Rabu, Desember 31, 2008

Persiapan Malam Tahun Baru

Kiki senyum-senyum menghampiriku, “Aku dan teman mau belanja buat persiapan malam tahun baru. Anterin ya Ap ..”
Anterin ? maksudnya pasti bayarin .. Aku sudah hapal karakter gadis2ku
Kalau istriku mau belanja bulanan ke supermarket, maka keduanya akan ikut, atau setidaknya salah satu. Karena mereka juga mau belanja bulanan, yang dibayarin ibunya ..

Hari terakhir tahun 2008, supermarket penuh. Kelihatannya tujuannya sama, mempersiapkan malam tahun baru. Karena punya tujuan yang berbeda, aku membiarkan anakku dan temannya berputar-putar di dalam supermarket.

HP ku bergetar. “Ap aku sudah selesai. Ap dimana ?”, tanya Kiki.
Kulihat dia mengantri di counter pembayaran. Seperti dugaanku, dia dan temannya sedang mendorong satu trolley yang penuh dengan aneka makanan dan persiapan bakaran. Dan momen yang paling kusuka adalah saat gadisku berhasil ‘menemukanku’, melihatku sedang melihat isi trolley, lalu tersenyum, “Peace Ap..”

Siang dan sore harinya, teman-teman gadisku mulai berdatangan ke rumah dan melakukan persiapan malam tahun baru. Ada rasa ingin tahu, apa yang sedang mereka persiapkan. Ternyata mereka mendirikan tenda di atap rumah, menyiapkan tempat bakaran ayam dan bakaran jagung. Mereka juga menarik kabel listrik ke atap untuk penerangan dan entertainment.

Boleh juga ide mereka..


5:114. Isa putra Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama".

.

Tidak ada komentar: