semangat si gadis menunjukkan foto-foto di HP nya, Foto narsis bersama malam itu. Benar-benar keceriaan gadis remaja. Malam ini kami tutup dengan keceriaannya.
Besoknya, saat makan bersama, aku sampaikan saran, kalo bikin acara keluar dengan teman2, yang kira-kira bisa selesai dan tiba di rumah sebelum jam 10.
Namanya juga kepala rumah tangga … berhak menetapkan aturan … he he …
66:6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
.
Minggu, November 23, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar