Senin, Januari 19, 2009

Kumpul Bocah

Acara kumpul2 rekan sekantor ini diberi judul kumpul bocah, tujuannya agar kita tidak egois reunian, tetapi keluarga kita terutama anak-anak juga enjoy. Maklum anak sekarang, apalagi yang sudah agak gedean, sering terlihat malas ikut acara kumpul keluarga atau arisan keluarga. Jadi kusiapkan acara yang santai dan gembira. Bahkan yang hadir direncanakan terbagi dalam dua tim untuk berlomba.

Pertama adalah bakar ayam dan bakar ikan. Dua peserta pertama yang datang langsung bergabung dengan istriku dan aku untuk mempersiapkan arang bakaran dan langsung bakar-bakar.
Berikutnya adalah petik rambutan. Dengan menggunakan tangga berdiri, anak-anak mudah memetik rambutan dan makan rambutan hasil petikan.
Lalu pingpong kampung. Temanku yang profesional, berusaha mencoba, namun tidak bertahan lama, karena baik bet maupun meja pingpongnya tidak memenuhi standar internasional. Meskipun demikian anak-anak enjoy.
Lalu mengupas nangka, yang akhirnya hanya membelah nangka.
Lalu menangkap ikan kecil di kolam kecil. Hal yang menyenangkan bagi anak2, karena boleh berbasah2an.
Lalu menebang pohon pisang untuk mengambil tandan pisang yang sudah matang.
Lalu gelar tikar ditaman untuk makan2.
Anak2 tetap bisa menikmati prosotan, trampolin, pijar refleksi dan kemah2an.
Main catur di lantai atap dan petak-umpet bola pingpong, tidak sempat dilakukan.

Acara selesai jam 3-an sore.

Secara kebetulan. Teman2 SMA ku serta keluarga sedang ngumpul kondangan di Bogor. Setelah kondangan mereka sepakat menuju ke rumahku.

Maka terjadilah acara kumpul bocah di rumahku untuk kedua kalinya dalam satu hari. Anak2 teman SMA juga metik rambutan dan bermain ikan, pingpong dan trampolin.

Hari itu kami bahagia karena bisa menjamu tamu dengan baik.

12:59. Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya, ia berkata: "Bawalah kepadaku saudaramu yang se ayah dengan kamu (Bunyamin), tidakkah kamu melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?


4:1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.



.

Tidak ada komentar: