Diperjalanan pagi, HP ku berbunyi. Bos memberitahu bahwa aku diminta utk membantu airline lain, dari segi perencanaan perusahaan dan keputusan strategis.
Setelah beberapa kali bertemu, aku menyarankan bahwa hal pertama yg harus disepakati bersama adalah masalah positioning. Di satu sisi, kita ingin memposisikan airlines ini seperti apa di mata masyarakat. Di sisi lain, bagaimana persepsi masyarakat terhadap airlines ini. Saat ini penawaran dan penerimaan positioning ini tidak bertemu. Airlines ingin dianggap sebagai pemain di rute besar, tetapi masyarakat menganggap sebagai airline di rute komuter.
Begitupun diri kita. Apa ucapan, sikap, tindakan dan berita tentang kita, akan membentuk opini dan citra tentang kita. Dan citra ini akan menjadi dasar bagi diri dan orang lain untuk membentuk suatu hubungan yang nyaman.
Aku merasakan keengganan orang utk mengajakku ke hiburan malam. Atasan meragukanku utk ditempatkan dibagian yang berbau entertainer. Karena citra dari hiburan malam dan entertain orang berbau agak negatif, sementara citraku adalah orang yg ogah negatif (he he ge-er). Padahal khan aku juga suka entertainment, tapi yang positif.
Inilah cermin citra.
2:273. (Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di muka bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.
55:41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
.
Selasa, Februari 24, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar