Selasa, Februari 17, 2009

Self Healing

Jumat subuh kembali aku joging dan stretching. Sudah sejak senin aku tidak olah raga karena puasa dan banyak PR kantor. Kulihat jam hanya menyisakan waktu limabelas menit sebelum persiapan berangkat ke kantor. Karena waktu yang tersisa hanya sedikit maka aku langsung berolahraga berat tanpa pemanasan.

Tiba-tiba punggungku terasa sakit sedikit dan aku berhenti untuk selanjutnya persiapan ke kantor.
Dikantor sempat kutempel koyo cabe dipunggungku.

Hari jumat itu aku lebih banyak duduk didepan komputer, kecuali untuk solat jumat ke mesjid dekat kantor. Karena duduk terus, saat solat jumat punggungku terasa lebih sakit dibanding pagi tadi. Kemudian saat pulang kantor sakit punggung menjadi-jadi, aku tak bisa memutar punggung kekiri dan kekanan serta membungkuk kiri kanan, hanya bisa membungkuk ke depan-belakang.

Setiba dirumah aku minta Dyna untuk mengurutku. Diantara keluarga gadisku ini terbukti mampu memijat dan mengurut sejak kecil. Katanya sih kemampuannya diperoleh karena dia memperhatikan Mak Lis (tukang urut) saat mengurut keluarga kami dan mengurut dirinya.

“Wah banyak banget yang sudah tegang uratnya. Kalau dibiarin tegangnya bisa merembet kemana2” kata gadisku sambil mulai mengurut punggung.

Dia tahu ilmu tapi sayang tenaganya kurang, sehingga dia sudah capek sebelum semua urat punggungku diurut. Akhirnya malam itu aku tidur dengan rasa nyeri dipunggung, terutama saat tidur berguling kekiri kekanan.

Hari sabtu adalah hari valentine, dan kulalui dengan nyeri punggung. Tiga tukang pijat di sekitar rumahku tak ada yang bisa datang memijat. Akhirnya kuputuskan untuk melakukan self healing.

Pertama kuminum air putih cukup banyak. Lalu kulakukan strecthing sambil tidur, lalu aku menarik napas panjang, lalu aku berdoa. Sambil berdoa kugerakkan punggungku ke kiri dan kekanan secara perlahan. Bila terasa sakit kuhentikan. Lalu kuulang lagi berkali-kali selama 15 menit.

Lalu aku berjalan dan melakukan aktifitas di rumah. Selang 1 jam aku lakukan lagi self healing sekitar 15 menit, lalu aku beraktifitas lagi. Begitu seterusnya hingga malam hari. Menjelang tidur rasa sakit pinggangku jauh berkurang dibanding tadi pagi.

Minggu pagi aku ulang lagi self healing, kutambah aktivitas dengan melayani tantangan istriku bermain pingpong. Istri tertawa senang karena aku tidak berani mengambil bola yang diarahkan agak kepinggir, takut otot pinggangku tertarik.

Siang kami merayakan valentine di pizza hut, dan rasa sakit pinggangku sudah hilang.
Alhamdulillah, berkat self healing (penyembuhan sendiri)

26:80. dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,

10:57. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.


.

Tidak ada komentar: