Sabtu, Februari 14, 2009

Undangan Faith Freedom

Di emailku ada undangan, atau tepatnya tantangan, dari Faith Freedom international. Kok organisasi internasional itu bisa tahu emailku? Mungkin gara-gara e-book ku tentang puasa dll. Woww, aku jadi kagum sama internet dan email. Bisa mempertemukan orang yang tidak saling kenal. Mendapat undangan special ini, aku geer sedikit. He he..

Kubalas email dengan ucapan “terimakasih dan maaf bahasa inggrisku tidak lancar”
Lalu muncul lagi tantangan dari Faith Freedom yang kedua. Kali ini kutanggapi dengan “merdeka berkeyakinan”. Aku yakin email akan secara rutin terkirim padaku.

Faith freedom adalah organisasi yang bertujuan membuka wawasan tentang kesalahan ajaran islam. Tetapi dalam perkembangannya berkembang menjadi kebencian yang membabi buta menjadi curahan hujatan.

Hal ini berbeda dengan prinsipku. Aku tidak pernah membenci keyakinan orang lain baik yang beragama lain maupun sesama agama islam. Aku lebih senang melakukan perbandingan2, dengan tujuan untuk pembelajaran, dan mencari solusi yang lebih baik. Atau kalau tidak bertemu, kita serahkan pada keyakinan dan upaya pencarian masing2. Tanpa harus membenci. So kita ngomong dengan aura positif.

Sebenarnya, 1-2 tahun lalu aku pernah masuk ke situs faith freedom berbahasa indonesia, dan mengklarifikasi dengan menampilkan ayat2 Al Quran dan ilmu pengetahuan modern. Tanpa menyalahkan dan tetap bersikap open mind.
Yang mengejutkan adalah dua minggu atau sebulan setelah itu, penyampaianku di edit dan aku dikesankan sebagai orang yang “kalah”.
Mereka bisa melakukan itu karena mereka administratornya.

Aku sama sekali tidak marah kepada mereka. Hanya kasihan.
dan mendoakan mereka untuk menemukan hal-hal positif.

Jadi inilah salah satu sebabnya aku menolak tantangan faith freedom.
Alasan lain adalah, karena aku sendiri merasa belum tuntas mengeksplorasi keyakinanku.
Suatu kesibukan yang jauh lebih asyik daripada berdebat dengan mereka.

28:55. Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil".

.

Tidak ada komentar: