Sabtu, Februari 28, 2009

Musim Kawin

"Mau moto apa Ap?" tanya si bungsu saat melihatku membawa2 kamera.
"Mau moto belalang", jawabku. Lalu si bungsu mengikutiku.

"Ternyata belalan maen gendong2an juga ya.." si bungsu melihat belalang yang lebih kecil bertumpuk di atas belalang yang lebih besar.
"Tapi koq diam saja, nggak jalan2 ?" tanyanya
"Koq nggak kabur ? biasanya kalo didekati khan kabur.." dia terus berceloteh

Selesai memotret belalang, aku ke kebun.
"Mau moto apa lagi Ap?" tanya si bungsu yang terus mengikutiku
"Mau moto telur semut". Lalu aku mencari telur2 semut diantara dedaunan pohon mangga dan rambutan.
"Gendong dong, gak kelihatan nih ..". Aku menggendong si bungsu untuk melihat telur2 semut yang terlindungi diantara dedaunan.

Setelah memotret telur semut, aku memotret sepasang kupu2 kecil yang berkejaran.

"Sekarang lagi musim kawin banyak binatang, sebentar lagi akan banyak belalang kecil, semut, dan ulat atau kepompong", aku menjelaskan kepada si bungsu.

31:10. Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

.

Jumat, Februari 27, 2009

Kejarlah rezeki, walau jauh ..

"Alhamdulillah sudah sampai .."
begitulah setidaknya dua kali sehari ucapan ini terlontar. Pertama saat kendaraan mengakhiri perjalanan sesampai di kantor, kedua saat tiba di rumah.

Jarak kantor-rumah antara 45-50 km tergantung rute, dan ditempuh selama 1.5-2 jam tergantung macet. Jadi setiap hari setidaknya 3-4 jam berada di atas kendaraan. Kalau ada tugas, pertemuan atau rapat di tempat lain, jarak dan waktu di kendaraan bisa bertambah.

Untuk menghindari kemacetan dalam kota jakarta, maka rute favoritku adalah lewat pinggiran. Kalau diperhatikan, ternyata setiap hari aku melewat lima daerah tingkat 2, yaitu Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.

Jauh dan lama.., tetapi demi mengais rezeki, tetap dilakoni..
Anggap saja ritual ibadah yang lama..

67:15. Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

24:37. laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang.


.

Pola macet Jabodetabek

"Aneh, kenapa setiap senin pagi dan jumat sore jalanan koq macet?" tanyaku pada supir."lalu pada senin sore, selasa pagi, sampai jumat pagi, tuh mobil dan motor pada kemana ya?"

Cukup lama jawaban atas pertanyaan ini menggantung. hingga akhirnya supir memberikan hipotesa' "Mereka yang tinggal di pinggiran jakarta, di bogor, depok, tangerang, bekasi, bahkan hinga bandung, mempunyai tempat kos, kontrakan atau apartemen di dekat kantornya. Jadi senin pagi pada bawa kendaraan ke kantor, lalu kendaraan itu diam di tempat kontrakan. Lalu jumat sore pada bawa kendaraan pulang ke rumah masing-masing di luar jakarta."

"Hmm, logis juga ya..", ujarku
Dan supir bangga telah berhasil memecahkan misteri pola macet jabodetabek.


34:18. Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam dan siang hari dengan aman.

.

Kamis, Februari 26, 2009

Hadiah bagi yang berhak

Sebagai advisor aku mengusulkan agar dibuat semacam perlombaan terhadap target perusahaan. Ada tim VP sebagai owner untuk setiap target kinerja. Lalu di akhir tahun disediakan uang maksimum 10 jt utk celebrate keberhasilan. Besarnya uang yg berhak digunakan adalah tergantung persentase atau tingkat tercapainya kinerja.

Alhasil, diakhir tahun ada yang dapat penuh, dan ada yang dapat sebagian. Lalu uang itu digunakan utk makan bersama dan cinderamata keberhasilan.

"kita rencananya mau dibelikan jam tangan yang agak berkelas. Sebagai advisor, Pak Roy dapat satu" ujar salah satu VP.
"Aku tidak berhak karena bukan termasuk salah satu tim", sahutku

Sudah sepantasnya balasan itu dipenuhi sesuai apa yang dijanjikan.
Sudah sepantasnya balasan itu merupakan hak bagi yang mengusahakan dan mencapainya.


13:35. Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman). mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.

77:7. sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.
6:134. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya.

2:25. Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

Selasa, Februari 24, 2009

Memposisikan dan Terposisikan

Diperjalanan pagi, HP ku berbunyi. Bos memberitahu bahwa aku diminta utk membantu airline lain, dari segi perencanaan perusahaan dan keputusan strategis.

Setelah beberapa kali bertemu, aku menyarankan bahwa hal pertama yg harus disepakati bersama adalah masalah positioning. Di satu sisi, kita ingin memposisikan airlines ini seperti apa di mata masyarakat. Di sisi lain, bagaimana persepsi masyarakat terhadap airlines ini. Saat ini penawaran dan penerimaan positioning ini tidak bertemu. Airlines ingin dianggap sebagai pemain di rute besar, tetapi masyarakat menganggap sebagai airline di rute komuter.

Begitupun diri kita. Apa ucapan, sikap, tindakan dan berita tentang kita, akan membentuk opini dan citra tentang kita. Dan citra ini akan menjadi dasar bagi diri dan orang lain untuk membentuk suatu hubungan yang nyaman.

Aku merasakan keengganan orang utk mengajakku ke hiburan malam. Atasan meragukanku utk ditempatkan dibagian yang berbau entertainer. Karena citra dari hiburan malam dan entertain orang berbau agak negatif, sementara citraku adalah orang yg ogah negatif (he he ge-er). Padahal khan aku juga suka entertainment, tapi yang positif.

Inilah cermin citra.

2:273. (Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di muka bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.

55:41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.


.

Minggu, Februari 22, 2009

Kupu-kupu Raksasa

Istri berteriak memanggil kami dari kebun, “Ada kupu-kupu raksasa !”
“yang warnanya hitam ya ?” tanyaku, karena aku beberapa kali melihat kupu2 hitam dengan bentangan kedua sayapnya sekitar 7cm.
“Bukan, ini yang warna-warni coklat.. besar banget” istri meminta kami untuk segera melihat.

Ketika kami lihat .. Subhanallah…
Kupu2 berwarna indah dengan bentangan sayap mencapai 30 cm hinggap didaun pohon mangga yang rendah.
Baru pertama kali aku melihatnya.
Sekarang daftar pengunjung kebon kami bertambah satu; kupu-kupu indah raksasa

Sore hari kami masih melihat kupu2 itu pindah ke pohon rambutan.
Esoknya aku berharap masih akan melihatnya, tetapi dia sudah pergi.

“Kupu-kupu jangan pergi …” istriku menyanyikan lagu kupu2 nya Melly goeslaw

6:38. Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.

.

Jumat, Februari 20, 2009

Ponari si Dukun Cilik

Aku memang agak kuper dalam hal berita terkini. Istriku menyampaikan tentang adanya bocah yang bisa menyembuhkan orang lumpuh hanya dengan minum air yang dicelup batu ‘petir’.

Bocah itu bernama Ponari, kelas 3 SD, yang menemukan batu saat dia sedang main hujan-hujanan. Ceritanya sih, pada saat menemukan batu itu, ada petir dan si bocah Ponari merasa kepalanya panas.

Hebatnya media massa saat ini. Kisah kesaktian Ponari segera tersebar luas. Maka berbondong-bondonglah orang datang untuk berobat kepadanya, dan mengharapkan keajaiban kesembuhan.

Praktek pengobatan Ponari dibantu dan dimanfaatkan oleh tetangga dan lingkungan sekitarnya. Karena para pengunjung dipungut iuran yang sebagian besarnya untuk lingkungan dan sebagian untuk Ponari. Pasien yang membludak membuat Ponari ‘dilarang’ sekolah karena harus ‘kejar tayang’

Lalu muncullah komentar dari para tokoh supranatural, tokoh agama, tokoh hak azasi anak, tokoh masyarakat, dan tokoh keamanan.

“Bener gak Ap, ada batu ajaib yang bisa menyembuhkan?”, si bungsu bertanya

“Hanya Allah yang tahu, ilmu Ap belum sampai kesana. Yang Ap tahu, madu dari lebah itu bisa menyembuhkan. Trus kalau Ap sakit, ya istirahat, minum obat, makan yang baik, terus olahraga dikit-dikit, sambil berdoa kepada Allah supaya disehatkan kembali”, jawabku

“Berarti Ponari itu ilmunya hebat dong..”, kata anakku

“Setahu Ap, orang yang hebat dan bisa menyembuhkan secara ajaib adalah Nabi Isa”. Lalu aku ceritakan kehebatan Nabi Isa dalam menyembuhkan dan menghidupkan orang.

16:69. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

5:110. (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israel (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata."


.

Rabu, Februari 18, 2009

Yoyo dan Keledai

“Aneh, waktu pemerintah naikkan harga BBM, banyak yang mengkritik. Ketika diturunkan secara bertahap, juga banyak yang mengkritik. Dibilang kayak yoyo lah”, kata istriku menirukan pendapat salah seorang pengamat politik di tivi.

“Ingat kisah bapak dan anak yang membawa seekor keledai?” tanyaku yang dijawab dengan anggukan istri
“Begitulah kira-kira dinamika komentar politikus”

Ada seorang bapak dan anaknya yang hendak berangkat kepasar membawa seekor keledai. Ketika mereka memutuskan bahwa Bapaknya yang naik keledai dan sang anak jalan menuntun, maka timbullah komentar dari orang-orang yang melihat, “Bapak tak tahu diri, mau enaknya sendiri, anak yang masih lemah disuruh jalan”.
Ketika mereka mengikuti kritikan dan gantian anak yang naik keledai sedang si bapak jalan menuntun keledai, muncullah komentar lainnya, “Anak durhaka, tak berhenti memeras keringat orang tuanya walau kini badannya sudah kuat”
Lalu mereka memutuskan untuk menaiki keledai itu berdua. Dan komentar tetap muncul “Dasar tidak berperikebinatangan, keledai kecil dinaiki berdua. Itu khan penyiksaan”
Turunlah mereka berdua dari keledai dan menuntun keledai tanpa ada yang menaikinya. Tapi komentar tetap muncul “Bodoh betul, punya keledai tapi tidak dinaiki”
Saking kesalnya akhirnya bapak dan anak itu berdua menggendong keledai ke pasar, sambil tersenyum dan bersiul mendengar komentar, “Mereka gila ya ?”

Kesimpulannya adalah tak ada yang mutlak benar, setiap tindakan ada pro dan kontranya. Yang penting kita tetap berikhtiar sesuai dengan ilmu dan niat yang baik, lalu konsisten menjalankan. Bila ada kritik tidak mudah plin plan, tetapi terima sebagai masukan yang membangun, dan berusaha tetap konsisten pada keutamaan2 tujuan.

44:9. Tetapi mereka bermain-main dalam keragu-raguan.

49:15. Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.


.

Selasa, Februari 17, 2009

Merpati Tak Pernah Ingkar Janji

Aku tak punya kado khusus untuk istri di valentine ini. Hanya sebuah penegasan untuk “Yes for Monogami”, bagai merpati yang setia pada pasangannya.

Aku kembali merangkai ayat-ayat Quran, yang dengan indahnya mengalir, mulai dari pemahaman tentang fitrah manusia sebagai makhluk yang bisa poligami, lalu mengarah pada dorongan untuk bermonogami, karena laki-laki tak kan pernah bisa adil. Lalu penjelasan mengenai kisah poligami Nabi Muhammad yang dia sendiri risih, tetapi dia harus menghapus kebiasaan salah masa lalu. Dan bahwa yang dilakukan Nabi dalam hal perkawinan tidak untuk diikuti oleh umatnya.

Istriku bahagia, dan aku bahagia bisa membahagiakan istri.

“Sebaiknya dimana ada kesempatan, kita harus memperjuangkan “Yes for Monogami” kepada umat islam. Dan menyampaikan kepada sekeliling kita” usulku pada istriku.

Ada gak caleg yang mengkampanyekan Monogami ?

4:129. Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri- istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

4:3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

33:50. Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang istri-istri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


.

Coklat Valentine

Kubuka kulkas, kulihat banyak coklat. Horee…
Wah tumben istriku berbaik hati menyediakan coklat sebanyak ini, memenuhi pintu atas kulkas.
Kuambil satu.
Tunggu dulu.. koq semuanya berbentuk hati ?
Lho, koq banyak yang bersampul pink ?
Aha, ternyata ini untuk valentine.
Tak jadilah aku mengambil coklatnya

Saat masuk ke ruang gadis-gadisku mereka sedang membicarakan teman-teman yang akan diberi coklat. Oops, jadi coklat2 di kulkas itu adalah untuk teman2 gadis2ku. Kegeeran nih..

Di hari valentine kuberikan coklat berbentuk hati kepada istriku. Dan kuungkap rasa cinta
Surpisingly, anak2ku pun memberi coklat valentine

Ahh.. I love you all…
Kiss..kiss..kiss..

19:96. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

30:21. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

60:7. Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

90:17. Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.


.

Self Healing

Jumat subuh kembali aku joging dan stretching. Sudah sejak senin aku tidak olah raga karena puasa dan banyak PR kantor. Kulihat jam hanya menyisakan waktu limabelas menit sebelum persiapan berangkat ke kantor. Karena waktu yang tersisa hanya sedikit maka aku langsung berolahraga berat tanpa pemanasan.

Tiba-tiba punggungku terasa sakit sedikit dan aku berhenti untuk selanjutnya persiapan ke kantor.
Dikantor sempat kutempel koyo cabe dipunggungku.

Hari jumat itu aku lebih banyak duduk didepan komputer, kecuali untuk solat jumat ke mesjid dekat kantor. Karena duduk terus, saat solat jumat punggungku terasa lebih sakit dibanding pagi tadi. Kemudian saat pulang kantor sakit punggung menjadi-jadi, aku tak bisa memutar punggung kekiri dan kekanan serta membungkuk kiri kanan, hanya bisa membungkuk ke depan-belakang.

Setiba dirumah aku minta Dyna untuk mengurutku. Diantara keluarga gadisku ini terbukti mampu memijat dan mengurut sejak kecil. Katanya sih kemampuannya diperoleh karena dia memperhatikan Mak Lis (tukang urut) saat mengurut keluarga kami dan mengurut dirinya.

“Wah banyak banget yang sudah tegang uratnya. Kalau dibiarin tegangnya bisa merembet kemana2” kata gadisku sambil mulai mengurut punggung.

Dia tahu ilmu tapi sayang tenaganya kurang, sehingga dia sudah capek sebelum semua urat punggungku diurut. Akhirnya malam itu aku tidur dengan rasa nyeri dipunggung, terutama saat tidur berguling kekiri kekanan.

Hari sabtu adalah hari valentine, dan kulalui dengan nyeri punggung. Tiga tukang pijat di sekitar rumahku tak ada yang bisa datang memijat. Akhirnya kuputuskan untuk melakukan self healing.

Pertama kuminum air putih cukup banyak. Lalu kulakukan strecthing sambil tidur, lalu aku menarik napas panjang, lalu aku berdoa. Sambil berdoa kugerakkan punggungku ke kiri dan kekanan secara perlahan. Bila terasa sakit kuhentikan. Lalu kuulang lagi berkali-kali selama 15 menit.

Lalu aku berjalan dan melakukan aktifitas di rumah. Selang 1 jam aku lakukan lagi self healing sekitar 15 menit, lalu aku beraktifitas lagi. Begitu seterusnya hingga malam hari. Menjelang tidur rasa sakit pinggangku jauh berkurang dibanding tadi pagi.

Minggu pagi aku ulang lagi self healing, kutambah aktivitas dengan melayani tantangan istriku bermain pingpong. Istri tertawa senang karena aku tidak berani mengambil bola yang diarahkan agak kepinggir, takut otot pinggangku tertarik.

Siang kami merayakan valentine di pizza hut, dan rasa sakit pinggangku sudah hilang.
Alhamdulillah, berkat self healing (penyembuhan sendiri)

26:80. dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,

10:57. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.


.

Sabtu, Februari 14, 2009

Undangan Faith Freedom

Di emailku ada undangan, atau tepatnya tantangan, dari Faith Freedom international. Kok organisasi internasional itu bisa tahu emailku? Mungkin gara-gara e-book ku tentang puasa dll. Woww, aku jadi kagum sama internet dan email. Bisa mempertemukan orang yang tidak saling kenal. Mendapat undangan special ini, aku geer sedikit. He he..

Kubalas email dengan ucapan “terimakasih dan maaf bahasa inggrisku tidak lancar”
Lalu muncul lagi tantangan dari Faith Freedom yang kedua. Kali ini kutanggapi dengan “merdeka berkeyakinan”. Aku yakin email akan secara rutin terkirim padaku.

Faith freedom adalah organisasi yang bertujuan membuka wawasan tentang kesalahan ajaran islam. Tetapi dalam perkembangannya berkembang menjadi kebencian yang membabi buta menjadi curahan hujatan.

Hal ini berbeda dengan prinsipku. Aku tidak pernah membenci keyakinan orang lain baik yang beragama lain maupun sesama agama islam. Aku lebih senang melakukan perbandingan2, dengan tujuan untuk pembelajaran, dan mencari solusi yang lebih baik. Atau kalau tidak bertemu, kita serahkan pada keyakinan dan upaya pencarian masing2. Tanpa harus membenci. So kita ngomong dengan aura positif.

Sebenarnya, 1-2 tahun lalu aku pernah masuk ke situs faith freedom berbahasa indonesia, dan mengklarifikasi dengan menampilkan ayat2 Al Quran dan ilmu pengetahuan modern. Tanpa menyalahkan dan tetap bersikap open mind.
Yang mengejutkan adalah dua minggu atau sebulan setelah itu, penyampaianku di edit dan aku dikesankan sebagai orang yang “kalah”.
Mereka bisa melakukan itu karena mereka administratornya.

Aku sama sekali tidak marah kepada mereka. Hanya kasihan.
dan mendoakan mereka untuk menemukan hal-hal positif.

Jadi inilah salah satu sebabnya aku menolak tantangan faith freedom.
Alasan lain adalah, karena aku sendiri merasa belum tuntas mengeksplorasi keyakinanku.
Suatu kesibukan yang jauh lebih asyik daripada berdebat dengan mereka.

28:55. Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil".

.

Senin, Februari 09, 2009

Estafet Generasi

Week end ini aku standby dirumah. Teman2 para gadis akan datang untuk dubbing dan aku diminta siap2 bila mereka butuh pertolongan. Teman2 Dyna datang hari Sabtu, sedangkan teman2 Kiki datang hari Minggu.

Aku sedang diatas ketika teman2 gadisku datang. Beraneka motor parkir dikebunku. Tak berapa lama mulailah terdengar riuh rendah ala remaja.

Kubiarkan mereka bereksperimen dan menyelesaikan tugas sekolah mereka.
Beberapa jam kemudian gadisku naik keatas dan minta tolong padaku karena ada yang tidak terekam. Aku bergegas turun menemui mereka. Dan melihatku turun mereka menyapaku.
“oom..” sapa mereka sambil menyalamiku.
“Pak.. eh oom” salah seorang teman keceplosan memanggilku bapak
Gerr, teman2 gadisku tertawa meledek “Emangnya Pak Guru..”
Lalu mereka tanpa rasa sungkan atau ewuh pakewuh langsung ngobrol dan nyambung denganku.

Aku tersenyum2 menyambut mereka. Beberapa diantaranya sudah kukenal, tetapi banyak yang belum kukenal. Saat salaman mereka berdiri dan wow, aku terkagum-kagum. Yang cewek2 sudah sama tinggi denganku, sedangkan yang cowok2 sudah lebih tinggi dariku. Padahal mereka baru kelas 1 SMA dan masih berpotensi nambah tinggi lagi.

Alhamdulillah, perbaikan generasi. Dulu generasi kamipun lebih tinggi dari ibu bapak kami, sekarang generasi anak kami akan lebih tinggi dari kami. Dulu generasi kami membongkar budaya menundukkan kepala bila berbicara dengan orang yang lebih tua. Sekarang generasi gadisku malah berbicara kepadaku seolah aku temannya.

Wow, beginilah estafet generasi.

25:74. Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

.

Penyanyi Karbitan

“Ap, nanti bantuin setting biar bisa dubbing ya?” gadis minta tolong. Teman2 mereka mau datang ke rumah untuk membuat rekaman sandiwara tugas sekolah.
Istriku dan aku mempersiapkan dan mencoba rekaman. Ketika dicoba2, ternyata bisa merekam dari VCD karaoke ke cassette. Kami jadi ingat rekaman karaoke tahun 89-91 saat masih pacaran. Aku dan calon istriku menyanyikan lagu2 lawas. Istri mencari2 kaset lama dan menemukannya. Saat distel terdengarlah suara saat kami masih muda dulu, menyanyikan dengan lantang lagu-lagu seperti Daddys home, story book children, nobody’s child, aline, somewhere between, dan lagu sezaman lainnya.

Ada kerinduan untuk melakukan rekaman lagi. Beda dengan zaman dulu yang mengandalkan kaset karaoke dan harus melihat teks di kertas, saat ini zamannya VCD dan DVD dan membaca teks dilayar tivi. Setelah kupertimbangkan, daripada menyanyikan lagu-lagunya yang nada suaraku tidak sampai, maka aku memilih VCD karaoke Rosa dan Melly Goeslaw untuk.
Mulailah aku bertertiak teriak dan konsentrasi pada pitch control. Lagu-lagu Rosa aku lalap semua, sedangkan lagu Melly sebagian saja (yang tidak ada nada tingginya). Walhasil, jadilah aku rekaman 60 menit.
Mbak melihat dengan tersenyum2.
“Kalau dijual, suara bapak laku berapa ya ?” candaku
“Mana ada yang mau beli”, ledek mereka
Laku tidak laku, menurutku suaraku oke juga. Walaupun agak sember, tapi setidaknya tidak kehabisan napas waktu menyanyi.

Esoknya sepulang dari kantor, istriku menyetel kaset. Rupanya istriku juga rekaman. Dan diantara rekaman itu ada suara Mbak yang juga ikut menyanyi beberapa lagu.
“Ha ha ha. Ini sih jauh.. bisa makin nggak laku nih ..” sindirku. Dan kami adu argumen suara siapa yang lebih baik.

"Sesama penyanyi karbitan dilarang saling menjelekkan, karena memang sudah jelek"

Saat menjemput anak-anak kursus, kubawa kaset rekamanku dan di distel dimobil. Anak-anakku turut bernyanyi, membuatku bangga.

“Bukan suara Ap yang enak, tetapi lagunya Rosa dan Melly memang enak2”, kata mereka terkekeh menyindirku.

31:19. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

.

.

Sabtu, Februari 07, 2009

Trauma Golf

“Kamu ikut ke Bali ya” kata bosku
“Tidak perlu pak, bahan saya siapkan sekarang. Saya tidak ikut rapat dan saya juga tidak main golf”

Aku memang tidak main golf. Bukan karena tidak suka. Bukan juga karena mahal. Tetapi ada kejadian yang pernah membuatku trauma terhadap lapangan golf

Dulu waktu kuliah, aku numpang di rumah bos ayahku di Bondongan Bogor. Mereka orang yang sederhana namun rajin menabung dan berinvestasi. Salah satu investasi adalah kebun duren di daerah Rancamaya. Setiap musim duren aku sempatkan sekali-kali ke sana untuk makan duren. Banyak rencana yang akan dilakukan mereka dengan lahan kebun duren tersebut. Terutama rencana untuk menghadapi masa pensiun.

Suatu malam sekitar jam 1-2 malam, aku terjaga karena mendengar agak gaduh di depan. Seperti suara orang yang minta dibukakan pagar dan ingin masuk rumah. Sigap aku bangun dan menuju ke depan dengan bersiaga. Maklum dirumah itu pemuda hanya aku. Anak-anak mereka masih kecil dan perempuan.

Di ruang tamu kudengar suara yang agak keras dari tamu yang memaksakan keinginan kepada tuan rumah. Saat mau kedepan aku dihalang oleh ibu tuan rumah, dan agar mendengarkan saja.

Kejadian tidak berlangsung lama dan para tamu sudah pulang berkendara mobil. Lalu bapak tuan rumah mengumpulkan kami, menenangkan dan menceritakan apa yang terjadi.
Ternyata yang datang adalah ajudan Pangkopkamtib Sudomo dengan membawa senjata. Mereka meminta tuan rumah untuk menjual lahan kebun duren di rancamaya. Lahan mereka tergolong luas dan termasuk yang tidak setuju untuk menjual kepada developer.

Meskipun berusaha tegar, aku melihat kesedihan mereka. Rencana persiapan pensiun berantakan disaat masa pensiun sebentar lagi tiba.

Tak berapa lama, kudengar di bekas lahan itu akan dibangun lapangan golf yang melengkapi perumahan. Sejak itulah aku menjadi alergi terhadap lapangan golf. Hingga kini.

Mungkin sikapku kurang benar, tetapi aku berusaha konsisten untuk berempati kepada mereka yang tergusur.

4:29. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

.

Minggu, Februari 01, 2009

Ruang Bagi Generasi

Saat berjalan di kebun rumah kakiku menginjak ranting. Kupungut untuk kubuang ke tempat sampah.
Tetapi tidak jadi. Ternyata bukan ranting, tetapi ada pohon rambutan kecil yang tumbuh dari biji rambutan.
Melihat dengan seksama ke sekeliling. 1,2,3… astaga, banyak sekali biji-biji rambutan yang telah tumbuh menjadi pohon rambutan mungil. Rupanya banyak yang metik dan makan rambutan, lalu bijinya dibuang kehalaman.
Gembira hati. Kuajak anak istri untuk menyaksikan.

Dibalik kegembiraan, tiba-tiba terbersit kesedihan.

Tunas-tunas mungil itu akan ceria tumbuh. 1,2,3 tahun mereka baru setinggi manusia. Tahun2 berikutnya akan tumbuh lebih tinggi dari atap rumah dengan cabang yang melebar. Seperti induk2nya yang ada sekarang.
Lalu dikebunku yang sempit ini?
Kubayangkan mereka akan berdesak-desakan. Permukaan tanah tak mendapat cukup sinar matahari. lIngkungan menjadi lembab dan menjadi kurang sehat bagi manusia. Kesimpulannya, tak cukup ruangan buat mereka.

Perjalanan hidup mereka terpaksa harus dihentikan. Dan kami, manusia, akan melakukannya.
Mudah2an manusia mengambil pelajaran dari hal seperti ini. Menjaga keanekaragaman hayati, sekaligus mengendalikan populasinya. Termasuk spesies manusia. Semata2 untuk kenyamanan hidup generasi berikutnya.


Mungkin terlalu sentimental, tetapi aku merasa sedih harus mengakhiri hidup rambutan mungil yang ceria tumbuh.


6:95. Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?

.

Outbound Orangtua atau Anak ?

Setiap buka tahun perusahaan mengadakan quarterly business review pertama sekaligus kick off untuk menghadapi tahun ini. Kali ini diadakan di Bandung. Karena hotelnya milik anak perusahaan. Prinsip Kantong kiri-kantong kanan. Salah satu acara adalah outbound

Dalam pengumumannya kita diminta untuk membawa celana outbound, sepatu outbound. Dengan rute diperbukitan Cikole. Terbayang bahwa kami akan lintas alam dengan game2 di perjalanan.

Ketika outbound berlangsung, kami digiring ke suatu area terbuka yang tidak jauh dari parkir mobil. Dan kami bermain game-game kebersamaan. Lalu..
Lalu .. itu saja !!
Lalu kami istirahat di tenda yang penuh dengan makanan termasuk ikan bakar dan kambing guling

Sedikit kecewa. Jauh-jauh kesini hanya untuk main game anak-anak sebentar.
Tetapi temanku menghibur dengan memintaku untuk melihat kesekeliling. Para peserta outbound adalah pejabat di perusahaan. Usia mereka sudah tidak muda lagi. Jadi akan bahaya bagi mereka bila diberikan outbound yang berisi tantangan alam.

Temanku benar juga. Dan bagaimanapun aku bersyukur dapat menghirup udara pegunungan yang bersih.

Sedikit kejadian yang menhibur adalah ketika kami solat magrib berjamaah. Karena digunung permukaan tanahnya bergelombang, imam solat kesulitan untuk duduk tahiyat. Dalam duduknya, beberapa kali ia terlihat hampir jatuh, dan harus bertumpu pada tangan.
(lho koq tahu? Berarti waktu solat matanya jelalatan ..!)


16:70. Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
.

Sabtu, Januari 31, 2009

Rumah Mewah Masa Depan ?

Waktu teman kantor datang kerumah, mereka berkomentar betapa enaknya punya kebun disamping rumah
Ketika diadakan halalbihalal keluarga besar istriku dirumah, banyak saudara yang berkomentar enaknya punya kebon disamping rumah
Saat mengadakan santunan anak yatim dan anak asuh di rumahku, komentar tentang enaknya punya kebon disamping rumah juga terucap
Kala istriku mengadakan arisan ibu2 komplek di rumah, istriku bilang mereka berkomentar juga perihal enaknya punya kebon disamping rumah
Tatkala terlaksana reuni teman kuliah di rumah, mereka berkomentar yang sama
Tatkala teman2 anakku kumpul dirumah untuk mengerjakan tugas/PR bersama, remaja-remaja itupun berkomentar yang sama
Ku upload ke Facebook, banyak komentar lisan yang serupa
.
“Wah enak ya, ada kebun disebelah rumah”

Istriku dan aku cukup heran. Menurut kami, hal ini adalah hal lumrah. Karena dulu kami terbiasa tinggal di rumah mertua dan orangtua yang ada kebunnya. Dan kebun kami sekarang lebih sempit dibanding halaman kebun mertua dan orangtua kami.

Saat berkunjung ke rumah, bapakku berkomentar bahwa sepuluh atau beberapa puluh tahun lagi, saat penduduk lebih padat, rumah seperti ini akan menjadi barang mewah di perkotaan. Bukan karena furniture atau kelengkapan rumahnya, tetapi karena ada kebun disampingnya. Halaman dan pohon akan menjadi barang yang mewah.
Developer masa depan harus mendesain pepohonan secara proporsional. Tidak perlu dengan halaman atau kebun yang luas, tapi cukup untuk menyejukkan rumah. Dan insya Allah menyejukkan hati para penghuni rumah, juga hati tetangga sekitar.

O pantes. Yang berkomentar tentang kebun disebelah rumahku adalah orang2 kota yang rata-rata tinggal di perumahan perkotaan. Buktinya waktu dirumahku diadakan acara arisan atau pengajian untuk lingkungan kampung, tak ada dari mereka yang berkomentar. Karena halaman atau kebun disekeliling rumah mereka masih luas2.


33:27. Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak. Dan adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.

9:24. Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.


.

Rabu, Januari 21, 2009

Berbagi Dengan Sesama Makhluk

Udara dingin menjelang subuh tak menghalangiku keluar beranda atas. Belum ada aktivitas orang. ‘Alarm’ masjid yang berupa panggilan untuk membangunkan masyarakat belum terdengar. Sementara petugas siskamling di posnya telah kembali ke rumah masing2.

Berkelebat di depanku. Beberapa kelelawar terbang di sekitar pohon2 dikebun. Mereka menghampiri rambutan dan nangka di kebunku. Aku menikmati memperhatikan mereka.


“Mang Isro, rambutannya jangan dipetik semua. Kata bapak harus disisain sebagian untuk makanan kelelawar”, terngiang permintaan istriku kepada tukang kebon.

Memang sudah menjadi kebijakan bagi kami untuk tidak memetik habis semua buah di pohon. Sebagian dibiarkan menua dipohon. Kebijakan ini karena kami mengamati betapa banyak semut yang memanfaatkan manisnya buah, sehingga mereka lebih betah di pohon daripada di dalam rumah. Semut mengundang cicak pohon hingga bunglon untuk tinggal dipohon. Lalu aneka burung datang ke kebun dengan kicauan yang beragam, sambil makan semut. Dan dimalam hari, beberapa kelelawar menghampiri buah2 yang matang itu.


“Assalamu’alaikum ..” satu per satu masjid2 disekitar rumah mulai membangunkan kami.

Aku turun ke kebun dan menyentuh satu persatu pohon yang kulewati.
“Assalamu’alaikum ..” ucapku pada mereka

38:18. Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi,

.

Senin, Januari 19, 2009

Kumpul Bocah

Acara kumpul2 rekan sekantor ini diberi judul kumpul bocah, tujuannya agar kita tidak egois reunian, tetapi keluarga kita terutama anak-anak juga enjoy. Maklum anak sekarang, apalagi yang sudah agak gedean, sering terlihat malas ikut acara kumpul keluarga atau arisan keluarga. Jadi kusiapkan acara yang santai dan gembira. Bahkan yang hadir direncanakan terbagi dalam dua tim untuk berlomba.

Pertama adalah bakar ayam dan bakar ikan. Dua peserta pertama yang datang langsung bergabung dengan istriku dan aku untuk mempersiapkan arang bakaran dan langsung bakar-bakar.
Berikutnya adalah petik rambutan. Dengan menggunakan tangga berdiri, anak-anak mudah memetik rambutan dan makan rambutan hasil petikan.
Lalu pingpong kampung. Temanku yang profesional, berusaha mencoba, namun tidak bertahan lama, karena baik bet maupun meja pingpongnya tidak memenuhi standar internasional. Meskipun demikian anak-anak enjoy.
Lalu mengupas nangka, yang akhirnya hanya membelah nangka.
Lalu menangkap ikan kecil di kolam kecil. Hal yang menyenangkan bagi anak2, karena boleh berbasah2an.
Lalu menebang pohon pisang untuk mengambil tandan pisang yang sudah matang.
Lalu gelar tikar ditaman untuk makan2.
Anak2 tetap bisa menikmati prosotan, trampolin, pijar refleksi dan kemah2an.
Main catur di lantai atap dan petak-umpet bola pingpong, tidak sempat dilakukan.

Acara selesai jam 3-an sore.

Secara kebetulan. Teman2 SMA ku serta keluarga sedang ngumpul kondangan di Bogor. Setelah kondangan mereka sepakat menuju ke rumahku.

Maka terjadilah acara kumpul bocah di rumahku untuk kedua kalinya dalam satu hari. Anak2 teman SMA juga metik rambutan dan bermain ikan, pingpong dan trampolin.

Hari itu kami bahagia karena bisa menjamu tamu dengan baik.

12:59. Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya, ia berkata: "Bawalah kepadaku saudaramu yang se ayah dengan kamu (Bunyamin), tidakkah kamu melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?


4:1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.



.

Doa Egois

Tik tik tik bunyi hujan di atas genteng
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua


Musim hujan. Setiap hari selalu turun hujan. Bahkan beberapa hari ini hujan deras. Terkadang siang terkadang malam. Matahari jarang kelihatan. Kebunku selalu basah. Sumurku penuh air, tinggal diciduk.

Aku senang hujan. Udaranya segar. Tapi hari minggu teman2 akan datang membawa keluarganya ke rumah. Aku menjanjikan pesta kebun dan beberapa game buat mereka, terutama anak2 mereka. Kalau hujan seperti beberapa hari ini, maka rencana pesta kebun bisa bubar.

Jumat siang sampai malam diantara rintik hujan ku berdoa kepada Allah, mohon agar tidak hujan pada hari sabtu dan minggu. Supaya kebun bisa agak kering dan acara hari minggu berjalan lancar. Jumat ini hujan deras gak papa. Atau senin hujan juga gak papa.

Sabtu pagi tak kulihat mentari. Awan menutupi sinarnya. Kembali ku berdoa, agar ditiupkan angin untuk menghalau awan.
Meski awan bergerak namun datang lagi awan berikutnya, sehingga sabtu pagi itu mendung tetap memayungi rumahku. Aku berdoa lagi dengan H2C (harap-harap cemas).

Diantara doa, sejenak ku terhenti. Ada rasa malu kepada Allah karena doaku terasa egois dan seolah menuntut Nya untuk wajib memenuhi doa.

Kutarik napas, kutenangkan jiwa.
Lalu aku kembali berdoa ;
“Ya Allah. Musim hujan adalah sunatullah. Maka biarlah angin membawa awan dan awan menurunkan hujan. Maafkan aku yang mencoba menentang ketetapan Mu.
Ya Allah. Membahagiakan makhluk Mu adalah sifat Mu dan telah Engkau wajibkan kepada makhluk2 Mu untuk saling membahagiakan. Maka izinkanlah aku membahagiakan makhluk2 Mu di hari minggu nanti.
Ya Allah. Andai hari Sabtu dan Minggu ini turun hujan, maka itu adalah anugerah bagi makhluk2 Mu, dan anugerah bagiku. Andai tidak turun hujan, maka itupun anugerah bagi makhluk2 Mu dan anugerah bagiku.
Ya Allah. Atas keihklasan hati ku mencari ridho Mu. Maka limpahkanlah kebahagiaan padaku, baik hujan maupun tidak hujan.
Amin..”

Lega dan ikhlaslah hati. Hujan atau tidak, itu sudah kehendak Nya. Tugasku adalah mempersiapkan acara besok sebaik mungkin, dengan alternatif terjadi hujan maupun tidak hujan.
Meskipun mendung, hari sabtu berlalu tanpa hujan.

Hari minggu hatiku masih ikhlas untuk menerima kondisi hujan ataupun tidak. Persiapan untuk menjamu tamu sebaik mungkin tetap dilakukan.
Pagi hari cahaya matahari sedikit terlihat.
Lalu muncul awan.
Lalu turun butiran hujan yang sangat halus bagai embun.
Lalu cerah lagi.
Lalu berawan.
Lalu cerah.
Lalu cerah..
Lalu cerah...

Alhamdulillah hari Minggu itu tidak hujan. Dan acara pesta kebun dapat berlangsung di rumahku.

16:10. Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu.

2:186. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.


.

Rabu, Januari 14, 2009

Demam Facebook

“Ayo Mas, bikin facebook” ujar rekan kantorku. Lalu ia menceritakan asyiknya ber FB, kejutan2 yg diperoleh dari teman lama, juga kelebihan FB dibanding FS (friendster)
“Ajarin cara buatnya ya” pintaku.
Step by step, maka jadilah FB ku.

“Ayo Mas, terima friend request ku dong”, ujar rekan kantorku
“Ajarin caranya dong”, pintaku
Step by step, maka satu persatu bertambahlah teman dalam facebook. Lucunya, teman2 pertama di FB adalah teman yang memang ketemu sehari2. Berikutnya ada yang memang jarang2 ketemu.

“Ayo Mas, upload foto dong” ujar rekan kantorku
“Ajarin caranya ya” pintaku.
Step by step, maka ter-upload-lah beberapa fotoku. Dan ada yang mengomentari foto.

“Ayo Mas, chatting di FB”
“Ajarin caranya ya”
Step by step, akhirnya chatting dengan teman di sebelah. He he ..

“Ayo Mas, ..”
“Ayo Mas, ..”
“Ayo Mas, ..”

Wah, gini nih kalo gaptek. Step by step diajarin. Alhamdulillah ada yang mau berbagi ilmu.
Akhirnya temanku di FB jadi puluhan. Tapi semua teman kantor ..

21:7. Kami tiada mengutus rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.

58:11. Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.


.

Senin, Januari 12, 2009

Mereka Beli Baju Dimana ??

Setelah menghabiskan liburan tahun baru dengan acara masing2, maka kini keluarga berkumpul kembali. Masing2 heboh bercerita tentang liburan dan malam tahun baru. Si kecil dan ponakan ceriwis menceritakan pengalaman menangkap ikan, senam, ke kebun sawit, berenang dan semua aktivitas detail. Mata mereka berbinar, “Pokoknya seru deh Ap”.

Selama mereka di Jambi DD sering memberikan laporan pandangan mata, menyampaikan betapa mereka menikmati liburan. Termasuk saat mereka naik dibelakang truk terbuka, atau menikmati off road double gardan menaklukan jalan alami yang terjal dan kadang berlumpur.

Aku turut gembira atas kegembiraan semua.

Ada satu cerita yang menggelitik hati. Walaupun pulang naik pesawat, tetapi saat berangkat mereka naik bis. Jalan di sumatera memang beda dengan jalan di Jawa yang jarak antar kota berdekatan dan selalu rame disepanjang jalan. Disumatera, jangankan kota, jarak antar desapun berjauhan. Disepanjang jalan yang dilalui hanya ada satu-dua rumah terlihat dan kemudian setelah beberapa kilometer baru terlihat lagi satu-dua rumah. Hanya ada hutan, perkebunan dan ladang disepanjang jalan. Tidak terlihat pusat keramaian, kecuali berjarak puluhan kilometer.

Dyna anak gadisku menikmati perjalanan bis. Ia menikmati dan memperhatikan pemandangan di sepanjang perjalanan. Termasuk saat melihat aktivitas orang di sekitar rumahnya yang jauh dari mana-mana.

Tiba-tiba Dyna bertanya pada ibunya, “Bun, orang2 itu kalo beli baju dimana ya ?”

Saat istriku menceritakan hal ini, Dyna tersenyum2 malu sedangkan aku tertawa terpingkal2.
Beginilah anak kota. Mau apa-apa, semua tersedia di Mall yang bertebaran tidak jauh dari rumah.

76:21. Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.
.

Sabtu, Januari 10, 2009

Sakit karena Euforia

Sudah hampir seminggu awal tahun baru, Kiki sakit. Rupanya setelah begadang malam tahun baru, Kiki dan teman2nya hanya tidur beberapa jam, lalu kemudian mandi pagi untuk melanjutkan menikmati hari pertama tahun baru. Mereka memforsir (memaksakan) tubuh.

Allhasil, tanggal 2 Januari Kiki mulai demam. Hingga seminggu ini. Sudah berulangkali ke dokter, bahkan sudah cek darah, karena takut kena demam berdarah atau muntaber atau tifus atau penyakit lain.

"Kalo aku di opname, jangan di rumah sakit itu ya" kata Kiki sambil menyebutkan rumah sakit yang menurut dia pelayanannya kurang oke. Penilaian itu dia peroleh ketika adiknya dirawat disana.

Hasil cek darah menyatakan bahwa Kiki tak perlu dirawat, hanya kecapean yang berlebihan dan kurang kontrol dalam makan.

“Ini karena Kiki terlena bermalam tahun baru. Memang asyik sih. Tapi tetap saja kegembiraan itu tidak perlu diluapkan berlebihan. Itu namanya Euphoria”, aku meledek Kiki
“Tapi puass Ap. Puas banget..” balasnya

“Untung sampai sekarang sekolah masih libur ..” Kiki menenangkan hatinya.

3:147. Tidak ada doa mereka selain ucapan: "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

.

Jumat, Januari 09, 2009

Musim Telah Bergeser

“Kumpul bocah di rumahku tgl 18 Jan. Karena kalau lebih dari itu maka acara metik rambutan dan kupas nangkanya tidak dijamin. Sudah keburu mateng”

Rekan sesama staf ahli dan sekretaris berencana untuk mengadakan kumpul2 bawa keluarga yang kedua kalinya. Kali ini aku menawarkan diri karena di rumah sedang panen rambutan dan nangka.

Walaupun beberapa teman minta waktunya digeser minggu depannya lagi, aku tetap pada tanggal 18. Memang ada rencana petik rambutan di rumahku. Pohon rambutan pertama, yang buahnya sampai kebawah dan mudah dipetik oleh balita, sudah habis buahnya. Sekarang tinggal pohon rambutan yang kedua, dimana sebagian masih terjangkau karena menggunakan tangga berdiri. Itupun buah rambutannya sudah mulai memerah.

Aku heran, selama ini rambutanku berbuah di bulan Januari-Maret. Tapi musim kali ini mereka berbuah lebih awal, yaitu dibulan Desember-Januari. Musim ini buahnya lebih bulat berisi, dan secara keseluruhan 3 kali lebih lebat dari tahun lalu. Kalau biasanya aku hanya satu rit membagi ke tetangga, kali ini tetangga sekitarku sudah mendapat tiga kali hantaran rambutan dari kami. Bahkan kali ini kami memberi ke tetangga yang lebih jauh.

Bukan hanya rambutan. Pohon nangkapun berbuah lebih banyak dan lebih besar. Kuhitung ada 18 buah nangka dalam satu pohon. Musimnyapun lebih maju sebulan.

Aku bersyukur. Karena semua buah2an di kebun kami berbuah lebih lebat dan lebih besar. Enak dipandang mata dan terbayang kenikmatan rasanya.
Namun tetap timbul tanda tanya, mengapa musim berbuah mereka maju sebulan ?
Mungkinkah ini menunjukkan bahwa pemanasan global sudah memberi dampak ?


30:41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

2:205. Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.


.

Selasa, Januari 06, 2009

Pentas Israel Palestine

“Israel kejam ya Ap” tukas si bungsu.
Aku tersenyum.
“Iya tuh banyak bangunan hancur dan anak-anak, wanita dan warga sipil terbunuh” sahut kakaknya.
Aku tersenyum.
“Itu khan dulunya negara Palestina, terus direbut dan diduduki Israel”, kata si gadis.
Aku tersenyum.

Aku tidak meng iya kan tetapi juga tidak membantah.

Sulit bagiku untuk memahami dan menghentikan permusuhan abadi dua bangsa ini, Palestina dan Israel. Sepanjang sejarah, pertikaian seolah tak pernah berhenti diantara keduanya. Ada kalanya Palestina diatas angin, ada kalanya Israel yang diatas angin. Padahal kedua bangsa ini masih punya kaitan persaudaraan. Mereka mempunyai garis keturunan dari satu bapak beda ibu. Bapak mereka adalah orang besar bernama (Nabi) Ibrahim.

Hebatnya, pertikaian keduanya mampu membangkitkan emosi seluruh dunia. Emosi yang berbeda dengan emosi saat mendengar pertikaian Korea Selatan dan Korea Utara, India dan Pakistan, atau pertikaian diantara sukubangsa yang masih banyak terjadi di Afrika.

“Kita doakan semoga bangsa Palestina dan Bangsa Israel dapat saling menahan diri dan hidup damai” ucapku pada anak2


2:136. Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".

.

Jumat, Januari 02, 2009

Kemeriahan Malam Tahun Baru

Detik berdetak. Semua aktivitas tertuju pada tengah malam, jam 24.00 atau jam 00.00. Karena jam 00.01 adalah tanggal 1 Jan 09, tahun baru.

Kesibukan di rumahkupun demikian. Kiki dan beberapa teman-teman sekelasnya sibuk lalu lalang. Lalu sepi. Mereka asyik diatap rumah. Lalu kemudian sebagian mereka turun lagi dengan muka yang penuh coretan bedak putih.
“Lagi main kartu. Yang kalah dicoretin bedak. Aku baru sekali kalah. Tapi ada yang belum pernah kalah tuh..”, Kiki menjelaskan.

Malam itu aku tetap didepan computer, meneruskan semedi untuk memecahkan “unsolved mysteries”. Berusaha untuk menuntaskan mala mini.

“Ap bangun, lima menit lagi tahun baru”, Kiki membangunkan. Rupanya aku tertidur.

Malam itu aku bergabung di atap dengan si gadis dan teman2nya. Indah sekali, kesudut manapun mata memandang, terlihat berseliweran kembang api ke udara dan meledak menghasilkan warna-warni kembang api yang menerangi malam. Baik yang disekitar komplek, di kampung maupun di kejauhan, semua terlihat cantik dari atap rumah.

“Selamat tahun baru, semoga tahun ini lebih baik dari tahun lalu” ucapku sambil menyalami mereka satu persatu.
“Pasti dong.. Selamat tahun baru juga ya Om ..”

Aku melanjutkan semedi, tertidur dan terjaga hampir setiap satu jam. Hingga menjelang azan subuh, kudengar diatap masih rame. Setelah subuh barulah hening. Kuperiksa ke atap, para gadis itu bergeletakan dan berhimpitan di dalam tenda.

103:1. Demi masa.

103:2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,

103:3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.


.