“Kumpul bocah di rumahku tgl 18 Jan. Karena kalau lebih dari itu maka acara metik rambutan dan kupas nangkanya tidak dijamin. Sudah keburu mateng”
Rekan sesama staf ahli dan sekretaris berencana untuk mengadakan kumpul2 bawa keluarga yang kedua kalinya. Kali ini aku menawarkan diri karena di rumah sedang panen rambutan dan nangka.
Walaupun beberapa teman minta waktunya digeser minggu depannya lagi, aku tetap pada tanggal 18. Memang ada rencana petik rambutan di rumahku. Pohon rambutan pertama, yang buahnya sampai kebawah dan mudah dipetik oleh balita, sudah habis buahnya. Sekarang tinggal pohon rambutan yang kedua, dimana sebagian masih terjangkau karena menggunakan tangga berdiri. Itupun buah rambutannya sudah mulai memerah.
Aku heran, selama ini rambutanku berbuah di bulan Januari-Maret. Tapi musim kali ini mereka berbuah lebih awal, yaitu dibulan Desember-Januari. Musim ini buahnya lebih bulat berisi, dan secara keseluruhan 3 kali lebih lebat dari tahun lalu. Kalau biasanya aku hanya satu rit membagi ke tetangga, kali ini tetangga sekitarku sudah mendapat tiga kali hantaran rambutan dari kami. Bahkan kali ini kami memberi ke tetangga yang lebih jauh.
Bukan hanya rambutan. Pohon nangkapun berbuah lebih banyak dan lebih besar. Kuhitung ada 18 buah nangka dalam satu pohon. Musimnyapun lebih maju sebulan.
Aku bersyukur. Karena semua buah2an di kebun kami berbuah lebih lebat dan lebih besar. Enak dipandang mata dan terbayang kenikmatan rasanya.
Namun tetap timbul tanda tanya, mengapa musim berbuah mereka maju sebulan ?
Mungkinkah ini menunjukkan bahwa pemanasan global sudah memberi dampak ?
30:41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
2:205. Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.
.
Jumat, Januari 09, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar