Senin, Desember 22, 2008

Cuti Panjaaang

Ahh.. Akhirnya aku cuti juga. Setelah sekian kali rencana cutiku tertunda, maka diakhir tahun ini aku mendapat kesempatan cuti panjang, 2 minggu hingga tahun baru.

Perjuangan untuk cuti ini cukup alot. Jatah cutiku adalah 18 hari per tahun. 10 hari diantaranya adalah wajib cuti dan diberi sangu ½ bulan gaji. Lalu sebagian dipaksa cuti bersama di libur kemerdekaan, lebaran, natal, de el el. Sebagian sudah kupake karena harus perpanjang SIM dan daftar anak masuk SMA.

Rencana cuti panjang sudah kuajukan untuk libur lebaran ke orangtuaku di Jambi. Eh ternyata orangtuaku memutuskan untuk berlebaran di Depok. Dan aku tidak jadi cuti panjang.

Lalu aku ajukan lagi di bulan November untuk meninjau dan berdiskusi dengan petani sawit yang sedang resah karena harga sawit anjlok. Eh ternyata bossku lagi butuh dan minta aku menunda cuti.

Akhirnya ku dapat cuti di akhir tahun. Pertama karena kalau tidak digunakan, maka sisa cuti akan hangus. Kedua boss telah mengizinkan, karena boss juga akan cuti akhir tahun ..

Banyak rencana ingin kulakukan di liburan cutiku. Mendekatkan diri kepada gadis2ku yang sudah SMU dan masih SD. Beromantis ria dengan istri. Mengutak atik kebun dengan mertua. Merenung untuk diri sendiri. Dan berlibur ke rumah Mbak2 di Kuningan dan Banjarnegara. Aassyyiikk….


18:62. Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Bawalah ke mari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini".

.

Tidak ada komentar: